Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DO

277 karya publik ditemukan.

2026: 182025: 152024: 302023: 1112022: 112021: 612020: 202019: 10

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa dan Siswi Tentang Perilaku Seks Bebas di MTS Tarbiyyatul Assas Kabupaten Bekasi 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kecenderungan remaja untuk melakukan seks bebas meningkat dari 53,76% menjadi 72,50% menurut WHO, Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan terhadap 10 siswa di MTS Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi, 70% dari mereka kurang mengetahui tentang seks bebas. Sementara itu, 30% siswa lainnya berpengetahuan baik dan pernah belajar, baik dari media sosial maupun konseling sekolah, tetapi hanya sebatas hamil diluar nikah. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa dan siswi tentang perilaku seks bebas di Mts Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi Tahun 2025. Subyek dan mtode: Populasi dan sampel dalam penelitian ini seluruh siswa dan siswi kelas VII, VIII, dan IX di MTS Tarbiyatul Asaas Kabupaten Bekasi. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel meliputi 28 orang kelas VII, 22 orang kelas VIII, dan 15 orang kelas IX. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksprimental dengan one-group pretest-posttest. Hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank nilai p-value 0,000 yang berarti adanya pengaruh signifikan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Diharapkan pihak sekolah dapat terus mengadakan pendidikan kesehatan secara berkala, khususnya mengenai perilaku seks bebas dengan menggunakan media cetak leaflet yang terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi, selain itu keterlibatan guru dan orang tua juga penting dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada siswa dan siswi guna mencegah perilaku menyimpang sejak dini.

Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) di Kobak Rotan Desa Sukamakmur Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Tingkat penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Sukamakmur. Salah satu faktor utama yang memengaruhi adalah rendahnya tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS). Pendidikan kesehatan dinilai sebagai upaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait MKJP. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang MKJP terhadap peningkatan pengetahuan WUS di Kobak Rotan Desa Sukamakmur Bekasi Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian sebanyak 30 orang WUS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan WUS setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang MKJP dengan nilai p < 0,05. Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, namun setelah intervensi terjadi peningkatan ke kategori cukup dan baik. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang MKJP berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan WUS di Desa Sukamakmur. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan kegiatan edukasi terkait MKJP dalam upaya mendukung keberhasilan program keluarga berencana.

Pengaruh Akupresur (P6) Terhadap Keluhan Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama di TPMB Bidan Siska Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Mual dan muntah merupakan keluhan fisiologis yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan, dengan prevalensi 70–80% pada ibu hamil. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas, menurunkan asupan nutrisi, hingga berdampak pada pertumbuhan janin. Akupresur Titik P6 pada titik Pericardium 6 (P6) merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang aman dan alami untuk mengurangi gejala tersebut. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Akupresur Titik P6 terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Metode : Penelitian menggunakan desain praeksperimental one-group pretest-posttest yang dilakukan di TPMB Bidan Siska, Bekasi, pada bulan Mei–Juni 2025. Sampel sebanyak 38 ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual muntah dipilih dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah Akupresur Titik P6, sedangkan variabel dependen adalah tingkat mual muntah yang diukur dengan kuesioner PUQE (Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal (P <0,05). Hasil : Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami mual muntah sedang (76,3%), sedangkan setelah intervensi mayoritas bergeser menjadi mual muntah ringan (71,1%). Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat penurunan signifikan keluhan setelah Akupresur Titik P6 (mean rank=10,00; p=0,000; 95% CI). Kesimpulan : Akupresur Titik P6 terbukti berpengaruh signifikan dalam menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama, sehingga dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil.

Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesaria di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Jumlah persalinan dengan metode SC meningkat setiap tahunnya, berbagai faktor dengan berbagai indikasi. Pasien operasi caesar sering kali merasakan nyeri sebagai salah satu akibat yang paling nyata, Salah satu teknik distraksi untuk menurunkan intensitas nyeri adalah dengan mendengarkan murotal Al-Qur’an. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal terhadap penurunan nyeri pada pasien post SC di ruang nifas Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang Tahun 2025. Metode : Penelitian ini melakukan desain one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu Post Sectio Caesaria di Ruang Nifas RS Ridhoka Salma, Sampel penelitian nya adalah Ibu Post Sectio Caesaria yang memenuhi syarat inklusi sebanyak 65 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dalam bentuk kuesioner observasional yang menggunakan skala penilaian numerik (NRS) untuk mengukur nyeri sebelum dan sesudah intervensi terapi murotal surat Ar Rahman. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil : Hasil analisis menunjukan adanya pengaruh yang signifikan pada penurunan nyeri pasien post SC setelah diberikan intervensi terapi surat Ar Rahman dengan nilai p < 0,005. Sebelum intervensi, mayoritas responen memiliki skala nyeri berat. Namun setelah intervensi terjadi penurunan skala nyeri sedang dan ringan. Kesimpulan : terapi murotal surat Ar Rahman berpengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri pasien post SC di ruang Nifas RS Ridhoka Salma Cikarang. Disarankan untuk tenaga kesehatan agar bisa menerapkan terapi murotal dalam upaya menurunkan nyeri pada post SC.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi di Desa Sindangsari Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Imunisasi dasar lengkap (IDL) berperan penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) pada bayi. Meskipun program imunisasi telah dilakukan secara luas, cakupan IDL di wilayah Puskesmas Cabangbungin belum mencapai target nasional 100%, hanya sebesar 94% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Sindangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan di desa Sindangsari. Sebanyak 60 responden ditetapkan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, usia, pekerjaan, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar (p < 0,05). Ibu dengan pengetahuan baik, pendidikan tinggi, usia <30 tahun, tidak bekerja, serta mendapatkan dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga, cenderung lebih melengkapi imunisasi dasar bayinya. Penelitian ini menekankan pentingnya peran Puskesmas, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung imunisasi dasar, serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih luas.

Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Keputihan di TPMB Ira Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia subur (WUS). Kurangnya pengetahuan dalam membedakan keputihan normal dan abnormal dapat meningkatkan risiko infeksi. Di Kabupaten Bekasi, prevalensi keputihan pada WUS mencapai 29,48% pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan wanita uisa subur tentang keputihan di TPMB Ira Meykumala Dewi Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest pada 57 responden yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan responden setelah intervensi (p = 0,000), dengan mayoritas responden sebelum intervensi berada pada kategori cukup (61,4%) dan kurang (36,8%), sedangkan setelah intervensi seluruh responden (100%) masuk kategori baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio visual efektif meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai keputihan dan dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi kesehatan reproduksi.

Pengaruh Pemberian Edukasi Media Booklet Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini di Kelas VIII SMPN 3 Cibarusah Kabupaten Bekasi

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pernikahan dini mengacu pada pernikahan yang melibatkan remaja, yaitu individu yang berusia antara 13 hingga 18 tahun, yang sebetulnya belum sepenuhnya matang baik secara fisik maupun mental. Kegiatan menikah di usia muda menjadi hal yang dianggap biasa oleh beberapa kelompok dalam masyarakat atau budaya Indonesia. Tingginya angka pernikahan dini di Indonesia, khususnya di Kecamatan Cibarusah, menjadi perhatian serius karena berdampak pada aspek kesehatan, pendidikan, dan psikososial remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi media booklet terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di kelas VIII SMPN 3 Cibarusah. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja kelas VIII di SMPN 3 Cibarusah yang berjumlah 359 siswa. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 189 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan edukasi dengan media booklet, dan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi menggunakan media booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini. Diharapkan media ini dapat digunakan sebagai salah satu metode edukatif dalam upaya pencegahan pernikahan dini.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Perawatan Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II yang Memiliki Ulkus Diabetikum di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Diabetes Melitus tipe II merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah ulkus diabetikum. Perawatan kaki yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko ulkus diabetikum, yang berpotensi menyebabkan amputasi dan penurunan kualitas hidup pasien. Tujuan Penelitian : Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus tipe II dengan ulkus diabetikum di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 60 pasien Diabetes Melitus tipe II yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nottingham Assessment of Functional Footcare (NAFF), kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS), dan kuesioner Diabetic Foot Care Knowledge Scale (DFKS). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penghasilan, dukungan keluarga, edukasi, dan perilaku perawatan kaki pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan ulkus diabetikum (p-value <0.05). Pasien dengan tingkat penghasilan tinggi, dukungan keluarga yang baik, dan edukasi yang memadai cenderung memiliki perilaku perawatan kaki yang lebih baik. Simpulan : Perilaku perawatan kaki yang baik memiliki peran penting dalam mencegah ulkus diabetikum pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Edukasi dan intervensi mengenai perawatan kaki perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko komplikasi ulkus diabetikum dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Pengaruh Jalan Kaki Terhadap Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Pada Pasien Lansia Penderita Hipertensi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Tahun 2025

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan kondisi kronis yang umum terjadi pada kelompok lanjut usia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti gangguan jantung, stroke, penyakit pembuluh darah tepi, serta kerusakan retina mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan (Kemenkes, 2022). Aktivitas jalan kaki secara rutin terbukti mampu membantu mencegah, mengontrol, dan menstabilkan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, pada lansia pengidap hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aktivitas jalan kaki terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, pada tahun 2025. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi experimental model one group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 80 orang lansia yang memiliki riwayat hipertensi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, yang menampilkan adanya perbedaan signifikan antara nilai tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi, dengan hasil p = 0,002 untuk sistolik dan p = 0,000 untuk diastolik (p < 0,05), sehingga hipotesis dinyatakan diterima. Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa jalan kaki secara teratur memberikan dampak positif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Disarankan agar lansia melakukan jalan kaki minimal tiga kali seminggu selama 30 menit untuk membantu menjaga kestabilan tekanan darah mereka.

Hubungan Komunikasi Terapeutik Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Ruang Rawat Interna Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Angka kejadian diabetes melitus tipe 2 (DMT2), suatu kondisi kronis, terus meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana keterampilan komunikasi terapeutik perawat di Unit Perawatan Internal RS Sentra Medika memengaruhi kebahagiaan pasien diabetes tipe 2. Enam puluh pasien dipilih secara acak dari sekumpulan calon partisipan dalam penelitian kuantitatif ini yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Kuesioner digunakan untuk pengumpulan data, dan uji chi-square digunakan untuk analisis. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien (p = 0,029), dengan Prevalence Ratio (PR) 2,045 (Confidence Interval (CI) 1,143–3,660) serta Correlation Coefficient (CC) 0,301, yang mengindikasikan hubungan rendah. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik yang efektif berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kepuasan pasien DMT2.

Hubungan Kenaikan Berat Badan Dengan Konsep Diri Akseptor KB Hormonal di PMB Listianingsih Tambun Selatan Kabupaten Bekasi

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang akseptor KB Hormonal merencanakan salah satu metode yang di pilih oleh akseptor untuk mengatur kehamilan, namun salah satu efek samping yang sering dikeluhkan adalah kenaikan berat badan. Untuk mencegah terjadinya kenaikan berat badan harus diketahui beberapa faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kenaikan berat badan perubahan ini dapat mempengaruhi konsep diri yang mencerminkan bagaimana individu memandang, menilai dan menerima dirinya sendiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan dengan konsep diri akseptor kb hormonal di pmb listianingsih tambun Selatan kabupaten Bekasi. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan deskriptif analitik. Penelitian ini dilaksanakan di pmb listianingsih tambun Selatan kabupaten Selatan. yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rumus slovin dengan jumlah 40 responden. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan kb hormonal yang memiliki kenaikan berat badan di pmb listianingsih tambun Selatan kabupaten Bekasi. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner kenaikan berat badan dan konsep diri. Hasil penelitian dari uji Chi-Square didapatkan adanya Hubungan kenaikan berat badan dengan konsep diri akseptor kb hormonal di pmb listianningsih tamun Selatan kabupaten Bekasi dengan nilai p-value 0,002 dan adanya hubungan kenaikan berat badan dengan konsep diri akseptor kb hormonal di pmb listianningsih tambun Selatan kabupaten Bekasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Ada hubungan yang signifikan antara Kenaikan Berat Badan dengan Konsep Diri Akseptor KB di PMB Listianingsih Tambun Selatan Kabupaten Bekasi yang ditandai dengan nilai p = 0,002 < α = 0,05.

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG RAWAT INTERNA RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIKARANG

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Komunikasi terapeutik perawat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepuasan pasien, namun penelitian mengenai hubungan keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien DMT2 di Ruang Rawat Interna RS Sentra Medika Cikarang. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 60 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien (p = 0,029), dengan Prevalence Ratio (PR) 2,045 (Confidence Interval (CI) 1,143–3,660) serta Correlation Coefficient (CC) 0,301, yang mengindikasikan hubungan rendah. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik yang efektif berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kepuasan pasien DMT2. Oleh karena itu, perawat perlu mengembangkan keterampilan komunikasi terapeutik, sementara rumah sakit disarankan untuk mengadakan pelatihan rutin guna meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan secara menyeluruh.

Hubungan Pola Makan Dengan Faktor Resiko Prediabetes Pada Remaja di SMK Bintang Harapan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Prediabetes sebagai pencetus awal dalam dialaminya “diabetes melitus tipe 2” ataupun dikenal juga DMT2 ditandai melalui tingkat glukosa darah puasanya sejumlah 100 sampai ke 125 mg/dl ataupun tingkatan glukosa darahnya dalam 2 jam posprandial yaitu sejumlah 140 sampai ke 199 mg/dl. Tujuannya agar dapat mengetahui mengenai kaitan pola makan melalui sebuah faktor resiko prediabetes kepada remaja di SMK kelas XI di Cibarusah. Metode cross-sectional digunakan dalam mempelajari hubungan yang dimiliki diantara variabel independen melalui dependenn lewat observasi atau pengukuran pada periode yang sama. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK kelas XI di Cibarusah yaitu 254 individu serta sampelnya sejumlah 152 individu melalui pemakaian metode purposive sampling. Hasil: Hubungan Pola Makan dengan Riwayat Keluarga dengan DM sebanyak 122 responden (80,3%) menggunakan uji chi-square menunjukan bahwa nilai p-value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola makan dengan kejadian prediabetes di SMK kelas XI Cibarusah dengan nilai p-value yang sejumlah 0,000 (p < 0,05). Diharapkan untuk para pembaca disarankan untuk menghindari makan-makanan yang dapat menyebabkan prediabetes contoh nya seperti : Nasi, Mie Instan, Gula pasir, Tepung, Soft Drink dan junk food

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini di SMAN 1 Tambun Utara Tahun 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Pernikahan sehat dan sejahtera merupakan pernikahan yang diinginkan, tidak semua pernikahan dilaksanakan sesuai dengan kriteria khususnya dari segi usia dan faktor kesiapan menikah yang lain sehingga berujung pada perceraian. Usia salah satu faktor yang perlu dilihat sebelum adanya pernikahan, karena menikah di usia muda merupakan tantangan besar bagi setiap pasangan, akan tetapi fenomena menikah usia muda di Indonesia menjadi hal yang biasa. Tujuan : Mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMA N 1 Tambun Utara tahun 2024 Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan Populasi penelitian 748 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu Random sampling dengan rumus Slovin di dapatkan sampel 88 orang. Analisis menggunakan Uji Chi-square. Hasil : Pada analisis Univariat didapatkan mayoritas ekonomi keluarga <UMR (<Rp.5.200.000) sebanyak 56.8%, sebanyak 59.1% remaja kurang terpapar media informasi, sebanyak 58% remaja orang tua yang kurang mendukung dan sebanyak 60.2% remaja dengan teman yang kurang mendukung. Pada analisis Bivariat didapatkan nilai P= 0.022 <0,05 dengan odd ratio (OR) 2.726, ekonomi <UMR beresiko 2.726 kali lebih besar memiliki pengetahuan kurang di banding ekonomi ≥UMR, Nilai P=0.013 <0,05 dengan ratio (OR) 3.342, remaja kurang terpapar beresiko 3.342 kali lebih besar berpengetahuan kurang di banding remaja yang terpapar media informasi. Nilai P=0.013 <0,05 dengan odd ratio (OR) 3.012, peran orang tua kurang mendukung memiliki resiko 3.012 kali lebih besar berpengetahuan kurang di bandingkan dengan peran orang tua mendukung dan nilai p= 0.013 <0,05 dengan odd ratio (or) 3.028, peran teman kurang mendukung memiliki resiko 3.028 kali lebih besar berpengetahuan kurang dibanding peran teman yang mendukung. Kesimpulan: Ada hubungan ekonomi keluarga, media informasi, peran orang tua, dan peran teman dengan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMA N 1 Tambun Utara tahun 2024. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai masukan untuk melakukan penyuluhan kepada remaja usia subur tentang pernikahan dini.

Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di TPMB Bidan A Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : WHO Merekomendasikan bahwa memberikan air susu ibu (ASI) secara ekslusif selama 6 bulan pertama kehidupan merupakan bagian dari pelaksanaan standar emas pemberian makanan bayi dan anak (PMBA). Cakupan pemberian ASI Dinkes Kabupaten Bekasi tahun 2021 sebesar 72,59%, pemberian ASI Eksklusif mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun 2020 yang hanya sebesar 65,53%. Studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Juli - Agustus terhadap ibu nifas yang berada di TPMB Bidan. A terdapat 50% yang mengeluh ASI nya tidak keluar lancar dan keluarpun dengan jumlah ASI yang sedikit, atas dasar tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifal di TPMB Bidan.A Kabupaten Bekasi. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest pottest desilgn. Populalsil peneliltilaln yalknil ilbu post palrtum halril ke 1 salmpalil 42 hari pada bulan Juli dil TPMB Bildaln.A sebanyak 35 responden. teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling. Jumlah sampel penelitian ini adalah 35 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon Range List Hasil : Hasiil Uji Wilcoxone Range List diperoleh nilai p= 0.001 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Bidan.A Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2024 Kesimpulan: Terdapat adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Bidan.A. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dalam memberikan KIE kepada pasien tentang perawatan payudara dan pijat oksitosin sehingga dapat meningkatkan cakupan pemberian ASI ekslusif.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Remaja Terhadap Pergaulan Bebas di SMAN 1 Cikarang Timur Tahun 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Masa remaja merupakan masa transisi yang kritis sebagai kunci berkembangnya pengalaman baru yaitu usia 10-19. Masa remaja dihadapkan pada dorongan untuk mengkonsumsi alkohol, rokok, atau obat-obatan lain serta memulai perilaku pergaulan bebas. Hal ini menjadikan resiko terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV serta masalah penyesuaian dengan kesehatan mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja terhadap pergaulan bebas di SMAN 1 Cikarang Timur Tahun 2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 749 responden dengan menggunakan rumus slovin, sampel pada penelitian ini berjumlah 261 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu Stratified Random Sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan di Analisa menggunakan Analisa univariat dan Analisa bivariate yaitu chi-square dan odds ratio. Hasil dari penelitian menunjukan variabel berhubungan dengan pengetahuan remaja terhadap pergaulan bebas yaitu Keluarga p value = 0,026 Nilai OR=0.519, Lingkungan p value = 0,001 Nilai OR=0.403, Media sosial p value = 0,000 Nilai OR=0.249 dan Teman sebaya p value = 0.000 nilai OR= 0.391. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara keluarga, lingkungan, media sosial, dan teman sebaya dengan pengetahuan remaja terhadap pergaulan bebas di SMAN 1 Cikarang Timur Tahun 2024. Disarankan untuk para remaja lebih menjaga diri dalam pergaulan agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.