2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat, sebanyak 25.050
perempuan menjadi korban kekerasan seksual di Indonesia sepanjang 2022. Jawa Barat menjadi
daerah tertinggi dalam kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Indonesia. Pemerintah
Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) terus
berupaya menekan terjadinya kasus kekerasan terhadap anak dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual di MTS Plus Roudhotul Muhibbin Kabupaten Bekasi Tahun 2023.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi eksperimental Pretest-Post Test With Control Group Design Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 59 orang. Analisa data
menggunakan distribusi frekuensi dan uji Wilcoxon. Penelitian ini melakukan intervensi berupa
pendidikan kesehatan dan mengevaluai dalam kuesioner. Pengambilan data dilakukan pada bulan
Nopember 2023 di MTS Plus Roudhotul Muhibbin Kabupaten Bekasi.
Hasil uji wilcoxon pada kelompok intervensi mendapatkan Nilai p 0,000 < 0,05 kesimpulannya adalah
Ha diterima atau Ho ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan pada pemberian pendidikan
kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual pada kelompok intervensi.
Sedangkan pada kelompok kontrol mendapatkan Nilai p sebesar 0,102 > 0,05 kesimpulannya adalah
Ha ditolak atau Ho diterima artinya tidak ada pengaruh yang signifikan pada pemberian pendidikan
kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kekerasan seksual pada kelompok Kontrol di MTs.
Plus Roudhotul Muhibbin Bekasi tahun 2023. Hasil analisa bivariate didapatkan hasil pada kelompok
intervensi adalah seluruh responden atau 30 orang (100%) mengalami peningkatan pengetahuan,
sedangkan pada kelompok kontrol hanya 5 orang (17,24%) yang mengalami peningkatan
pengetahuan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja dan dijadikan acuan untuk
meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intensif bagi para guru dan tenaga kesehatan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kontrasepsi DMPA adalah kontrasepsi yang hanya mengandung progestin yaitu Depo Medroxyprogesteron
Asetat sebanyak 150 mg, yang diberikan setiap tiga bulan dengan cara disuntikan intramuskuler dalam , didaerah gluteus
maksimus atau deltoideus. Desain penelitian ini adalah penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional.
Populasi dalam penelitian ini sebanyak 115 responden dengan jumlah sampel 89 responden. Teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan
Analisa univariat dan Analisa bivariat. Hasil penelitian menunjukan variabel yang berhubungan dengan peningkatan berat
badan yaitu Umur p value = 0,000 Nilai OR=91,125, Paritas p value = 0,003 Nilai OR=5,147, Jangka Waktu Penggunaan
Kontrasepsi p value = 0,000 Nilai OR=9,750 dan yang tidak berhubungan yaitu Pola Aktifitas dengan p value = 0,662.
Kesimpulan penelitian yaitu ada hubungan antara umur, paritas dan lamanya jangka waktu penggunaan kontrasepsi dengan
peningkatan berat badan pengguna kontrasepsi DMPA, sedangkan untuk pola aktifitas tidak ada hubungann dengan
peningkatan berat badan pengguna kontrasepsi DMPA. Disarankan bagi masyarakat khususnya akseptor kontrasepsi
DMPA untuk mengetahui efek samping penggunaan kontrasepsi DMPA terhadap peningkatan berat badan, dan kepada
bidan agar memberikan konseling secara jelas kepada akseptor mengenai kontrasepsi dan efek samping nya terhadap
peningkatan berat badan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Remaja pada usia sekolah dapat berisiko menjadi remaja obesitas. Kejadian overweight dan obesitas pada remaja disebabkan karena adanya perubahan pola makan dan aktifitas fisik. Konsumsi junk food lebih dari 6 kali perbulan dan aktivitas fisik yang rendah cenderung meningkatkan kejadian overweight dan obesitas pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengkomsumsi junk food dan pola aktifitas terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMPN 2 sukaraja Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 55 responden. sedangkan kriteria normal, overweight dan obesitas menggunakan indikator IMT. Data frekuensi aktivitas dan konsumsi makanan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui bahwa obesitas pada remaja SMP sebanyak 22 (40,0%) , kebiasaan mengkomsumsi junk food sebanyak 23 responden (41,8%), dan aktifitas fisik kurang 28 responden (50,9%).Dalam penelitian ini menggunkan Uji Chi Square didapatkan hasil ada hubungan antara kebiasaan komsumsi junk food dan pola aktifitaS terhadap kejadian obesitas pada remaja SMP 2 Sukaraja bogor, P Value 0,000 ≤ a 0,05. Berdasarkan penelitian ini Disarankan siswa dapat mempertahankan pola makan yang seimbang dan mengatur aktifitas fisik yang baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu kelompok penyakit metabolik dan kronis ditandai dengan
hiperglikemia. Di puskesmas danau indah Di Lihat dari tiga bulan terkahir pasien diabetes melitus berjumlah 120 orang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu adanya hubungan pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2
Metode: jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik yang dengan rancangan cross sectional, populasi pada
penelitian ini adalah 30 orang dan sampelnya mengunakan teknik total sampling dimana besar sampel sama dengan
populasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar obeservasi pengukuran GDS. Analisa data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square.Hasil Penelitian: Hasil pengolahan data menggunakan chi-square
menunjukan bahwa nilai p= 0.023 < a 0,005. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara
pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2, dengan nilai OR 9.750 dan (95% CI = 1-592 – 59.695). Kesimpulan:
Sebagai pasien di Puskesmas Danau Indah memiliki pola makan kurang baik. Di harapkan dapat melakukan pencegahan
secara teratur dan menerapkan Gaya hidup yang sehat dengan Cara menjaga pola makan dan rutin mengecek gula darah
agar tetap normal.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Antibiotik berfungsi untuk membunuh ataupun menghambat pertumbuhan patogen dan pada umumnya digunakan untuk terapi penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Masyarakat Indonesia sebanyak 92% salah dalam penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotik pada anak berbeda degan orang dewasa. Pada penelitian ini penulis mengangkat dari hubungan antara pengetahuan ibu tentang antibiotik dengan rasionalitas penggunaan antibiotik pada balita di Desa Taringgul Tonggoh. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional cross sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik pursosive sampling dan menentukan jumlah sampel menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel pada penelitian sebanyak 137. Alat ukur yang digunakan adalah berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji korelasi spearman dengan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang antibiotik dengan rasionalitas penggunaan antibiotik pada balita di Desa Taringgul Tonggoh dengan nilai p yaitu 0.000 dan koefisiensi korelasi sebesar 0.507. hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif (searah) dan kuat.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu kelompok penyakit metabolik dan kronis ditandai dengan hiperglikemia. Di puskesmas danau indah Di Lihat dari tiga bulan terkahir pasien diabetes melitus berjumlah 120 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu adanya hubungan pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 Metode: jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik yang dengan rancangan cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah 30 orang dan sampelnya mengunakan teknik total sampling dimana besar sampel sama dengan populasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar obeservasi pengukuran GDS. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square.Hasil Penelitian: Hasil pengolahan data menggunakan chi-square menunjukan bahwa nilai p= 0.023 α 0,005. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2, dengan nilai OR 9.750 dan (95% CI = 1-592 – 59.695). Kesimpulan: Sebagai pasien di Puskesmas Danau Indah memiliki pola makan kurang baik. Di harapkan dapat melakukan pencegahan secara teratur dan menerapkan Gaya hidup yang sehat dengan Cara menjaga pola makan dan rutin mengecek gula darah agar tetap normal.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Skabies adalah inflamasi parasit yang disebabkan oleh tungau
(Sarcoptes scabiei). Hasil studi pendahuluan yang di lakukan peneliti di Pondok
Pesantren Ibnu Ajhari Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi pada hari selasa
tanggal 14 Mei 2019. Peneliti melakukan wawancara dan observasi dengan
mengambil sampel 30 santri. Dengan perbandingan 15 santri putri dan 15 santri
putra. Didapatkan hasil 21 santri yang mengalami skabies, santri putri 9 (30%)
dan santri putra 12 (40%) dengan persentase total 21 (70%) santri mengalami
skabie. Santri mengatakan sering mengalami gatal pada malam hari sebanyak 21
(70%) santri, terdapat bekas skabies pada lipatan tangan 11 (37%), dan
pergelangan tangan 13 (43%) santri.
Tujuan penelitian : Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
kejadian penyakit kulit : skabies pada santri Mts Pondok Pesantren Ibnu Ajhari
Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi tahun 2019.
Metode : Penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif dengan pendekatan CrossSectional.
Populasi penelitian ini santri MTs Pondok Pesantren Ibnu Ajhari
dengan jumlah 79 responden. Rancangan analisis data yang digunakan adalah
analisis bivariat berupa uji Chi-Square dengan nilai signifikan < 0,05.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa semua faktor yang diteliti memiliki
pengaruh secara bermakna dengan penyakit kulit : skabies. Variabel yang
mempengaruhi adalah jenis kelamin (p = 0,012 < = 0,05), usia (p = 0,004 < =
0,05), pengetahuan (p = 0,043 < = 0,05), kebersihan perorangan (p = 0,003 <
= 0,05), kebersihan pakaian (p = 0,021 < = 0,05), kebersihan handuk, tempat
tidur dan sprai (p = 0,030 < = 0,05), lingkungan : kelembaban (p = 0,015 < =
0,05).
Kesimpulan : Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin, usia,
pengetahuan, kebersihan perorangan, kebersihan pakaian, kebersihan handuk,
tempat tidur, sprai dan lingkungan : kelembaban dengan kejadian kejadian
penyakit kulit : skabies pada santri MTs Pondok Pesantren Ibnu Ajhari
Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi tahun 2019.
Saran : Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan dan informasi bagi
Pondok Pesantren serta menambah pengetahuan bagi santri untuk lebih
meningkatkan kebersihan diri.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Alat kontrasepsi dalam rahim yang merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang
memiliki efektifitas tinggi. Namun ada beberapa efek samping yang membuat pengguna KB AKDR merasa tidak nyaman, yaitu meningkatnya jumlah darah menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan menoragia dengan kadar hemoglobin pada akseptor KB AKDR.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analitik kuantitatif dengan menggunakan desain
penelitian cross sectional. Tenik pengambilan sampel ini secara total sampling yaitu sebanyak 43 responden yang merupakan akseptor KB AKDR di wilayah Desa Wangun Harja Kabupaten Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan alat pemeriksa HB digital, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hubungan variabel dependent dan independen di uji dengan Chi-square.
Hasil penelitian Uji Statistik berdasarkan analisis univariat didapatkan bahwa sebagaian ibu yang
menggunakan KB AKDR di Desa Wangun Harja yang mengalami anemia sebanyak 21 (48,8%) dan yang tidak mengalami anemia sebanyak 22 (51,2%) sedangkan akseptor KB AKDR yang mengeluh
mengeluarkan darah lebih banyak dari sebelumnya atau menoragia sebanyak 30 (69,8%) dan yang yang tidak mengalami menoragia 13(30,2%. Berdasarkan analisa bivariat Uji Chi-square didapatkan hasil bahwa variabel yang berhubungan dengan menoragia dengan kadar hemoglobin pada akseptor kb AKDR (P.value 0,036 dan OR 0,174)
Kesimpulan dari 1 variabel yang diteliti (menoragia) hasilnya berhubungan dengan kadar
hemoglobin pada akseptor kb AKDR di Desa Wangun Harja Kabupaten Bekasi. Saran yang diharapkan dapat menerapkan asuhan pasca pemasangan AKDR dalam mengantisipasi efek samping dari kontrasepsi AKDR, yaitu menoragia yang berdampak kejadian pada anemia difiensi zat besi.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan