Efektifitas Teknik Tuina pada Titik Shenmen dan Titik Baihui Terhadap Kualitas Tidur Pasien Insomnia Kronis di Griya Sehat Rauhiyyah
Latar Belakang: Insomnia kronis merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu dini yang berlangsung minimal tiga kali dalam seminggu selama lebih dari tiga bulan. Prevalensi insomnia kronis terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia, dan berdampak pada kualitas hidup, produktivitas, serta kesehatan fisik dan mental. Pengobatan farmakologis sering menimbulkan efek samping dan ketergantungan, sehingga diperlukan terapi nonfarmakologis yang aman dan efektif. Teknik Tuina dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok pada titik Shenmen (HT7) dan Baihui (GV20) dipercaya dapat menenangkan Shen, melancarkan sirkulasi Qi dan darah, serta meningkatkan kualitas tidur. Tujuan: Mengetahui efektivitas teknik Tuina pada titik Shenmen (HT7) dan Baihui (GV20) terhadap peningkatan kualitas tidur pasien insomnia kronis di Griya Sehat Rauhiyyah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi berupa teknik Tuina pada titik Shenmen (HT7) dan Baihui (GV20) yang diberikan sebanyak 8 sesi selama 4 minggu dengan frekuensi 2 kali per minggu. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test setelah data dinyatakan berdistribusi normal melalui uji Shapiro-Wilk. Hasil: Rata-rata skor PSQI sebelum intervensi adalah 9,17 ± 2,08 dan setelah intervensi menurun menjadi 7,50 ± 1,58. Seluruh 30 responden mengalami penurunan skor PSQI dengan rata-rata penurunan sebesar 1,67 poin. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai t = 11,378 dengan derajat kebebasan (df) = 29 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor PSQI sebelum dan sesudah terapi Tuina. Kesimpulan: Teknik Tuina pada titik Shenmen (HT7) dan Baihui (GV20) efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pasien insomnia kronis di Griya Sehat Rauhiyyah. Terapi ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif terapi nonfarmakologis yang aman dan berbasis bukti dalam penatalaksanaan insomnia kronis.