BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin berada di bawah batas normal dan sering dialami remaja putri akibat menstruasi, kurangnya asupan zat besi, serta pola makan tidak seimbang. Data Puskesmas Cikarang tahun 2025 menunjukkan bahwa 114 dari 482 siswi di MAN 1 Kabupaten Bekasi mengalami anemia. Upaya penanganan dapat dilakukan melalui intervensi nonfarmakologis berbasis pangan lokal. Bayam merah dan kurma mengandung zat besi, folat, dan vitamin C yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi jus bayam merah dan kurma terhadap kadar hemoglobin pada siswi anemia. Metode: Penelitian menggunakan desain preeksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 53 siswi dengan kadar hemoglobin <12 g/dL. Intervensi jus bayam merah dan kurma diberikan sekali sehari selama tujuh hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan penelitian telah memperoleh persetujuan etik. Hasil: Sebelum intervensi seluruh responden (100%) mengalami anemia. Setelah intervensi, 47 siswi (88,7%) mencapai kategori tidak anemia dan 6 siswi (11,3%) masih anemia. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p<0,05 sehingga terdapat peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan. Kesimpulan: Konsumsi jus bayam merah dan kurma berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi anemia. Saran: Sekolah dan tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi serta mendorong konsumsi pangan kaya zat besi pada remaja putri.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang umum di Indonesia dan menjadi faktor risiko berbagai komplikasi, seperti persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian ibu. Kekurangan hemoglobin pada ibu hamil dapat dipengaruhi oleh asupan gizi yang kurang, kondisi fisiologis, dan faktor sosial ekonomi. Salah satu intervensi non-farmakologis yang potensial adalah konsumsi jus kurma, karena kandungannya kaya zat besi, vitamin C, dan asam folat yang berperan dalam pembentukan hemoglobin dan sel darah merah.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian jus kurma terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Kalangsari Karawang tahun 2025. Subyek dan Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 30 ibu hamil anemia yang diambil dengan teknik purposive sampling. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah pemberian jus kurma selama 7 hari berturut-turut. Uji normalitas dilakukan dengan Shapiro-Wilk, sedangkan analisis perbedaan rata-rata menggunakan paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05 Hasil : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi adalah 8,87 g/dL dan meningkat menjadi 10,13 g/dL setelah intervensi. Hasil uji paired sample t-test menghasilkan p = 0,000 (<0,05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi jus kurma. Kesimpulannya: jus kurma efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Disarankan tenaga kesehatan mempertimbangkan jus kurma sebagai intervensi tambahan dalam program penanggulangan anemia, sedangkan penelitian lanjutan diharapkan melibatkan jumlah sampel lebih besar, durasi intervensi lebih panjang, serta mempertimbangkan variabel lain seperti pola makan dan aktivitas fisik.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Kekurangan zat besi ialah penyakit yang dapat menyebabkan anemia selama kehamilan. Hal ini diketahui sebagai risiko yang mungkin terjadi pada ibu dan anak, sehingga semua pihak yang terlibat dalam pemberian layanan kesehatan harus mempertimbangkannya dengan saksama. Penelitian di TPMB Yanti Susanti, S.Keb, ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana sari kurma kelapa memengaruhi kenaikan takaran hemoglobin pada ibu yang hamil.
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini memakai pendekatan Quasy Experiment. Tempat penelitian ini di PMB Yanti Susanti, S.Keb Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Instrument yang digunakan ialah formulir identitas responden, lembar informed concent, alat pengukuran kadar hemoglobin yakni family Dr, timbangan untuk mengukur berat kurma, dan lembar observasi hasil pengukuran kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan jus kurma kelapa. Sampel berjumlah 35 orang ibu hamil trimester 1, 2, dan 3 dengan memakai teknik Non Probability Sampling.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwasanya terdapat pengaruh jus kurma kelapa terhadap kadar Hb ibu hamil, dengan p-value sebesar 0,000 (p-value < 0,05) yang artinya jus kurma kelapa dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil.
Kesimpulan : Dari hasil penelitian tersebut bisa disimpulkan bahwasanya terdapat pengaruh penyuguhan jus kurma kelapa terhadap peningkatan takaran hemoglobin pada ibu yang hamil.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Arti ASI ialah konsumsi bayi yang berarti serta nutrisi natural terbaik buat anak sebab memiliki kemauan energi serta zat yang diperlukan sepanjang 6 bulan dini kehidupan anak. Pemberian Jus kurma Ajwa dan Susu Almond ialah minuman berbentuk kombinasi 100 gr atau 15 butir kurma yang direndam dengan air matang 100ml dan ditambah susu almond 250ml dan diblender, disaring dan direbus hingga mendidih selama 5-10 menit, di konsumsi 1x sehari selama 7 hari pada ibu menyusui. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui di TPMB Nengsih Patmawati Amd.Keb Desa Tanjung Baru, Cikarang Timur, Kab. Bekasi Tahun 2024.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Experimental Design dengan pendekatan One Grup Pretest dan Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu menyusui di TPMB Nengsih Patmawati pada bulan Januari- April 2024 dengan jumlah populasi 30 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi ASI. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat dan sebelumnya dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro Wilk dan dilakukan Uji Statistic Non Parametric yaitu Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada Pengaruh Pemberian Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond terhadap Kelancaran ASI pada Ibu menyusui dengan Asymp. Sig mempunyai nilai <0,001 (P<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa Pemberian Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond berpengaruh terhadap kelancaran ASI pada Ibu Menyusui. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan mengenai pengaruh Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond terhadap Kelancaran ASI pada ibu menyusui dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta Jus Kurma Ajwa dan Susu Almond menjadi salah satu produk Inovasi dalam Bidang Kebidanan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Selama persalinan ibu membutuhkan nutrisi untuk menghasilkan energi agar pada saat proses meneran, ibu memiliki tenaga yang cukup. Kurma adalah sumber makanan yang memiliki nutrisi penghasil energi karena mengandung gula yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian buah kurma terhadap durasi persalinan kala II pada ibu bersalin di Klinik Sahabat Rossy Medika tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif quasy eksperimental dengan desain penelitian adalah non equivalent control group design. Populasi penelitian adalah ibu bersalin kala II sebanyak 60 persalinan. Sampel yang akan diambil sebanyak 28 responden. Variabel independen pada penelitian ini adalah konsumsi buah kurma, sedangkan variabel dependen nya adalah durasi persalinan kala II. Penelitian dilakukan di Klinik Sahabat Rossy Medika yang beralamat Kp. Bojongsari Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada bulan Agustus 2023 - Desember 2023. Analisis univariat untuk mengetahui distribusi karakteristik responden dan rata-rata lama durasi persalinan untuk kelompok kontrol dan eksperimen sedangkan analisis bivariat menggunakan independent sampel t-test dengan hasil nilai Sig (2-tailed) 0,001<0.005. Pemberian buah kurma terhadap durasi persalinan kala II pada ibu bersalin di Klinik Sahabat Rossy medika Tahun 2023 durasinya lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi buah kurma. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian buah kurma terhadap durasi persalinan kala II pada ibu bersalin di Klinik Sahabat Rossy Tahun 2023.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Masalah pokok kesehatan yang timbul di remaja putri adalah kurangnya asupan nutrisi sebagai penyebab anemia kekurangan zat besi yang berakibat pada status gizi remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kurma terhadap kadar hemoglobin. Jenis penelitian yang digunakan eksperimental dengan adanya perlakuan atau intervensi. Dengan populasi seluruh siswi kelas X, IX, dan XII di Sekolah menengah kejuruan Negeri 1 Setu, yang berjumlah 536 siswi. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus minimal sampel size dan jumlah sampel yang diambil 82 orang. Analisis data pada menggunakan uji parametric dengan analisis paired t-Test. Hasil penelitian uji statistic paired sampel T-test didapatkan p-value sebesar 0,000 dengan nilai korelasi sebesar 0,991. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian buah kurma terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada siswi di Sekolah menengah kejuruan negeri 1 Setu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah pokok kesehatan yang timbul di remaja putri adalah kurangnya asupan nutrisi sebagai penyebab anemia kekurangan zat besi yang berakibat pada status gizi remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kurma terhadap kadar hemoglobin. Jenis penelitian yang digunakan eksperimental dengan adanya perlakuan atau intervensi. Dengan populasi seluruh siswi kelas X, IX, dan XII di Sekolah menengah kejuruan Negeri 1 Setu, yang berjumlah 536 siswi. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus minimal sampel size dan jumlah sampel yang diambil 82 orang. Analisis data pada menggunakan uji parametric dengan analisis paired t-Test. Hasil penelitian uji statistic paired sampel T-test didapatkan p-value sebesar 0,000 dengan nilai korelasi sebesar 0,991. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian buah kurma terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada siswi di Sekolah menengah kejuruan negeri 1 Setu.