2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dispepsia menyebabkan timbulnya masalah keperawatan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (inflamasi). Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses asuhan keperawatan pada pasien dispepsia. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan seorang pasien berumur 48 tahun yang megalami dispepsia. Hasil studi kasus ini ialah ditemukannya gejala klinis pada pasien dispepsia diantaranya nyeri pada abdomen bagian epigastrium, tidak nafsu makan, mual dan rasa ingin muntah, Tindakan keperawatan yang efektif pada kasus penelitian ini adalah tindakan nonfarmakologis relaksasi nafas dalam. Kesimpulan tindakan yang dilakukan pada pasien dispepsia dengan implementasi relaksasi nafas dalam sangat efektif dalam mengatasi keperawatan utama dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan nyeri akut teratasi ditandai dengan klien mengatakan skala nyeri 0 dan klien tampak rileks. TD: 120/80 mmHg, N: 82x/menit, RR: 20x/menit, S: 36C.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gastritis merupakan penyakit yang berkaitan dengan mukosa lambung yang dapat mengakibatkan pembengkakan pada mukosa lambung sehingga proses ini akan merangsang adanya proses inflamasi dilambung. Gastritis dapat menyebabkan timbulnya masalah keperawatan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (penggunaan ibuprofen). Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan seorang pasien berumur 50 tahun yang mengalami gastritis. Hasil studi kasus penelitian ini ditemukannya gejala klinis pada pasien gastritis diantaranya nyeri ulu hati, mual muntah, tidak nafsu makan, perut kembung, dan nyeri epigastrium. Tindakan keperawatan yang efektif pada kasus penelitian ini namun membutuhkan waktu selama 3x24 jam dengan kompres hangat pada area epigastrium. Kesimpulan tindakan yang dilakukan pada pasien gastritis dengan implementasi kompres hangat pada area epigastrium sangat efektif dalam mengatasi keperawatan utama pada penelitian ini dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan nyeri akut teratasi ditandai dengan nyeri berkurang dengan skala nyeri 1, TD : 140 / 90 mmHg, N : 85 x/ menit, RR : 20 x/ menit, S : 36 C.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Demam tifoid adalah penyakit infeksi dari bakteri salmonella thypi bakteri ini menempel pada makanan, kemudian memakan pada saat kondisi imunitas/ kekebalan/daya tahan tubuh menurun atau sedang lemah maka akan mudah tertular, penyakit ini menyerang anak-anak maupun orang dewasa melalui makanan, fases, urine, maupun air yang terinfeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mempelajari proses pemberian asuhan keperawatan melalui pendekatan proses keperawatan yang komprehensif pada pasien dengan hipertermi. Metode penelitian studi kasus dengan menggunakan metode pendeketan penelitian deskriptif. Data yang diperoleh yaitu pemeriksaan fisik pada pasien, keluarga, perawat ruangan, observasi secara langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien demam tifoid dengan masalah keperawatan hipertermi ditemukan adanya klien tampak lemas, kulit tampak kemerahan, akral teraba hangat, suhu 38,3C, trombosit 16 10ul, tes widal (+). Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan suhu tubuh klien kembali normal yaitu 36-37,5C. Tindakan keperawatan yang efektif pada penelitian ini adalah water tepid sponge dan tindakan kolaborasi pemberian obat paracetamol. Kesimpulan penelitian ini adalah tindakan yang dilakukan pada implementasi sangat efektif dalam mengatasi keperawatan utama pada penelitian ini dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan hipertermi teratasi ditandai dengan akral teraba dingin, kulit tampak tidak kemerahan, 99/67 mmHg, N = 78x/menit, RR = 20x/menit, S = 36,5C.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Stroke Hemoragik menyebabkan timbulnya masalah keperawatan yaitu gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskular. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan seseorang pasien berumur 51 tahun yang mengalami stroke hemoragik. Hasil studi kasus ini ialah ditemukan klien sulit menggerakan kaki dan tangan bagian kanan, kekuatan otot menurun, kaku sendi. Tindakan keperawatan yang efektif pada kasus penelitian ini adalah tindakan nonfarmakologi latihan gerak sendi range of motion (ROM). Kesimpulan : tindakan yang dilakukan pada pasien stroke dengan implementasi range of motion ROM cukup efektif namun perlu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk teratasinya dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik teratasi sebagian ditandai dengan klien mengatakan kekuatan otot 4444 4444 5555 5555, kaku sendi menurun.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia, anemia menyebabkan timbulnya masalah keperawatan yaitu perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan penurunan konsentrasi hemoglobin. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari proses pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan anemia. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan seorang pasien yang mengalami anemia. Hasil didapatkan bahwa lemas, sesak yang dirasakan klien berkurang. Kesimpulan penelitian ini adalah tindakan yang dilakukan pada implementasi sangat efektif untuk mengatasi masalah keperawatan utama pada penelitian ini dengan evaluasi akhir masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif teratasi sebagian ditandai dengan klien terlihat ceria, tekanan darah sistolik dan distolik meningkat, hemoglobin dalam rentang normal, TD = 110/ 80 mmHg, N = 90x/ menit, RR = 20x/ menit, SpO2 91, S = 36,4C.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Stroke gangguan neurologis terjadi secara mendadak dengan tanda klinis fokal atau global yang berlangsung lama lebih 24 jam dikarenakan oleh gangguan peredaran darah di otak. Stroke iskemik dapat menyebabkan timbulnya kelemahan pada bagian wajah, tangan atau kaki yang menyebabkan timbulnya masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Tujuan penelitian untuk mempelajari proses pemberian asuhan keperawatan melalui pendekatan proses keperawatan pada pasien dengan stroke iskemik. Metode klien dewasa yang berjenis laki-laki berumur 65 tahun dengan masalah gangguan mobilitas fisik. Hasil studi kasus penelitian ini ditemukannya gejala klinis pada pasien stroke iskemik diantaranya mengeluh sulit menggerakkan ekstremitas, kekuatan otot menurun, sendi kaku, gerakan terbatas, fisik lemas, sehingga timbul diagnosa keperawatan utama gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan neuromuskuler. Tindakan keperawatan yang efektif pada kasus penelitian ini adalah Tindakan monitor kondisi umum selama melakukan mobilisasi, libatkan keluarga untuk membantu meningkatkan pergerakan, anjurkan melakukan Range Of Motion (ROM), nganjurkan lakukan mobilisasi sederhana. Kesimpulan penelitian ini adalah Tindakan yang dilakukan pada implementasi sangat efektif dalam mengatasi keperawatan utama pada penelitian ini dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik belum teratasi ditandai dengan saat di lakukan mobilisasi Range Of Motion (ROM) pada bagian tangan masih mampu untuk di bantu pergerakan, namun untuk kaki belum ada Gerakan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gastritis dapat didefinisikan berdasarkan fitur histologis mukosa lambung. Gastritis merupakan Inflamasi pada dinding
lambung berdasarkan tanda dan gejalanya tidak ada presentasi klinik yang spesifik. Klasifikasi klinis gastritis yaitu
gastritis akut dan gastritis kronik. Gastritis dapat menjadi penyakit seumur hidup, serius dan berbahaya yang paling umum
pada manusia. Adapun tujuan dilakukannya penelitian untuk menggali proses asuhan keperawatan secara komperehensif,
yaitu pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitan ini pengaplikasiannya memilih desain studi
kasus deksriptif. subyek dalam studi kasus ini adalah satu orang klien atau individu. Pada kasus ini didapatkan diagnosa
utama yaitu nyeri akut, dengan dilakukannya relaksasi nafas dalam yang diberikan pada penderita gastritis memperoleh
hasil terdapat penurunan intensitas nyeri. Dapat disimpulkan terdapat penurunan skala nyeri dari skala nyeri 6 menjadi 3,
namun masalah keperawatan sudah teratasi sebagian dan akan direncanakan dengan tindakan lanjutan yaitu relaksasi
nafas dalam.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tuberkulosis paru adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberkulosis yang ditularkan melalui udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei). Salah satu tanda dan gejala tuberkulosis paru adalah batuk disertai dahak dan akan menimbulkan bersihan jalan napas tidak efektif. Tujuan penelitian ini mengetahui asuhan keperawatan pada pasien tuberkulosis paru dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Metode penelitian ini menggunakan metode kasus dengan seorang pasien berumur 71 tahun yang mengalami tuberkulosis paru. Hasil studi kasus penelitian ini ditemukannya gejala klinis pada pasien tuberkulosis paru adanya klien tampak gelisah, batuk disertai dahak dan sesak napas, dan terdapat suara napas tambahan yaitu ronkhi, Tindakan keperawatan yang efektif pada kasus penelitian ini adalah tindakan dengan latihan batuk efektif. Kesimpulan tindakan yang dilakukan pada pasien tuberkulosis paru dengan implementasi latihan batuk efektif sangat efektif dalam mengatasi keperawatan utama dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif teratasi ditandai dengan klien mengatakan sudah tidak batuk dan sesak napas, klien terlihat nyaman dan membaik.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Fraktur merupakan diskontinuitas tulang atau kesatuan tulang terputus yang dapat menyebabkan retak, remah, atau bagian korteks pecah. Fraktur dapat terjadi akibat trauma langsung maupun tidak langsung. Tujuan penelitian Menggali proses asuhan keperawatan secara komprehensif pada Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Tn. W dengan Post Operative Open Fraktur Lateral Fermur di ruang Shasta 1 RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2021. Tujuan pengambilan judul tersebut dikarenakan kasus open fraktur pada dewasa masih sangat tinggi oleh karena itu penulis ingin meneliti kasus tersebut.
Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskritif. Populasi dalam penelitian ini adalah orang dewasa yang terkena open fraktur lateral femur, yang berada di ruang sasta 1 RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2020 sebanyak 1 pasien yang terkena open fraktur lateral femur. Pengumpulan data menggunakan primer. Variabel penelitian terdiri dari independen yang terdiri dari nyeri dan variabel dependent terdiri dari post of open fraktur lateral femur.
Hasil penelitian ini menunjukkan pada pasien post operative open fraktur lateral femur di dapatkan pasien mengatakan pada saat nyeri pasien melakukan teknik relaksasi nafas dalam sehingga nyeri dapat berkurang, pasien tampak relaks dan pasien melakukan teknik relaksasi nafas secara teratur..
Kesimpulan dari hasil asuhan keperawatan yang dilakukan kepada pasien dapat teratasi dengan implementasi yang diberikan sesuai dengan intervensi
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan yaitu memberikan terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) untuk mengatasi tekanan darah yang tidak stabil pada penderita hipertensi, ini diakibatkan oleh kebutuhan istirahat tidur tidak terpenuhi. Kualitas tidur yang kurang disertai tekanan darah tinggi yang tidak tertangani dengan baik akan berdampak pada munculnya komplikasi dan resiko terburuk terjadi kematian. Upaya mengendalikan hipertensi dapat dilakukan dengan terapi komplementer Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penderita hipertensi dalam melakukan terapi komplementer SEFT untuk meningkatkan kualitas tidur dan menjaga stabilitas tekanan darah. Pelatihan SEFT dilakukan empat sesi latihan di bulan November. Jumlah total peserta pelatihan 34 lansia, dengan peserta tiap sesi dibatasi 10 orang. Peningkatan pengetahuan dan kemampuan melakukan SEFT secara mandiri diukur dengan pre dan post tes. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid 19. Kegiatan pelatihan yang menjadi bagian dari pengabdian pada masyarakat dilakukan di Desa Bantarjaya. Hasil menunjukkan bahwa setelah diberikan pelatihan, pengetahuan peserta pelatihan tentang manfaat terapi koplementer SEFT meningkat antara sebelum dan sesudah sesi Latihan. Hasil pre test menunjukkan dari 7 pertanyaan yang diajukan, hanya 2-3 soal yang mampu dijawab. Sedangkan hasil post tes meningkat menjadi 5-7 mampu dijawab. Disimpulkan bahwa pemberian pelatihan yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan tentang terapi komplementer SEFT dan diharapkan mampu menjadi terapi tambahan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes Mellitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat kerusakan pada sekresi insuli, kerja insulin, atau keduanya. Diabetes dapat mengakibatkan komplikasi mikrovaskuler, makrovaskuler dan neuropati. Neuropati merupakan gangguan pada sistem saraf pada kaki dan alirah darah perifer. Gangguan ini yang menjadi penyebab pertama masalah kaki diabetik dan penyakit vaskular perifer yang dapat menyebabkan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif. Penelitian ini bertujuan menggali/mempelajari Proses Asuhan Keperawatan Ulkus Diabetik Pada Tn. A Dengan Masalah Keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Di Ruang Shasta 1 RSUD Kabupaten Bekasi, secara komprehensif sesuai kebutuhan klien dengan menggunakan proses keperawatan. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif studi kasus yang dilakukan pada klien diabetes dengan ulkus diabetik. Hasil penelitian ini didapatkan masalah perfusi perifer tidak efektif belum teratasi, hal ini didukung dengan klien mengatakan masih ada luka di kaki kiri bagian pergelangan kaki, luka ulkus diameter 10 cm, kedalaman 2 cm, kemerahan, edema, pes (nanah) berwarna kekinungan dan bau khas, kulit di sekitar atau tepi luka berwarna hitam. TD = 160/90 mmHg, N = 90/menit, S = 36C, RR = 20/menit, GDS 210, Hemoglobin 6,5 mg/dl. Dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini masalah keperawatan belum teratasi dan masih memerlukan perawatan di rumah sakit.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Trauma nasal merupakan cedera pada hidung atau area yang mengelilingi dan menopang hidung. Trauma nasal dapat menyebabkan timbulnya kegawatdaruratan tertutupnya jalan napas akibat pendarahan dan deformitas pada hidung, sehingga dalam penatalaksanaannya harus dilakukan secara cepat dan adekuat. Trauma nasal yang disebabkan oleh benturan dapat menyebabkan terjadinya fraktur osteo nasal yang menyebabkan timbulnya masalah keperawatan gangguan integritas jaringan tulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mempelajari proses pemberian asuhan keperawatan melalui pendekatan proses keperawatan yang komprehensif pada pasien dengan fraktur osteo nasal. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan seorang pasien yang mengalami fraktur osteo nasal. Hasil studi kasus penelitian ini ialah ditemukannya gejala klinis pada pasien fraktur osteo nasal diantaranya krepitasi, nyeri, deformitas, dan kerusakan jaringan kulit pada area hidung, sehingga timbul diagnosa keperawatan utama gangguan integritas jaringan tulang berhubungan dengan faktor mekanis (trauma nasal). Tindakan keperawatan yang efektif pada kasus penelitian ini adalah tindakan kolaborasi rhinoplasty dan tindakan mandiri perawatan luka dengan metode modern wound dressing dengan bahan dasar calcium alginate. Kesimpulan penelitian ini adalah tindakan yang dilakukan pada implementasi sangat efektif dalam mengatasi keperawatan utama pada penelitian ini dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan gangguan integritas jaringan tulang teratasi sebagian ditandai dengan luka klien sudah mulai timbul granulasi, klien tampak lebih nyaman, tampak area luka tidak ada tanda-tanda infeksi, proses pemulihan tulang tahap dua, TD = 110/80 mmHg, N = 9x/menit, RR =20/menit, S = 36,4C