Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Tuberkulosis paru
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Asuhan Keperawatan Pada Ny. M Dengan Respirasi: Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Akibat Tuberculosis Paru di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit tuberculosis paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis yang sebagian besar menyerang paru-paru. Masalah pada studi kasus ini yaitu memberikan gambaran tentang pemberian Asuhan Keperawatan dengan Gangguan Bersihan jalan nafas tidak efektif akibat Tuberkulosis Paru. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan metode deskriptif. Subyek studi kasus yakni satu orang klien (Ny. M) yang mengalami tuberkulosis dengan masalah bersihan jalan nafas tidak efektif. Sumber data didapatkan melalui wawancara dan pengkajian. Hasil pengkajian menunjukkan data-data yang menunjang untuk dimunculkan masalah keperawatan utama, diantaranya klien mengalami batuk lebih dari 7hari, demam kurang lebih 5 hari, dan nyeri pada bagian tulang belakang, terdapat suara nafas tambahan yaitu ronkhi, Tes kulit mantoux: 8mm, BTA: +1. Masalah keperawatan utama adalah Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan penumpukan sekret. Intervensi yang dilakukan berdasarkan teori manajemen jalan nafas menurut SIKI. Implementasi disesuaikan dengan buku SIKI. Evaluasi yang dilakukan hasilnya dapat teratasi dengan kriteria hasil batuk efektif meningkat dan sekret mudah dikeluarkan.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Asuhan Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Tn. H Dengan Tuberkulosis Paru di Ruang Jasmine RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tuberkulosis paru adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberkulosis yang ditularkan melalui udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei). Salah satu tanda dan gejala tuberkulosis paru adalah batuk disertai dahak dan akan menimbulkan bersihan jalan napas tidak efektif. Tujuan penelitian ini mengetahui asuhan keperawatan pada pasien tuberkulosis paru dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Metode penelitian ini menggunakan metode kasus dengan seorang pasien berumur 71 tahun yang mengalami tuberkulosis paru. Hasil studi kasus penelitian ini ditemukannya gejala klinis pada pasien tuberkulosis paru adanya klien tampak gelisah, batuk disertai dahak dan sesak napas, dan terdapat suara napas tambahan yaitu ronkhi, Tindakan keperawatan yang efektif pada kasus penelitian ini adalah tindakan dengan latihan batuk efektif. Kesimpulan tindakan yang dilakukan pada pasien tuberkulosis paru dengan implementasi latihan batuk efektif sangat efektif dalam mengatasi keperawatan utama dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif teratasi ditandai dengan klien mengatakan sudah tidak batuk dan sesak napas, klien terlihat nyaman dan membaik.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Dukungan Keluarga Pada Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru yang Berobat di Poli Paru Rumah Sakit Annisa Cikarang Tahun 2020

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengobatan pasien Tuberkulosis Paru memerlukan waktu lama sehingga dukungan keluarga penting diberikan. Bentuk dukungan keluaga dibagi menjadi : dukungan emosional keluarga, dukungan instrumental keluarga, dukungan informasi keluarga dan dukungan penilaian keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan dukungan keluarga Pada Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru yang berobat di Poli Paru Rumah Sakit Annisa Cikarang Tahun 2020. Metode yang digunakan adalah cross sectional. Sampel yang digunakan adalah pasien TB Paru yang sedang berobat di Poli Paru Rumah Sakit Annisa Cikarang sebanyak 60 Responden dengan tehnik total sampling yang dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2020. Data diambil dari hasil kuesioner dan rekam medis Pasien. Data dianalisis untuk mengetahui rasio prevalensi dengan menggunakan tabel 2x2, dengan interval kepercayaan 95%. Hasil analisa bivariat menunjukan dukungan emosional keluarga (P. Value = 0,000 ;CI 95% = 3,85-268), dukungan instrumental keluarga (P.Value =0,004;CI 95% = 1,584-14,8), dukungan informasi keluarga (P.Value=0,006;CI 95% = 1,525-19,7), dukungan penghargaan keluarga (P. Value =0,002 ; CI 95% = 1,817-17,326). Pengobatan TB Paru pada pasien Tuberkulosis Paru sebagian besar patuh dalam pengobatannya dan Ada hubungan secara statistic. Disarankan bagi peran perawat khusunya perawat di Poli Paru Rumah Sakit dan keluarga dalam promosi kesehatan sebagai health educator terhadap pentingnya dukungan keluarga pada pengobatan pasien Tuberkulosis Paru.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail