BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan merupakan upaya penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi. Namun, angka cakupan ASI eksklusif masih rendah di beberapa wilayah. Perilaku ibu dalam pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, sikap, dan dukungan keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian ASI eksklusif pada bayi. Metode: Jenis penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 80 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, sikap, sumber informasi, dan dukungan keluarga, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pemberian ASI eksklusif. Hasil: Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan bivariat dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan pemberian ASI eksklusif. Univariat menunjukkan mayoritas responden memberikan ASI eksklusif (75,0%), berpendidikan > SMA (67,5%), tidak bekerja (70,0%), memiliki pengetahuan baik (73,8%), bersikap positif (76,3%), mendapat dukungan keluarga (71,3%), dan terpapar sumber informasi (67,5%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pendidikan (p=0,001), pekerjaan (p=0,010), pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,015), dukungan keluarga (p=0,005), serta sumber informasi (p=0,025) dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan sumber informasi. Upaya peningkatan ASI eksklusif perlu difokuskan pada peningkatan edukasi, penyediaan informasi, serta dukungan lingkungan keluarga dan masyarakat.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
MPASI diberikan pada bayi usia 6-24 bulan. Di Indonesia prevalensi ibu yang memberikan MPASI dini sebanyak 12,6%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian MPASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di Dusun Waluya Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi 167 ibu dan sampel 130 ibu dengan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan
analisis univariat dan bivariat.Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil Analisis bivariat pada variabel pengetahuan (p= 0,042), pendidikan (p= 0,016), pekerjaan (p= 0,002), budaya (p= 0,000) dan peran petugas kesehatan (p= 0,030). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, budaya dan peran petugas kesehatan dengan pemberian MPASI dini pada bayi usia 0-6 bulan. Diharapkan ibu menyususi dapat memberikan MPASI tepat waktu.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian hanya air susu ibu saja tanpa pemberian makanan atau minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan tanpa tambahan apapun kecuali obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di TPMB Riska Devi Kurniawan tahun 2023 diharapkan dapat bemanfaat untuk ibu meningkatkan kesadarannya dalam memberikan ASI ekskusif pada bayi secara tepat yaitu usia 0-6 bulan sehingga cakupan ASI eksklusif dapat mencapai target yang didukung oleh semua kalangan. .
Jenis penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 70 responden dengan jumlah sampel 70 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data Analisa menggunakan aalisa univariat dan Analisa bivariate dengan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukan variabel yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan yaitu umur p value = 0,004 Nilai OR= 5,857, pekerjaan p value = 0,004 Nilai OR=5,489, pendidikan p value = 0,018 Nilai OR= 4,846, pengetahuan p value = 0,041 Nilai OR= 3,611, dukungan keluarga p value = 0,019 Nilai OR= 4,036, dukungan tenaga kesehatan p value = 0,021 Nilai OR= 3,889 dan yang tidak berhubungan yaitu paritas dengan p value = 0,109.
Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti faktor yang berperan penting dalam menentukan pemberian ASi eksklusif pada bayi 0-6 bulan yaitu umur, pekerjaan, pendidikan, pengetahuan, dukungan keluarga dan dukungan suami sedangkan faktor umur merupakan faktor resiko yang paling tinggi untuk ibu tidak memberikan ASInya pada bayi usia 0-6 bulan yaitu 5,857.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Air Susu Ibu merupakan nutrisi ideal untuk bayi yang mengandung zat gizi paling sesuai dengan kebutuhan bayi dan mengandung zat perlindungan untuk memerangi penyakit. Karena nutrisi yang optimal selama periode ini menurunkan morbiditas dan mortalitas, mengurangi risiko penyakit kronis, dan mendorong perkembangan optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor pengetahuan, usia, Pendidikan, dan pekerjaan dengan rendahnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 100 ibu. Teknik pengambilan sampel secara probabilistic dengan cara pengambilan stratified random sampling dengan total sampling sebanyak 100 ibu. Instrument yang digunakan menggunakan kuesioner, data di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat.
Hasil menunjukan variabel yang berhubungan dengan pemberian susu formula pada bayi usia 0-6 bulan. Pengetahuan (0,000), Pendidikan (0.000), pekerjaan (0.009), usia ibu (0.000). dari 4 variabel yang diteliti (pengetahuan, Pendidikan, pekerjaan, usia ibu) dengan hasil semua variabel berhubungan dengan rendahnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di desa Mangunjaya.
Dari semua variabel yang di teliti faktor pengetahuan dan pekerjaan yang paling dominan dalam mempengaruhi rendahnya pemberian asi eksklusif. Saran dengan adanya penelitian ini, diharapkan kesadaran ibu untuk memberikan asi eksklusif pada bayi 0-6 bulan dengan optimal di desa Mangunjaya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN Skripsi, Februari 2023 Nama : Euis Wagini NIM : 221050008 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 0-6 BULAN DI DESA MANGUNJAYA – TAMBUN SELATAN TAHUN 2022 xv + 87 Halaman + 8 tabel + 2 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Air Susu Ibu merupakan nutrisi ideal untuk bayi yang mengandung zat gizi paling sesuai dengan kebutuhan bayi dan mengandung zat perlindungan untuk memerangi penyakit. Karena nutrisi yang optimal selama periode ini menurunkan morbiditas dan mortalitas, mengurangi risiko penyakit kronis, dan mendorong perkembangan optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor pengetahuan, usia, Pendidikan, dan pekerjaan dengan rendahnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 100 ibu. Teknik pengambilan sampel secara probabilistic dengan cara pengambilan stratified random sampling dengan total sampling sebanyak 100 ibu. Instrument yang digunakan menggunakan kuesioner, data di Analisa menggunakan Analisa univariat dan bivariat. Hasil menunjukan variabel yang berhubungan dengan pemberian susu formula pada bayi usia 0-6 bulan. Pengetahuan (0,000), Pendidikan (0.000), pekerjaan (0.009), usia ibu (0.000). dari 4 variabel yang diteliti (pengetahuan, Pendidikan, pekerjaan, usia ibu) dengan hasil semua variabel berhubungan dengan rendahnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di desa Mangunjaya. Dari semua variabel yang di teliti faktor pengetahuan dan pekerjaan yang paling dominan dalam mempengaruhi rendahnya pemberian asi eksklusif. Saran dengan adanya penelitian ini, diharapkan kesadaran ibu untuk memberikan asi eksklusif pada bayi 0-6 bulan dengan optimal di desa Mangunjaya. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Susu Formula, Bayi 0-6 Bulan
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
Pendahuluan : ASI Eksklusif merupakan makanan yang sempurna dan yang terbaik untuk bayi 0-6
bulan karena mengandung unsur gizi pada ASI yaitu lemak, karbohidrat, protein, garam, mineral, dan
vitamin. ASI mengandung kaya akan antibodi karena mengandung protein untuk daya tahan tubuh
dan pembunuh kuman dalam jumlah tinggi sehingga pemberian ASI eksklusif dapat mengurangi
resikokematian pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tingkat
pengetahuan ibu tentang pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di RT 003/ RW 001 Desa
Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2018.
Jenis Penelitian ini menggunakan Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 35 sampel
dengan cara total sampling.
Hasil Penelitian : Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah
Univariat. Hasil penelitian analisi univariat menggunakan nilai distribusi frekuensi. Hasil distribusi
frekuensi pengetahuan dengan nilai pengetahuan kurang 16 responden (46%), berpengetahuan cukup
11 responden (31%), berpengetahuan baik 8 responden (23%), berdasarkan pendidikan rendah (SD)
16 responden (46%), pendidikan cukup (SMP) 13 responden (37%), berpendidikan tinggi (SMA) 6
responden (17%), berdasarkan usia remaja akhir (17-25 tahun) 8 responden ( 23%), usia dewasa awal
(26-35 tahun) 22 responden (63%), usia dewasa akhir (36-45 tahun) 5 responden (14%), sumber
informasi non tenaga kesehatan 16 responden (46%), media masa 12 responden (34%), tenaga
kesehatan 7 responden (20%), penghasilan rendah Rp.< 3.300.000 sebanyak 26 responden (74%),
penghasilan tinggi Rp.> 3.300.000 sebanyak 9 responden (26%).
Kesimpulan : Dari hasil penelitian didapatkan Gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian
ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di RT 003/RW 001 Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang
Bahagia Kabupaten Bekasi memiliki pengetahuan yang kurang.
Saran : Untuk ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan lebih meningkatkan pemberian ASI Eksklusif
khusus nya ibu yang menyusui lebih banyak lagi mencari informasi tentang pemberian ASI Eksklusif
pada bayi usia 0-6 bulan.