Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: massage
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Woolwich Massage Terhadap Peningkatan Produkasi ASI pada Ibu Menyusui di Puskesmas Kecamatan Batujaya Karawang Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Produksi ASI yang belum optimal pada masa nifas dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Tujuan: Penelitian ini mengetahui pengaruh Woolwich Massage terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kecamatan Batujaya Karawang Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan non-equivalent control group design. Sampel berjumlah 40 ibu nifas yang dibagi menjadi kelompok Woolwich Massage (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Produksi ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi. Woolwich Massage dilakukan selama 3 hari, 2 kali sehari dengan durasi 15 menit. Analisis data menggunakan Shapiro-Wilk, Paired Samples t-Test, dan Independent Samples t-Test. Hasil: Penelitian menunjukkan rata-rata produksi ASI kelompok Woolwich Massage meningkat dari 155,55 ml menjadi 248,65 ml dengan peningkatan 93,10 ml dan hasil Paired Samples t-Test p=0,000. Pada kelompok kontrol, rata-rata produksi ASI meningkat dari 180,10 ml menjadi 187,15 ml dengan peningkatan 7,05 ml dan p=0,000. Uji Independent Samples t-Test terhadap selisih peningkatan menunjukkan t=9,611; df=37,740; p=0,000 dengan mean difference 61,50 ml (95% CI 48,542–74,458). Kesimpulan: Terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI yang signifikan antara kelompok Woolwich Massage dan kelompok kontrol. Woolwich Massage dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Saran: Woolwich Massage dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan ibu nifas untuk membantu meningkatkan produksi ASI.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penatalaksanaan Massage Effleurage Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Dismenore merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan dismenore dapat dilakukan dengan metode farmakologis maupun non farmakologis, salah satunya massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatalaksanaan massage effleurage terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Metode Penelitian : menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 remaja putri yang mengalami dismenore, diperoleh dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala numerik (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penatalaksanaan massage effleurage terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Kesimpulan massage effleurage terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu metode non farmakologis yang aman, mudah, dan tanpa efek samping untuk mengatasi dismenore.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Efektivitas Pregnancy Massage, Aromaterapi Lavender dan Pregnancy Massage Dengan Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Gangguan tidur yang terjadi pada kehamilan trimester III menjadi salah satu masalah tersendiri bagi setiap ibu hamil, sebab bila tidak diatasi dengan cepat, maka dapat beresiko untuk ibu maupun janin yang dikandungnya. Berdasarkan studi pendahuluan pada 10 ibu hamil trimester III di klinik annisa II didapatkan sebanyak 8 orang (80%) memiliki kualitas tidur buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan perbandingan efektivitas pregnancy massage, aromaterapi lavender dan kombinasi keduanya terhadap kualitas tidur ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasi experimental dengan pendekatan kuantitatif.. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner PSQI Sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Analisis yang digunakan adalah uji statistic Wilcoxon dan manova. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan menggunakan Non-probability Sampling yaitu metode purposive sampling. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah diberikan pregnancy massage (p value= 0,005), aromaterapi lavender (p value = 0,005) dan kombinasi keduanya (p value = 0,005). Dan pada uji perbandingan manova, didapatkan nilai P 0,460 (>0,05) artinya tidak ada perbandingan yang signifikan antara pregnancy massage, aromaterapi lavender dan kombinasi keduanya terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Massage Essential Oil Lemongrass Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Putri di SMK Metland Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Dismenore adalah menstruasi yang nyeri disebabkan oleh kejang otot uterus. Di Indonesia sendiri kejadian nyeri haid cukup besar mencapai 64,25%. Diantaranya ada sekitar 54, 89% yang mengalami dismenore primer dan 9,36% yang mengalami dismenore sekunder. Dismenore yang tidak ditangani mengakibatkan gangguan saat aktifitas sehari-hari. Salah satu penanganan nyeri secara non farmakologi yang dapat dilakukan pada saat dismenore yaitu massage. Penelitian menemukan pijatan memakai campuran minyak essensial dapat mengurangi kram perut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas massage essential oil lemongrass (Sereh) terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di SMK Metland. Metode :Desain penelitian quasy experiment non control group dengan pendekatan one group pretest posttest design. Lokasi penelitian di SMK Metland. Sampel berjumlah 30 orang. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pada penelitian ini sebelum data diolah maka akan dilakukan uji normalitas data untuk mengetahui data berdistribusi normal yang akan dilihat dari uji Shapiro-wilk karena sampel sebanyak 30 orang (n<50). Setelah dilakukan uji normalitas, didapatkan hasil bahwa data tidak terdistribusi normal (nonparamtrik) sehingga menggunakan uji Wilcoxon rank test dan didapatkan nilai p-value ≤ 0,05 yang berati Ho gagal ditolak. Hasil : Pemberian Massage Essentian Oil Lemongrass mampu menurunkan sakala nyeri dismenore pada remaja putri di SMK Metland P= 0,001 (p<0,05). Pemberian Massage Essential Oil Lemongrass pada remaja putri mampu menurunkan dismenore skala nyeri 5-6 dengan kriteria mengganggu aktivitas sebanyak 15 responden (50 %) menjadi skala nyeri 0 dengan kriteria tidak nyeri sebanyak 27 responden (90 %). Kesimpulan : Pemberian Massage Essential Oil Lemongrass efektif menurunkan dismenore pada remaja putri di SMK Metland.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Back Massage Terhadap Kejadian Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB Suheti Kabupaten Bekasi Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Pada kehamilan trimester III seiring dengan membesarnya rahim dengan adanya pertumbuhan janin titik berat tubuh lebih condong kedepan sehingga ibu hamil harus menyesuaikan posisinya untuk mempertahankan keseimbangan, akibatnya tubuh akan berusaha menarik bagian punggung agar lebih kebelakang, tulang punggung bagian bawah pun lebih melengkung (lordosis) serta otot-otot tulang belakang memendek sehingga akan menyebabkan terjadinya sakit atau nyeri pada bagian punggung ibu hamil. Desain penelitian menggunakan pra eksperimen (pra eksperimen desain) dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Populasi penelitian: Ibu hamil trimester III di TPMB Suheti yang mengalami nyeri punggung sebanyak 38. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil trimester III dengan keluhan nyeri punggung, teknik pengambilan sampel menggunakan purvosive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi nyeri punggung. Uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon signed rank test. Hasil perhitungan dengan membandingkan skala nyeri punggung sebelum diberikan intervensi dan setelah diberikan intervensi menunjukan bahwa ada perbedaan skala nyeri dengan nilai p= 0.000 < 0,05 yang artinya ada pengaruh back massage terhadap pengurangan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan pada penelitian ini adalah adanya Pengaruh Back Massage Terhadap Kejadian Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di TPMB Suheti Bekasi 2023. Saran pada penelitian ini adalah penelitian ini dapat menambah wawasan bagi ibu hamil tentang upaya pengurangan nyeri punggung dengan menggunakan terapi non farmakologi back massage.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Massage Efflurage Terhadap Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala 1 Fase Aktif di PMB Bd Hj. Siti Aisyah S.SiT Sukatani Bekasi Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Menurut WHO sebagian besar persalinan (90%) selalu disertai rasa nyeri yang pada umumnya terasa hebat, sedangkan rasa nyeri pada persalinan merupakan hal yang lazim terjadi, penyebab nyeri selama persalinan meliputi faktor fisiologis dan psikologis di indonesia kejadian nyeri persalinan pada 2.700 ibu bersalin hanya 15% persalinan yang berlangsung dengan nyeri ringan, 35% dengan nyeri sedang, 30% dengan nyeri hebat dan 20% persalinan disertai nyeri sangat berat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh massage efflurage terhadap nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di TPMB Bdn.Hj Siti Aisyah S.SiT Sukatani Bekasi Tahun 2023 Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pra eksperimental One Group with Pretest-Post Test Design. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 30 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Wilcoxon. Penelitian ini menggunakan data primer dari nilai observasi oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan massage efflurage. Nilai Z hitung -5,007, nilai signifikasi p value (p < 0,05) maka Ha diterima (H0 Ditolak) sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh Massage Efflurage terhadap nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di TPMB Bd Hj.Siti Aisyah S.SiT Sukatani Bekasi Tahun 2023. Kesimpulan hasil dari penelitian ini adalah ada pengaruh massage efflurage terhadap nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif Penelitian ini diharapkan Dapat dijadikan sebagai tambahan informasi bagi bidan tentang massage efflurage sebagai terapi non farmakologis yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri pada ibu bersalin.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Therapy Message Effleurage Terhadap Nyeri Dismenore Primer Pada Remaja Putri di Wilayah Sari Mekar 3 dan PMB Bidan Lilis Fatmawati Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan : Dismenore dapat dikurangi baik secara farmakologis maupun non farmakologis. Secara farmakologi yakni dengan obat golongan Nonsteroidal AntiInflamatory Drugs (NSAID) seperti Ibuprofen, Naproxen, Disclofenac, Hidrocodone dan Acetaminofene, tetapi obat-obatan tersebut menyebabkan ketergantungan dan memiliki kontraindikasi (Andria et al., 2016) dan terapi non farmakologi yang bisa digunakan yaitu dengan pengobatan herbal, tehnik relaksasi, yoga kompres hangat dan terapi massage. Terapi massage yang dapat digunakan yaitu dengan massage effleurage. Manajemen nyeri non farmakologis lebih aman digunakan karena tidak menimbulkan efek samping seperti obat-obatan karena terapi non farmakologis menggunakan proses fisiologis (Zuraida & Aslim, 2020). Metode Penelitian : metode yang digunakan adalah metode pre eksperimen. Analisa yang digunakan pretest dan post test. Penelitian ini menggunakan data primer dari wawancara dan pengisian kuesioner. Hasil dan Pembahasan : sebanyak 25 responden yang sesuai karakteristik responden, 12 orang (48%) berumur 11 tahun, 10 orang (40 %) berumur 12 tahun, 3 orang (12%) berumur 13 tahun. Adanya hubungan antara massage Effleurage dengan tingkat nyeri haid. Adanya hubungan sebelum diberikan therapi massage effleurage ( p value = 0.005) dan setelah diberikan therapy massage effleurage ( p value = 0.009 ). Kesimpulan dan saran : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan dilakukannya massage effleurage tingkat nyeri dismenore pada remaja putri mengalami penurunan. Dilihat dari signifikasi terdapat pengaruh massage effleurage terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Pemberian massage effleurage dapat menyebabkan berkurangnya hipoksia pada jaringan, hal tersebut dikarenakan kadar oksigen dijaringan meningkat sehingga menyebabkan nyeri berkurang. Selama pijatan, senyawa endorphin akan dikeluarkan oleh tubuh sebagai Pereda nyeri alami tubuh dan menciptakan rasa nyaman.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Slow Deep Breathing Exercise Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Intradialitik di Ruang Hemodialisa RS Sentra Medika Cibinong Kabupaten Bekasi

2022•Koleksi Perpustakaan

Proses perjalanan penyakit dari gagal ginjal kronik menjadi ESRD disebabkan oleh beberapa etiologi yang secara progresif menurunkan fungsi ginjal dan lama-kelamaan ginjal akan mengalami kehilangan fungsinya. Terapi hemodialisis (HD) jangka panjang dilakukan pada pasien yang mengalami penyakit ginjal stadium akhir atau End Stage Renal Disease (ESRD). Hipertensi intradialitik merupakan komplikasi peringkat ke-1 di Indonesia yaitu sebanyak 38% atau 92.171 kejadian pada tahun 2018. hipertensi intradialitik proses terjadinya peningkatan tekanan darah saat dialisis lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh slow deep breathing exercise terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi intradialitik di ruang Hemodialisa. Rancangan penelitian ini mengguanakan pre experimental design dengan pendekatan the one grup pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 170 responden dan sampel dalam penelitian terdiri dari 30 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisa pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan batas kemaknaan (nilai alfa 5%). Hasil penelitian menunjukan hasil akhir yakni nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05, karena nilai p-value sebesar 0,000 atau kurang 0.05. maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis pada penelitian ini Ha diterima karena hasil p-value < 0,05, artinya ada perbedaan antara hasil tekanan darah pre-test dan post test pemberian slow deep breathing exercise. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Ada pengaruh slow deep breathing terhadap tekanan darah pasien hipertensi intradialitik di ruang Hemodialisa RS Sentra Medika Cibinong tahun 2022.

22 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail