2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan di Wakaf Mart Yayasan Al Ikhlas Citra Utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Konsumen Wakaf Mart Yayasan Al Ikhlas Citra Utama menjadi populasi dalam penelitian ini, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, analisis regresi linear berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan (X₁) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y), dengan nilai t-hitung sebesar 7,737 > 1,985 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Harga (X₂) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y), dengan nilai t-hitung sebesar 9,875 > 1,985 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, Kualitas Pelayanan dan Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen, dengan nilai F-hitung sebesar 56,252 > 3,09 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,538, yang mengindikasikan bahwa Kualitas Pelayanan dan Harga mampu menjelaskan variasi Kepuasan Konsumen sebesar 53,8%, sedangkan 46,2% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh promosi dan harga
terhadap keputusan pembelian peritel pada PT Distribusi Voucher Nusantara di
Kabupaten Bogor. Latar belakang penelitian ini dilandasi adanya persaingan ketat
dalam industri distribusi voucher telekomunikasi yang menuntut perusahaan untuk
menerapkan strategi promosi yang efektif dan penerapan harga yang kompetitif agar
dapat mempertahankan loyalitas peritel.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada 92 responden
yang merupakan peritel mitra PT Distribusi Voucher Nusantara. Teknik penentuan
sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Analisis data
dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang meliputi uji validitas, uji
reliabilitas, uji t, uji f, dan koefisien determinasi (R²).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi (X₁) memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai t hitung positif lebih
besar dari t tabel (11,814 > 1,6615) dan Sig lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) Harga
(X₂) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan
nilai t hitung positif lebih besar dari t tabel (13,975 > 1,6615) dan Sig lebih kecil dari
0,05 (0,000 < 0,05) Secara simultan, promosi dan harga juga berpengaruh signifikan
terhadap keputusan pembelian dengan nilai f hitung lebih besar dari f tabel (140,680 >
3,095) dan Sig lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) Nilai koefisien determinasi (R²)
sebesar 0,754, yang berarti 75,4% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh
promosi dan harga.
Dengan demikian, semakin efektif promosi dan semakin kompetitif kebijakan
harga yang diterapkan oleh PT Distribusi Voucher Nusantara, maka semakin tinggi
keputusan pembelian peritel.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Pelayanan homecare memberikan perawatan kesehatan yang berkesinambungan di rumah pasien, di mana kepuasan pasien menjadi salah satu indikator utama mutu pelayanan. Salah satu faktor kunci yang memengaruhi kepuasan tersebut adalah komunikasi terapeutik perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien homecare di RS Siloam Lippo Cikarang Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 133 pasien homecare, dengan sampel 63 responden yang dipilih melalui rumus Slovin dan probability sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur, yaitu PCCS-12 untuk menilai komunikasi terapeutik dan HCCSI-R untuk menilai kepuasan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman's Rank (α = 0,05). Hasil: Mayoritas responden menilai komunikasi terapeutik perawat dalam kategori baik (73,0%) dan menyatakan puas terhadap pelayanan homecare (65,1%). Hasil uji bivariat Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kedua variabel dengan nilai p-value < 0,001 dan koefisien korelasi (r_s) sebesar 0,698. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien homecare di RS Siloam Lippo Cikarang. Semakin baik kualitas komunikasi terapeutik yang diterapkannya, semakin tinggi pula tingkat kepuasan yang dirasakan oleh pasien. Disarankan bagi institusi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan keterampilan komunikasi perawat guna menjaga mutu pelayanan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala serta pencegahan stunting sangat bertumpu pada keaktifan kunjungan balita ke Posyandu. Namun, Posyandu Mekar Tanjung 1 di Desa Karang Satu menghadapi kendala serius dengan tingkat kehadiran sasaran yang masih tergolong terendah di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor predisposisi, yang meliputi pengetahuan dan sikap ibu, serta faktor penguat berupa dukungan keluarga dengan rendahnya kunjungan bayi dan balita di Posyandu Mekar Tanjung 1 Desa Karang Satu Tahun 2026. Penelitian kuantitatif analitik ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita terdaftar di Posyandu Mekar Tanjung 1 sebanyak 100 orang, yang seluruhnya diambil sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square (Fisher’s Exact Test dan Continuity Correction) serta perhitungan Odds Ratio (OR) pada tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,002; OR=0,586), sikap ibu (p=0,009; OR=0,600), dan dukungan keluarga (p=0,000; OR=0,463) dengan keteraturan kunjungan. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu, sikap ibu, dan dukungan keluarga berhubungan secara signifikan dengan keteraturan kunjungan bayi dan balita ke Posyandu. Pengelola Posyandu disarankan mengoptimalkan kegiatan sweeping door-to-door, pembuatan buku kendali ketidakhadiran, penyediaan variasi menu makanan tambahan lokal, serta pelibatan aktif suami dan keluarga dalam edukasi tumbuh kembang anak
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu bentuk digitalisasi pelayanan kesehatan yang dapat mempermudah peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN oleh pasien rawat jalan peserta JKN di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Variabel independen meliputi ekspektasi kinerja (Performance Expectancy), ekspektasi usaha (Effort Expectancy), pengaruh sosial (Social Influence), dan kondisi yang memfasilitasi (Facilitating Conditions), sedangkan variabel dependen adalah pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62 responden (63.9%) memanfaatkan aplikasi Mobile JKN dan 35 responden (36.1%) tidak memanfaatkan. Terdapat hubungan yang signifikan antara ekspektasi kinerja (p < 0.001), ekspektasi usaha (p < 0.001), pengaruh sosial (p=0.007), dan kondisi yang memfasilitasi (p < 0.001) dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel yang diteliti berhubungan signifikan dengan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN pada pasien rawat jalan peserta JKN di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Radikulopati lumbal merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering terjadi pada lansia dan ditandai dengan nyeri menjalar akibat kompresi atau iritasi akar saraf lumbal, diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti William Flexion Exercise yang berfokus pada gerakan fleksi untuk meningkatkan stabilitas otot trunk dan mengurangi tekanan saraf. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh William Flexion Exercise terhadap intensitas nyeri pada pasien lansia dengan radikulopati lumbal di Poli Rehabilitasi Medik RSU Pindad Bandung tahun 2025. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment pretest–posttest control group design dengan 36 responden menjadi kelompok intervensi (William Flexion Exercise) dan kelompok kontrol (Isometric Back Muscle Exercise), dengan durasi intervensi 4 minggu (3 kali per minggu), serta pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan Mann–Whitney. Hasil: Kelompok kontrol tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test (p = 0,2940), sedangkan kelompok intervensi mengalami penurunan nyeri yang signifikan (p = 0,0017), serta terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,0469). Kesimpulan: William Flexion Exercise terbukti berpengaruh signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri pada lansia dengan radikulopati lumbal dan dapat menjadi intervensi fisioterapi yang efektif dan aman.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional berisiko meningkatkan resistensi antimikroba. Evaluasi rasionalitas dengan metode Gyssens diperlukan untuk memastikan ketepatan terapi. Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien pneumonia, pola peresepan antibiotik, dan rasionalitas penggunaannya di Instalasi Rawat Inap RS Sentra Medika Cibinong tahun 2024. Metode: Penelitian deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medis 83 pasien pneumonia periode Januari–Desember 2024. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan penilaian rasionalitas metode Gyssens berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2021. Hasil: Mayoritas pasien berusia ≥60 tahun (41,0%) dan laki-laki (51,8%), Lama rawat inap terbanyak 1–7 hari (84,3%). Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah ceftriaxone (57,9%) dan levofloxacin (20,0%). Rasionalitas kategori 0 (tepat) ditemukan pada (55,6%) peresepan, sedangkan (44,4%) tidak rasional, terutama kategori IVa ada antibiotik lebih efektif, (23,3%) dan IIIb durasi terlalu singkat, (10,0%). Kesimpulan: Rasionalitas penggunaan antibiotik masih perlu ditingkatkan, khususnya pemilihan jenis dan durasi terapi, melalui evaluasi berkala, clinical pathway, dan PPRA.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Data Globocan tahun 2020 mencatat total kasus kanker di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian sebesar 234.511 kasus. Kanker serviks (leher rahim) menempati urutan kedua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker. Salah satu faktor yang berkontribusi pada tingginya angka kejadian kanker serviks di Indonesia adalah kurangnya kesadaran dan akses terhadap pemeriksaan rutin dan vaksinasi. Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang bisa dicegah yaitu dengan imunisasi vaksin HPV dan melakukan deteksi dini
kanker serviks dengan pemeriksaan Papsmear atau IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam acetat). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan rendahnya pengetahuan WUS tentang imunisasi Ca servix di RT 05 RW 02 Kelurahan Telaga Asih Bekasi tahun 2023.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur di RT 05 RW 02 Kelurahan Telaga Asih sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 50 orang responden wanita usia subur di RT 05 RW 02. Analisa univariate menggunakan distribusi frekuensi dan untuk uji bivariate menggunakan uji Chi Square. Penelitian ini menggunakan data primer dari pengisian kuesioner oleh responden.
Berdasarkan hasil analisa dari 50 responden paling banyak memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 31 orang (62,0%), berusia 20-35 tahun sebanyak 41 orang (82,0%). Wanita yang paritasnya tidak berisiko sebanyak 29 orang (58%), berpendidikan minimal SMA sebanyak 29 orang (58%), dan mendapatkan sumber informasi melalui elektronik sebanyak 34 orang (68%). Variabel yang berhubungan pengetahuan adalah Pendidikan dan Sumber informasi dengan nilai 0,000 < 0,05. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah Usia dan Paritas.
Penelitian ini diharapkan menjadi Setelah diketahui hubungan antara pendidikan dan sumber informasi dengan pengetahuan tentang imunisasi HPV dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intesif pada WUS. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai pembuka wawasan yang lebih luas mengenai ilmu kebidanan dan khususnya dalam bidang kesehatan reproduksi.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Debu dan kotoran yang menempel pada kulit wajah dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, penumpukan minyak (sebum), komedo, dan jerawat. Salah satu cara menjaga kebersihan kulit adalah menggunakan micellar water. Micellar water merupakan pembersih wajah yang berkembang dan populer dikalangan remaja untuk pembersihan wajah secara menyeluruh dan mendalam (deep cleansing). Tak sedikit remaja putri yang mengabaikan make-up dan debu yang menumpuk dikulit wajah sehingga menimbulkan berbagai masalah. Tujuan: Berdasarkan latar belakang tersebut dan kebiasaan remaja putri yang mengabaikan kebersihan wajah dengan micellar water, maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya pengetahuan micellar water sebagai pembersih. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden kemudian didata dan diolah menggunakan aplikasi SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa farmasi Universitas Suherman Medika yang berjumlah 141 orang dengan sampel sebanyak 104 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin. Pembahasan: Berdasarkan hasil data penelitian pengetahuan mengenai micellar water Pada Mahasiswi Farmasi di Universitas Medika Suherman pada angkatan 2022 (semester 2) kategori baik sebanyak 34%, angkatan 2021 (semester 4) kategori baik sebanyak 73%, angkatan 2020 (semester 6) kategori baik sebanyak 50%, dan angkatan 2019 (semester 8) kategori baik sebanyak 61%. Kesimpulan: Dari hasil data penelitian keseluruhan yang berkategori baik paling banyak adalah Angkatan 2019 (semester 8) sebanyak 61%. Hal ini dikarenakan pengaruh pengalaman belajar yang mereka pelajari selama perkuliahan. Semakin naik semester yang ditempuh maka semakin baik pengetahuan dan pengalaman yang didapat.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan