ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tindakan pembedahan atau operasi adalah semua tindakan pengobatan yang menggunakan cara infasive dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani untuk tujuan pengobatan dan proses operasi. Salah satu jenis pembedahan yang ada di Sentra Medika Minahasa Utara adalah Sectio Caesarea. Angka persalinan dengan metode sectio caesarea mengalami peningkatan di seluruh dunia dan melebihi batas kisaran yang disarankan oleh WHO yaitu sebesar 5-15%. Sectio Caesarea adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pre operasi pada pasien sectio caesarea. Metode penelitian ini adalah menggunakan desain deskriptif dengan rencana penelitian “Cross Sectional”. Tehknik pengambilan sampling dengan menggunakan tekhnik purposive sampling, dengan variable penelitian untuk indepeden yang terdiri dari Usia, Pekerjaan, tingkat pendidikan, dan lembar persetujuan. Dan variable dependennya di ambil tingkat kecemasan. Lokasi penelitian ini dilakukan di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara, pada bulan Maret 2023, Subyek penelitian sebanyak 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor Usia didapati hasilnya (p 0,027) dari standar nilai (p 0,05). Menyatakan ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan faktor usia. Hasil penelitian juga menunjukan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan tingkat pendidikan diman hasil yang di dapat adalah (0,009) dari nilai (p 0,05). Hasil penelitian juga tentang hubungan tingkat kecemasan dengan jenis pekerjaan didapati hasil (0,013) dari nilai (p 0,05), menyatakan ada hubungan antar tingkat kecemasan dengan jenis pekerjaan, dan hasil penelitian juga menyatakan ada hubungan antara jenis anastesi dan tingkat kecemasan dengan hasil yang di dapat adalah (p 0,027) dari nilai (0,05). Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan yang searah antara faktor Usia, Tingkat Pendidikan, Jenis Pekerjaan dan jenis anastesi pada pasien yang menjalani sectio caesarea di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anak yang mengalami sakit dan harus melakukan perawatan di rumah sakit dapat menimbulkan hospitalisasi. Hospitalisasi dapat terjadi akibat anak yang belum terbiasa berinteraksi dengan lingkungan rumah sakit. Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan pada orang tua. Hal ini disebabkan karena orang tua melihat anaknya sedang terbaring sakit. Selain itu kecemasan pada orang tua dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, semakin rendah tingkat pengetahuannya maka akan semakin tinggi kecemasannya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Metode: Kuantitatif deskriptif analitik melalui pendekatan cross-sectional, pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling. Hasil: Uji chi-square menunjukan nilai P = 0,010 (0,05) maka terdapat adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah. Kesimpulan: Adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tindakan Operasi yang dilakukan secara elektif maupun kedaruratan merupakan suatu peristiwa yang mencemaskan bagi pasien. Salah satu cara untuk mengatasi kecemasan pada pasien yaitu dengan adanya dukungan keluarga. Tujuan : Mengidentifikasi apakah ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre general anestesi di RSUD Kabupaten Bekasi. Metode: penelitian ini menggunakan kuantitatif non eksperimental dengan metode korelasi dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling melibatkan 44 responden. Data dianalisis menggunakan spearman Rank. Instrument penelitian berupa kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Blue Print Quetiont. Hasil : Responden yang mendapatkan dukungan keluarga dengan kategori sedang sebanyak 4 orang (9,1%), 3 diantaranya mengalami kecemasan sedang dan 1 orang lainnya mengalami kecemasan berat. Sedangkan responden yang mendapatkan dukungan keluarga tinggi berjumlah 40 orang (90,9%). 32 orang (72,8%) diantaranya mengalami kecemasan rendah. Dan 8 orang (18,2%) lainnya mengalami kecemasan sedang. Berdasarkan hasil uji statistic spearman rank didapatkan hasil P value 0,001 dan terlihat nilai r = 0,498 artinya korelasi sempurna. pada nilai korelasi menjelaskan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin rendah tingkat kecemasan pasien. Kesimpulan : ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre general anestesi di RSUD kabupaten Bekasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hubungan Tingkat Kecemasan dalam persiapan menghadapi ujian akhir sekolah merupakan masalah yang sangat sering muncul pada siswa-siswi tingkat akhir, sehingga berdampak pada hasil akhir nilai ujiannya tidak efektif dengan optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dalam persiapan menghadapi ujian akhir sekolah pada siswa-siswi di SMP Negeri 4 Cikarang Timur tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif retrospektif dengan desain Cross Sectional, pada populasi 178 pelajar kelas IX jumlah sampel 123 responden dengan teknik sampel random sampling. Hasil uji analisis data distribusi didapatkan dari 123 responden, mayoritas mengalami tingkat kecemasan berat 55 (44,7%) sedangkan hasil uji analisis chi-square didapatkan p value 0,000 (< 5%) artinya terdapat hubungan tingkat kecemasan dalam persiapan menghadapi ujian akhir sekolah pada pelajar kelas IX di SMP Negeri 4 Cikarang Timur. Kesimpulan adanya hubungan antara Hubungan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Ujian Akhir Sekolah Pada Pelajar Di SMP Negeri 4 Cikarang Timur. Sarannya diharapkan siswa/i berusaha belajar lebih giat lagi dan tingkatkan kualitas diri, dan memiliki pikiran positif terhadap diri sendiri, dan dapat dikembangkan kembali penelitian ini dengan metode penelitian lain pada penelitian selanjutnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tindakan pembedahan atau operasi adalah semua tindakan pengobatan yang menggunakan cara infasive dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani untuk tujuan pengobatan dan proses operasi. Salah satu jenis pembedahan yang ada di Sentra Medika Minahasa Utara adalah Sectio Caesarea. Angka persalinan dengan metode sectio caesarea mengalami peningkatan di seluruh dunia dan melebihi batas kisaran yang disarankan oleh WHO yaitu sebesar 5-15%. Sectio Caesarea adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pre operasi pada pasien sectio caesarea. Metode penelitian ini adalah menggunakan desain deskriptif dengan rencana penelitian “Cross Sectional”. Tehknik pengambilan sampling dengan menggunakan tekhnik purposive sampling, dengan variable penelitian untuk indepeden yang terdiri dari Usia, Pekerjaan, tingkat pendidikan, dan lembar persetujuan. Dan variable dependennya di ambil tingkat kecemasan. Lokasi penelitian ini dilakukan di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara, pada bulan Maret 2023, Subyek penelitian sebanyak 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor Usia didapati hasilnya (p 0,027) dari standar nilai (p <0,05). Menyatakan ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan faktor usia. Hasil penelitian juga menunjukan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan tingkat pendidikan diman hasil yang di dapat adalah (0,009) dari nilai (p <0,05). Hasil penelitian juga tentang hubungan tingkat kecemasan dengan jenis pekerjaan didapati hasil (0,013) dari nilai (p <0,05), menyatakan ada hubungan antar tingkat kecemasan dengan jenis pekerjaan, dan hasil penelitian juga menyatakan ada hubungan antara jenis anastesi dan tingkat kecemasan dengan hasil yang di dapat adalah (p 0,027) dari nilai (<0,05). Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan yang searah antara faktor Usia, Tingkat Pendidikan, Jenis Pekerjaan dan jenis anastesi pada pasien yang menjalani sectio caesarea di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Orang dengan diabetes mellitus mengalami banyak perubahan yang mengubah hidup, yang perlu mereka
lakukan sepanjang hidup mereka, seperti perubahan pola makan, olahraga, dan kontrol gula darah. Karena
perubahan hidup yang tiba-tiba, penderita diabetes mengalami beberapa reaksi psikologis negatif terhadap
penjelasan ini, seperti kemarahan, ketidakberdayaan, kurangnya dukungan keluarga, peningkatan kecemasan,
dan depresi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor – faktor apa Saja yang Berhubungan
Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Pebayuran. Metode
penelitian ini menggunakan kuantitatif, dan jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik
dengan desain Cross Sectional. jumlah sample yaitu sebanyak 67 responden yang diambil menggunakan teknik
total sampling. Data yang digunakan yaitu data Primer berupa wawancara serta responden diminta untuk
mengisi kuesioner dan data Skunder yaitu gambaran jumlah penderita Diabetes Mellitus yang didapatkan
data dari bulan Januari s/d April 2022 di Puskesmas Pebayuran. Adapun analisis yang digunakan pada
penelitian ini yaitu Uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
lama menderita p-value (0,000), komplikasi p-value (0,044), dan dukungan keluarga p-value (0,004) dengan
tingkat kecemasan. Diharapkan agar penderita diabetes mellitus lebih semangat dalam menjalani hidup sehat
agar tidak mengalami kecemasan dan diharapkan bagi keluarga serta petugas kesehatan bekerjasama dan
berperan dalam pengobatan penderita dabetes mellitus.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengetahuan tentang skripsi sangat penting untuk persiapan mahasiswa menyusun skripsi, karena
dengan kurangnya pengetahuan tentang penyusuan skripsi akan berdampak kepada risiko tingginya
tingkat kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui hubungan
pengetahuan dengan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan skripsi di Fakultas
Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman tahun 2022. Metode penelitan ini menggunakan jenis
penelitian kuantiatif dengan pendekatan cross sectional. Dan menggunakan total sampling sebanyak 43
responden dengan menggunakan instrumen kuisioner DASS. Uji analisis yang digunakan ujin Chi-
Square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa nilai p value 0,004 < 0,05 artinya terdapat hubungan
antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan skripsi
di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman tahun 2022. Kesimpulannya terdapat
hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan mahasiwa dalam penyusunan Skripsi. Saran
penelitian ini diharapkan mahasiswa sebelum masuk semester tingkat akhir harus banyak mencari
informasi tentang penyusunan skripsi, agar mahasiswa sudah siap menghadapi penyusunan skripsi di
semester akhir, sehingga upaya ini dapat mengurangi resiko tingginya tingkat kecemasan pada
mahasiswa menyusun skripsi di semester akhir.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Situasi di dunia saat ini dikejutkan dengan merebaknya virus yang mewabah dan mematikan. Corona virus adalah virus genom RNA indra-positif non-segmen yang menginfeksi saluran pernapasan dan pencernaan pada manusia dan hewan. Salah satu gejala yang dapat muncul bila terinfeksi adalah kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Ruang Rawat Inap Covid-19 RS Sentra Medika Cibinong. Metode penelitian ini adalah pre eksperimental one group pre-test dan post-test. Populasi pada penelitian ini adalah pasien terkonfirmasi covid-19 sebanyak 20 orang yang mengalami kecemasan dengan teknik total sampling, dengan jumlah sampel 20 responden. Hasil uji Shapiro-Wilk sebelum dan sesudah intervensi sebanyak > 0,05 yang artinya berdistribusi normal. Dan hasil uji Paired Sample T-test adalah P value 0,000 (P value < 0,05) yang menunjukkan ada pengaruh yang bermakna pada sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal. Diharapkan bagi pasien sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kecemasan secara mandiri, bagi pelayanan kesehatan diharapkan menjadi pilihan terapi non farmakologi yang hemat biaya dan sederhana untuk menurunkan tingkat kecemasan di samping terapi lain yang telah dipakai.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Latar Belakang : Orang dengan diabetes mellitus mengalami banyak perubahan yang mengubah hidup, yang perlu mereka lakukan sepanjang hidup mereka, seperti perubahan pola makan, olahraga, dan kontrol gula darah. Karena perubahan hidup yang tiba-tiba, penderita diabetes mengalami beberapa reaksi psikologis negatif terhadap penjelasan ini, seperti kemarahan, ketidakberdayaan, kurangnya dukungan keluarga, peningkatan kecemasan, dan depresi. Tujuan : Oleh karena itu perumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor – faktor apa Saja yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Pebayuran. Metode : penelitian ini menggunakan kuantitatif, dan jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional. jumlah sample yaitu sebanyak 67 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data yang digunakan yaitu data Primer berupa wawancara serta responden diminta untuk mengisi kuesioner dan data Skunder yaitu gambaran jumlah penderita Diabetes Mellitus yang didapatkan data dari bulan Januari s/d April 2022 di Puskesmas Pebayuran. Adapun analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Uji chi-square. Hasil : penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita ρ-value (0,000), komplikasi ρ-value (0,044), dan dukungan keluarga ρ-value (0,004) dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan : Diharapkan agar penderita diabetes mellitus lebih semangat dalam menjalani hidup sehat agar tidak mengalami kecemasan dan diharapkan bagi keluarga serta petugas kesehatan bekerjasama dan berperan dalam pengobatan penderita dabetes mellitus. Kata Kunci: Tingkat kecemasan; diabetes mellitus tipe 2
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gagal ginjal kronik adalah ketidakberhasilan fungsi ginjal untuk mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolit akibat destruksi struktur ginjal yang progresif dengan manifestasi penumpukkan sisa metabolit (toksik uremik) di dalam darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik pada Ruang Hemodialisa di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan cross sectional. populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang melakukan Hemodialisa di ruang Hemodialisa RSUD Bayu Asih Purwakarta dengan sampel berjumlah 33 pasien. Analisa data yang digunakan adalah uji chi-square dengan nilai signifikan <0,05. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang hemodialisa dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RSUD Bayu Asih Purwakarta dengan nilai p-value 0.003. saran intensitas informasi kepada pasien pasien gagal ginjal kronik tentang penyakitnya agar pasien bisa melangsungkan hidupnya lebih baik lagi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Negara Indonesia salah satu negara yang berdampat positif Virus Corona (Covid-19) dimana awal pertama kali ditemukan
pada dua orang warga depok (ibu dan anak permpuannya),yang mana penularannya kontak dengan warga negara asing
(jepang). Yang di ketahui setelah warga asing kembali ke negaranya.Hal ini di umumkan langsung oleh Presiden Joko
Widododi istana kepresidenan.Ratusan ribu manusia terinfeksi dan ribuan lainnya meninggal dunia.dan virus corona ini
sangat berdampak besar terhadap ekonomi, kesehatan fisik,sosial sampai dengan permasalahan mental (kepanikan,
ketakutan dan kecemasan).Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan perawat di RS X Kab :
Bekasi dalam menangani pasien covid -19. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan
cross sectional ,pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton ranting scale For Anxity 1959 (HARS) yang
dibagikan secara langsung pada seluruh perawat yang menangani pasien Covid-19 di IGD,rawat inap dan ruang khusus RS
X Kab : Bekasi. Hasil : Terdapat kecemasan yang di alami oleh 63 (83%) perawat dalam menangani pasien Covid-19
(cemas ringan 17 (22,3%) ,42 (55,3%) cemas sedang,4 (5,3%) cemas berat) Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor:
usia,jenis kelamin, pendidikan, lama bekerja. Kesimpulan : Menunjukkan kecemasan sedang tertinggi yang di alami
perawat saat menangani pasien Covid-19 di RS X Kab : Bekasi .Oleh sebab itu perawat disarankan harus mampu
mengatasi kecemasan dan mampu mengontrol emosi agar tidak menjadi emosi negatif , meningkatkan pengetahuan dalam
menangani pasien vocid melalui media : media sosial, webinar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kecemasan adalah suatu perasaan was-was seolah sesuatu yang buruk akan terjadi dan merasa tidak nyaman seakan ada ancaman yang disertai gejala-gejala fisik seperti jantung berdebar-debar, keringat dingin dan tangan gemetar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Experiment menggunakan pendekatan one group pre-test and posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah semua mahasiswa tingkat akhir program studi S1 Keperawatan yang ada di Institut Medika Drg. Suherman.
Sampel berjumlah 19 responden. Instrument pada penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat kecemasan dan dengan mendengarkan murottal Al-Qur’an untuk memberikan perasaan relaks. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji T dengan nilai signifikan alpha 5% (α = 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan variabel Pengaruh Terapi Relaksasi Audio: Murottal Al-Qur’an terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan didapat value = 0,000 dengan nilai α = < 0,05, maka nilai value < α sehingga H0 ditolak maka artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan terapi relaksasi audio murottal Al-Qur’an. Diharapkan melalui penelitian ini dapat memberikan saran agar seseorang yang sedang mengalami kecemasan agar melakukan terapi psikoreligius dengan cara mendengarkan lantunan murottal Al-Qur’an.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyakit kardiovaskuler merupakan salah satu jenis penyaki penyebab kematian
nomor satu di dunia data yang di dapatkan menunjukkan bahwa sebanyak 17,3 miliar orang
di dunia meninggal karena penyakit kardiovaskuler WHO (2016). Salah satu permasalahan
psikologis yang muncul pada penyakit gagal jantung adalah kecemasan. Tujuan penelitian
Diketahui gambaran tingkat kecemasan pada pasien denngan gagal jantung kongestif di
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi Tahun 2018.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini
adalah 160 responden sampel penelitian 67 responden dengan cara metode pengambilan
dengan accidental sampling. Instrumen yang di gunakan adalah kuesioner.. Analisa data hasil
menggunakan analisis univariat.
Hasil penelitian : gambaran tingkat kecemasan pada pasien dengan gagal jantung
kongestif di Rumah sakit umum daerah kabupaten bekasi tahun 2018 dalam distribusi
frekuensi dengan persentase terbanyak ialah klien dengan kecemasan sedang sebanyak 26
dengan presentase (38,8%), kecemasan ringan 36 dengan presntase (53,7%), kecemasan berat
sebanyak 4 dengan presentase (6%) dan kecemasan panik 1 responden dengan presentase
(1,5%) dari 67 responden .
Kesimpulan : Dari hasil penellitian di dapatkan gambaran tingkat kecemasan pada
pasien dengan gagal jantung kongestif di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi
tahun 2018 memiliki kecemasan sedang. Saran:bagi instansi Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Bekasi dapat meningkatkan komunikasi intrapersonal antara perawat dan klien
yang akan mengalami penyakit gagal jantung kongestif (CHF)
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Thalasemia adalah penyakit kelainan darah genetik yang menyebabkan masalah kesehatan yang
kompleks pada anak dan keluarga. Orang tua beresiko mengalami kecemasan karena merasa bersalah
atas kondisi anak, orang tua merupakan perawat utama bagi anak dengan thalasemia dengan perasaan
sedih, terpukul, hidup tidak tenang dan beban berat dirasakan oleh orang tua ketika mendengar anaknya
terdiagnosa thalasemia, tidak ada kepastian kesembuhan dan proses pengobatan penyakit yang
berlangsung sepanjang hidup anak, salah satu proses untuk mencegah keparahan bisa di cegah dengan
cara tranfusi darah. Tujuan penelitian diketahui gambaran tingkat kecemasan pada orang tua terhadap
anak yang mengalami thalasemia di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2018. Metode
penelitian yang digunakan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 120 orang dan sampel
penelitian 102 responden dengan menggunakan sampling assidental. Karena teknik pengambilan
sampel yang dilakukan dengan kebetulan bertemu. Analisis yang digunakan adalah univariat.
Hasil penelitian : gambaran tingkat kecemasan pada orang tua terhadap anak yang mengalami
thalasemia di Rmah Sakit Sentra Medika Cikarang dengan tingkat kecemasan orang tua yang berat
sebanyak 43 responden (42,1%)sedangkan yang terendah dengan tingkat kecemasan ringan sebanyak
12 responden (11,8%) berdasarkan usia orang tua yang terbanyak usia ≥35 tahun sebanyak 55 responden
(53,9%), berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak perempuan sebanyak 71 responden (69,5%),
berdasarkan tingkat pendidikan yang terbanyak SMA/SMK sebanyak 39 responden (38,2%)
berdasarkan pengalaman orang tua yang terbanyak yaitu belum pernah merawat sebanyak 33 responden
(32,3%).
Kesimpulan: Dari hasil penelitian didapatkan Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Orang Tua
Terhadap Anak Yang Mengalami Thalasemia Di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang memiliki
tingkat kecemasan berat. Saran: agar rumah sakit mensosialisasikan kebijakan pembiayaan pengobatan
atau perawat thalasemia dan melaksanakan kegiatan promosi kesehatan : pendidikan kesehatan tentang
perawatan anak thalasemia. Perawat menerapkan komunikasi terapeutik dan manajemen stress untuk
mengurangi tingkat kecemasan orang tua anak thalasemia
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hospitalisasi adalah pengalaman penuh cemas baik bagi anak maupun keluarganya. Kecemasan yang
utama yang dialami dapat berupa perpisahan dengan keluarga, kehilangan kontrol, lingkungan yang asing,
kehilangan kemandirian dan kebebasan. Diagnosa penyakit, sistem pendukung & koping terhadap cemas.
(SUSENAS) tahun 2014 jumlah anak usia prasekolah di Indonesia sebesar 20,72% dari jumlah total
penduduk Indonesia, berdasarkan data tersebut diperkirakan 35 per 100 anak menjalani hospitalisasi,
sedangkan pada tahun 2015 (SUSENAS) di daerah perkotaan menurut kelompok usia 0-4 tahun sebesar
25,8%, usia 5-12 tahun sebanyak 14,91%, usia 13-15 tahun sekitar 9,1%, usia 16-21 tahun sebesar 8,13%.
Angka kesakitan anak usia 0-21 tahun apabila dihitung dari keseluruhan jumlah penduduk adalah 14,44%.
Data studi pendahuluan yang diperoleh dari 10 reponden, 2 diantaranya mengalami cemas berat, 5 orang
mengalami cemas sedang, dan 3 diantaranya mengalami cemas ringan. Tujuan penelitian ini diketahui
gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang dirawat diruang perawatan anak Rumah Sakit
Sentra Mendika Cikarang tahun 2018.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik sampling yang digunakan accidental
sampling Populasi dalam penelitian ini adalah 137 responden dan sampel penelitian 62 responden.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, analisis data hasil menggunakan analisis univariat.
Hasil penelitian : gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang dirawat diruang
perawatan anak Rumah Sakit Sentra Mendika Cikarang tahun 2018 dalam distribusi frekuensi dengan
prosentase kecemasan ringan 24 responden dengan prosentase 38,7%, responden yang mengalami
kecemasan sedang 33 responden dengan 53,2%, responden yang mengalami kecemasan berat 4 responden
dengan prosentase 6,4% sedangkan yang mengalami kecemasan panik sebanyak 1 responden dengan
presentase 1,6% dari total 62 responden.
Kesimpulan : hasil penelitian didapatkan gambaran tingkat kecemasan orang tua terhadap anak yang
dirawat diruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Mendika Cikarang tahun 2018 memiliki kecemasan
sedang.
Saran : Hendaknya tetap melibatkan orang tua dalam perawatan untuk meminimalkan dampak
hospitalisasi, perlu pendidikan kesehatan kepada orang tua dalam menjaga anak yang sedang dirawat.