Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Yulianti

53 karya publik ditemukan.

2026: 62025: 92024: 132023: 192022: 42021: 2

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kemajuan Persalinan Pada Ibu Bersalin Dengan Low Back Paindi Klinik Ghaisan Medical Center Tahun 2020-2021

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Low Back Pain (LBP) adalah nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah. Pada ibu hamil yang memiliki riwayat LBP tentu selama Ibu hamil dengan riwayat LBP bisa mempengaruhi proses pada saat persalinan. Pengujian menggunakan Uji Chi-Square. Sampelnya sebanyak 76 responden karena mengunakan teknik total sampling, data diambil dari rekam medis pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Faktor faktor yang berhubungan dengan kemajuan persalinan pada ibu hamil yang memiliki riwayat LBP. Hasil penelitian ada hubungan bermakna antara jarak kehamilan dengan kemajuan persalinan pada ibu bersalin yang memiliki riwayat LBP dengan P value = 0,029 (p < 0.05). Penelitian ini dapat menambah informasi dan pengetahuan serta wawasan dalam menghadapi persalinan terutama pada ibu yang memiliki riwayat LBP sebelumnya bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemajuan persalinan.

Hubungan ASi Ekslusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak 24-60 Bulan di Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Universitas Medika Suherman (UMS) Program Studi S1 Kebidanan Skripsi, Lilis Yulianti1 221050024 Hubungan ASI Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak 24-60 Bulan di Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2022 xvii+75 halaman +9 tabel+13 lampiran ABSTRAK Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang anak akibat dari kekurangan gizi saat mereka dalam kandungan hingga dilahirkan kedunia, kondisi stunting terlihat setelah anak berusia 2 Tahun. Menurut WHO (2020) estimasi stunting dunia 22%, di indonesia pada tahun (2021). sebanyak 24,4% Di Jawa Barat (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat 24,5% anak usia di bawah 5 tahun di Jawa Barat mengalami stunting pada 2021. di Kabupaten Bekasi angka kejadian stunting adalah 2,65 %. di Puskesmas Setu II angka kejadian stunting adalah 6,07 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian Stunting pada anak usia 24-60 bulan di Puskesmas setu II. Jenis Penelitian ini menggunakan Analitik dengan desain case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 24-60 bulan sebanyak 118 anak. Sampel kelompok kasus 59 anak dan kelompok kontrol 59 anak. Tekhnik pengambilan sample menggunakan Random Sampling. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang mengalami kejadian stunting sebanyak 59 responden (50%) dengan tidak memberikan ASI eksklusif sebanyak 52 responden (68%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square mengenai hubungan ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada anak usia 24 sampai 60 bulan di Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi diperoleh P value 0.000 dengan α (0,05). Nilai OR 7,685 artinya anak yang tidak diberikan ASI eksklusif beresiko 7,6 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan dengan anak yang diberikan ASI eksklusif. Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang hubungan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada Anak Usia 24-60 bulan di Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Terdapat hubungan signifikan antara ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada Anak Usia 24-60 bulan. Dengan nilai p value = 0,000. Nilai OR 7,685 artinya ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif akan berisiko 7,68 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan dengan yang memberikan ASI eksklusif. Bahan bacaan jumlah : (2013-2022) Kata kunci : Stunting, ASI Eksklusif, Anak Usia 24-60 Bulan Jumlah kata : 292

Pengaruh Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Rasa Mual Muntah Pada Pasien Pasca Anestesi Spinal di Ruang Pemulihan (Recovery Room) RS. Annisa Bogor Tahun 2021

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Spinal anestesi adalah suatu tindakan yang diberikan dengan cara menyuntikan obat anestesi lokal kedalam ruang subarachnoid dan mencegah permulaan konduksi rangsang syaraf dengan menghambat aliran ion dengan meningkatkan ambang eksitasi elektron, sehingga proses perambatan rangsang syaraf diperlambat, menurunkan potensi aksi dan menghambat depolaritas (Latief, 2016). Tindakan spinal anestesi dapat menimbulkan gejala nyeri, mual, dan muntah yang sering terjadi pada 80% pasien setelah tindakan anestesi dan pembedahan. Relaksasi napas dalam menjadi salah satu manajemen non farmakologis untuk mengurangi mual muntah selain terapi music, distraksi, dan akupresur (Bulechek, Dochterman, & Wagner, 2018). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik relaksasi napas dalam terhadap berkurangnya rasa mua muntah pada pasien dengan pasca anestesi spinal di ruang pemulihan (Recovery Room) RS Annisa Bogor. Penelitian ini penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pre eksperimental dengan desain penelitian one group prepost-test. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan pasca pembiusan anestesi spinal yang mengeluh mual muntah di Ruang Pemulihan (Recovery Room) dengan sampel penelitian sebanyak 31 responden. Instrumen penelitian dengan menggunakan lembar observasi RINVR (Rhadex index Of Nausea, Vomiting, and Retching). Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan ouput dari Uji Wilcoxon “Test Statistics” , diketahui nilai Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0,000 ≤ 0,05 Jadi kesimpulannya ada hubungan terknik relaksasi napas dalam dengan mual muntah pada pasien anestesi spinal di ruang pemulihan RS Annisa Bogor. Kesimpulan berdasarkan pengolahan data dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan skor mual muntah sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi napas pada pasien dengan pasca anestesi spinal di ruang pemulihan (recovery room) di Rumah Sakit Annisa Bogor Tahun 2021. Disarankan kepada Rumah Sakit Annisa Citeureup Bogor dapat membuat SPO untuk Data Rumah Sakit tentang penerapan teknik relaksasi napas dalam terhadap berkurangnya rasa mua muntah ini, sehingga dapat mewujudkan rasa nyaman pada pasien dan pelayanan keperawatan menjadi baik. Disarankan kepada tenaga keperawatan, ketika menemukan pasien yang mengeluh mual muntah, maka dapat diberikan intervensi dan implementas untuk teknik relaksasi napas dalam, hal ini menjadi bentuk nyata bahwa perawat berperan sebagai educator. Dan disarankan kepada peneliti yang akan datang agar dalam proses penelitiannya untuk Fokuskan waktu khusus penelitian di ruang pemulihan recovery room, dalam artian posisikan pada saat ini berdinas sebagai perawat khusus kamar pemulihan (recovery room). Penulis berharap para peneliti dapat meneruskan penelitian ini, sehingga dapat menambah wawasan yang lebih luas.

Hubungan Aktivitas Fisik dan Diet Konsumsi Gula Dengan Nilai Pengukuran Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Cibatu Cikarang Selatan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak : Prevalensi Diabetes Melitus mengalami peningkatan setiap tahunnya hingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penyumbang Diabetes Melitus terbanyak di dunia. Aktivitas fisik dan pengaturan diet konsumsi gula menjadi hal yang perlu diperhatikan sebagai upaya penatalaksanaan masalah kesehatan global tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan diet konsumsi gula dengan nilai pengukuran kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Cibatu Cikarang Selatan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 34 responden. Pengumpulan data dilaksanakan sejak 07-25 Juni 2022 dengan menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa adanya hubungan yang bermakna dengan p-value 0,000 < 0,05 sehingga H0 gagal ditolak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi lahan penelitian guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat pada program pencegahan penyakit tidak menular.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Penggunaan AKDR di PMB Manondang Tambunan Desember Tahun 2021

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi di Indonesia harus dikendalikan. AKDR (Alat kontrasepsi dalam Rahim) merupakan alat kontrasepsi jangka Panjang yang paling efektif dan aman apabila dibandingkan dengan alat kontrasepsi lainnya. AKDR akan dapat menekan angka kematian ibu dan meningkatkan Kesehatan ibu serta mampu mengendalikan pertambahan penduduk karena tingkat keefektifannya mencapai 99,4%. Berdasarkan hasil survei di PMB Manondang Tambunan, selama 6 bulan, periode April sampai September 2021 kunjungan akseptor, KB AKDR hanya 0,9% dari seluruh kunjungan peserta KB lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya pengguna KB AKDR di PMB Manondang Tambunan. Jenis penelitian ini adalah jenis survei dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh faktor pengetahuan,usia, pendidikan, paritas dan dukungan suami, terhadap rendahnya pengguna KB AKDR di PMB Manondang Tambunan Desember 2021. Populasi penelitian ini adalah seluruh akseptor KB sebanyak 360 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 78 responden. Hasil penelitian menunjukkan dari 78 responden, sebanyak 1,3% menggunakan KB AKDR dan 98,7% tidak menggunakan KB AKDR. Variabel pengetahuan (p=0,000) memiliki hubungan terhadap penggunaan KB AKDR. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan petugas kesehatan meningkatkan pemahaman masyarakat dengan melakukan pendekatan dan mengubah pengetahuan masyarakat dengan mitos yang salah tentang KB AKDR. Meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah kerja PMB Manondang Tambunan tentang efektifitas, keuntungan dan kerugian KB AKDR. Peningkatan pengetahuan peserta akan memengaruhi penggunaan KB AKDR, penyuluhan serta sosialisasi tentang KB AKDR.

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Dengan Metode Video dan Ceramah Terhadap Pengetahuan Tentang Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Remaja Putri di Desa Cikarang Kota Tahun 2022

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Menurut (United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF), 2018) diperkirakan bahwa 12 juta anak perempuan di bawah 18 tahun menikah setiap tahun. Secara keseluruhan, proporsi wanita yang menikah sebagai anak menurun 15% dalam dekade terakhir, satu dari empat menjadi sekitar satu dari lima pada saat ini, dan lebih dari 150 juta anak perempuan tambahan akan menikah sebelum ulang tahun ke 18 mereka pada tahun 2030, dampak yang terjadi pada sebuah pernikahan yang dilakukan pada usia remaja yaitu kehamilan premature dan stunting (kerdil), resiko kematian pada ibu, rentan akan perceraian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-ekperiment dan post-test design. Penelitian dilakukan di Desa Cikarang Kota, pengumpulan data dilaksanakan selama bulan Oktober-Januari 2022, populasi penelitian ini adalah remaja putri berusia 11-18 tahun dengan sampel sebanyak 210 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan univariat dan bivariat dengan Wilcoxon yang di gunakan untuk mengukur perbedaan 2 kelompok data berpasangan dan Chi- square yang bertujuan untuk menghubungkan antara variabel independent dan variabel dependent. Hasil penelitian uji Wilcoxon signed test di dapatkan P value 0,000 < α (0,05), maka dapat disimpulkan adanya perbedaan pada pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil uji statistic Chi- square P= 0,000 (P<α0,05), ada hubungan pendidikan dengan pengetahuan remaja, nilai P= 0,000 (P<α0,05), ada hubungan umur dengan pengetahuan remaja, nilai P= 0,000 (P<α0,05) ada hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan remaja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya perbedaan pada pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah di berikan intervensi dan terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan, umur dan sumber informasi dengan pengetahuan remaja putri,saran dalam penelitian ini adalah remaja putri agar lebih aktif mencari informasi tentang kesehatan reproduksinya.

Pengaruh Media Flipchart Terhadap Pengetahuan dan Minat PUS Tentang Alat Kontrasepsi IUD di Klinik Faturrohman Cibarusah Tahun 2021

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Program pemerintah keluarga Berencana yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk, bertujuan untuk pengendalian jumlah penduduk, menunda kehamilan atau mencegah kehamilan, menurunkan kehamilan serta menghentikan atau mengakhiri kesuburan sehingga terwujudnya Norma Keluarga Kecil Sejahtera. Pemerintah menyarankan untuk menggunakan metode kontrasepsi pada pasangan usia subur. Mayoritas PUS (Pasangan Usia Subur) yang telah menjadi akseptor KB lebih banyak menggunakan pil dan suntik, sebab kurangnya pengetahuan mereka mengenai alat kontrasepsi IUD serta tidak mengetahui keuntungan (keefektifan) dari alat kontrasepsi tersebut. Adapun untuk meningkatkan pengetahuan dan minat PUS terhadap KB IUD salah satu cara yang bisa digunakan adalah memanfaatkan komunikasi menggunakan media flipchart. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan minat PUS sebelum dan sesudah intervensi media flipchart tentang alat kontrasepsi IUD di klinik Fathurrohaman Cibarusah tahun 2021. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian quasi experiment dengan desain one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel minimum 30 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan flipchart. Teknik analisis data terdiri dari tahap uji normalitas, dan uji hipotesis. Hasil uji reliabilitas diperoleh Cronbach’s Alpha untuk instrument angket sebesar 0,943. Hasil uji normalitas diperoleh nilai signifikansi Shapiro Wilk test untuk pengetahuan pretes 0,378 dan posttes nilai signifikasi 0,180 serta minat sebelum dilakukan tindakan bernilai 0,312 menunjukkan bahwa data berdistribusi normal sedangkan minat setelah dilakukan tindakan berdistribusi tidak normal dengan nilai 0,025, dimana p>0,05 sehingga uji perbandingan yang digunakan adalah uji Wilcoxon Test diperoleh nilai p-value pengetahuan dan minat p=0.000 berarti ada pengaruh pemberian media flipchart terhadap pengetahuan dan minat PUS tentang IUD dan uji chi-square yang terdapat hubungan yang signikan hanya paritas dan minat PUS dengan dengan nilai p=0.020. Sedangkan umur, pendidikan, paritas terhadap pengetahuan dan dukungan suami tidak terdapat hubungan yang bermakna

Efektivitas Pendidikan Kesehatan Metode Audio Visual Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Bahaya Pernikahan Dini di SMK Bina Patriot

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pernikahan dini adalah pasangan kategori dibawah usia 19 tahun. Hasil wawancara remaja putri di SMK Bina Patriot 9 dari 10 orang memiliki pengetahuan kurang terkait bahaya pernikahan dini dikarenakan belum ada yang melakukan sosialisasi bahaya pernikahan dini di sekolah. Tujuan peneliti mengidentifikasi efektivitas pendidikan kesehatan metode audio visual terhadap pengetahuan remaja putri tentang bahaya pernikahan dini di SMK Bina Patriot. Pre eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 110 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan analisa bivariat adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test. Ada efektif dengan meningkatkan nilai rata-rata pengetahuan remaja putri tentang bahaya pernikahan dini sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan p value = 0,000 (p < 0,05). Pemberian pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri di SMK Bina Patriot disarankan mencari informasi melalui media digital yang mudah diakses dan tetap konsisten batas usia menikah 21 tahun.

Hubungan Aktivitas Fisik dan Diet Konsumsi Gula dengan Nilai Pengukuran Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Cibatu Cikarang Selatan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prevalensi Diabetes Melitus semakin mengalami peningkatan dari tahun ke tahun hingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penyumbang penderita Diabetes Melitus terbanyak di dunia menurut WHO. Aktivitas fisik dan pengaturan diet konsumsi gula menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebagai penatalaksanaan masalah kesehatan global tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan diet konsumsi gula dengan nilai pengukuran kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Cibatu Cikarang Selatan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 34 responden. Pengumpulan data dilaksanakan sejak 07-25 Juni 2022 dengan menggunakan kuesioer Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan SemiQuantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa adanya hubungan yang bermakna dengan pvalue 0,000 0,05 sehingga H0 gagal ditolak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi lahan penelitian guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat pada program pencegahan penyakit tidak menular.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Anak Usia 1-6 Bulan di RS X Kabupaten Bekasi

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Salah satu masalah gizi di Indonesia adalah anemia. Prevalensi anemia pada anak adalah 57,6%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada anak. Penelitian ini bersifat cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 dengan kriteria bayi berusia 1-6 bulan yang dilakukan dengan mengambil data dari rekam medis Rs.x kabupaten bekasi. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil prevalensi anemia pada anak adalah 60%. Faktor-faktor yang berhubungan denagan anemia pada anak adalah jenis kelamin,berat badan,status gizi,usia ibu,pekerjaan ibu dengan p value < 0,05. Sedangkan pendidikan ibu tidak berhubungan dengan kejadian anemia. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa faktor anemia pada anak adalah jenis kelamin,berat badan,status gizi,usia ibu,pekerjaan ibu

Hubungan Pengalaman Melakukan Senam Kaki Diabetes Dengan Gejala Neuropati Perifer Sensori Pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta Tahun 2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Neuropati merupakan suatu keadaan yang berkesinambungan dengan gangguan fungsi dan struktur saraf tepi. Dalam penatalaksanaan pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Koncara menunjukkan sebagian besar mengalami gangguan neuropati sensori dan belum mengetahui bagaimana melakukan senam kaki diabetes. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi untuk mengetahui hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Koncara sebanyak 38 pasien. Teknik sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah 38 pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kepada pasien meliputi variabel pengalaman senam kaki dan variabel gejala neuropati perifer sensori. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian gambaran variabel pengalaman senam sebagian besar responden kurang pengalaman dalam melakukan senam kaki diabetik. Gambaran variabel gejala neuropati sebagian besar responden mengalami neuropati berat. Hasil analisa menggunakan uji Chi-Square bahwa nilai p value = 0,002 (p < 0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara, dengan kekutan nilai RR = 0,544. Disarankan manajemen pelayanan kesehatan menetapkan ketentuan, prosedur dan standar dalam penatalaksanaan pasien diabetes melitus serta penerapan pelaksanaan senam kaki diabetik yang terjadwal secara periodik.

Hubungan Senam Kaki Diabetes Terhadap Gejala Neuropati Perifer Sensori pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Koncara

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, April 2021 Nama : YULIANTI NIM : 020319738 HUBUNGAN PENGALAMAN MELAKUKAN SENAM KAKI DIABETES DENGAN GEJALA NEUROPATI PERIFER SENSORI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KONCARA KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2021 xvi + 75 Halaman + 5 Tabel + 12 Lampiran. ABSTRAK Neuropati merupakan suatu keadaan yang berkesinambungan dengan gangguan fungsi dan struktur saraf tepi yang menyebabkan kehilangan integritas kulit. Tujuan penelitian adalah menganalisa untuk mengetahui hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien DM di Puskesmas Koncara dengan jumlah populasi sebanyak 38 pasien. Teknik sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah 38 pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kepada pasien meliputi variabel pengalaman senam dan variabel gejala neuropati perifer sensori. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian gambaran variabel pengalaman senam sebagian besar responden kurang pengalaman dalam melakukan senam kaki diabetik. Gambaran variabel gejala neuropati sebagian besar responden mengalami neuropati berat. Hasil analisa menggunakan uji Chi-Square bahwa nilai p value = 0,002 (p 0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta, dengan kekutan nilai RR = 0,544. Disarankan manajemen pelayanan kesehatan menetapkan ketentuan, prosedur dan standar dalam penatalaksanaan pasien diabetes melitus serta penerapan pelaksanaan senam kaki diabetik yang terjadwal secara periodik dan perawat mempunyai kemauan untuk teliti mengkaji dan membantu penyelesaian masalah yang terjadi pada pasien diabetes melitus.

Hubungan pengalaman melakukan senam kaki Diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien Diabetes Mellitua Di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta Tahun 2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

_INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, April 2021 Nama : YULIANTI NIM : 020319738 HUBUNGAN PENGALAMAN MELAKUKAN SENAM KAKI DIABETES DENGAN GEJALA NEUROPATI PERIFER SENSORI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KONCARA KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2021 xvi + 75 Halaman + 5 Tabel + 12 Lampiran. ABSTRAK Neuropati merupakan suatu keadaan yang berkesinambungan dengan gangguan fungsi dan struktur saraf tepi yang menyebabkan kehilangan integritas kulit. Tujuan penelitian adalah menganalisa untuk mengetahui hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien DM di Puskesmas Koncara dengan jumlah populasi sebanyak 38 pasien. Teknik sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah 38 pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kepada pasien meliputi variabel pengalaman senam dan variabel gejala neuropati perifer sensori. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian gambaran variabel pengalaman senam sebagian besar responden kurang pengalaman dalam melakukan senam kaki diabetik. Gambaran variabel gejala neuropati sebagian besar responden mengalami neuropati berat. Hasil analisa menggunakan uji Chi-Square bahwa nilai p value = 0,002 (p < 0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta, dengan kekutan nilai RR = 0,544. Disarankan manajemen pelayanan kesehatan menetapkan ketentuan, prosedur dan standar dalam penatalaksanaan pasien diabetes melitus serta penerapan pelaksanaan senam kaki diabetik yang terjadwal secara periodik dan perawat mempunyai kemauan untuk teliti mengkaji dan membantu penyelesaian masalah yang terjadi pada pasien diabetes melitus. Bahan bacaan : 31 (2009-2020) Kata Kunci : Pengalaman Senam, Gejala Neuropati.