Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: ketuban pecah dini
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Prematur di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2024

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Persalinan prematur merupakan persalinan yang terjadi pada kehamilan kurang dari 37 minggu, termasuk salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada bulan Januari sampai bulan Desember 2024 angka kejadian kelahiran prematur di RS Sentra Medika Cikarang sebanyak 100 kasus yang di akibatkan ketuban pecah dini (KPD), Preeklamsi/Eklamsi, usia lebih dari 40 tahun, paritas, kurangnya pengetahuan tentang komplikasi dalam kehamilan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan prematur di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik melalui metode cross sectional. Sampel berjumlah 318 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik sampling random sampling. Instrumen penelitian berupa data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara paritas (p=0,036), pendidikan (p= 0,003), usia (p=0,037), KPD (p=0,014), preeklamsi/eklamsi (p=0,041). Kesimpulan: Faktor paritas, pendidikan, usia, ketuban pecah dini, preeklamsi/eklamsi memiliki hubungan signifikan terhadap persalinan prematur. Upaya untuk meningkatan wawasan tentang faktor yang mempengaruhi persalinan prematur khususnya faktor dari ibu, meningkatan edukasi pemeriksaan hamil rutin, dukungan keluarga dan peran aktif tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah persalinan prematur.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) di Sentra Medika Hospital Cikarang Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Pada tahun 2020, Berdasarkan data WHO menyatakan bahwa KPD di Indonesia sebanyak 65%, angka kejadian KPD di Jawa Barat sebanyak 230 kasus. Rencana strategi Nasional memperdayakan wanita, keluarga dan masyarakat melalui promosi kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban Pecah Dini di Sentra Medika Hospital Cikarang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan Deskriptif Case Control adalah studi analitik yang menganalisis hubungan dengan menggunakan logika terbalik yaitu menentukan penyakit (Outcome) terlebih dahulu kemudian mengidentifikasi penyebab. Sampel berjumlah 528 ibu hamil yang mengalami KPD dan yang non KPD. Instrumen penelitian ini berupa data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan dilihat dari nilai (p value <0,05) antara usia ibu (p=0,003), paritas (p=0,011), usia kehamilan (p=0,033), riwayat KPD (p=0,009), pekerja (p=0,003) dengan kejadian KPD di Sentra Medika Cikarang Tahun 2025. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu, paritas, usia kehamilan, riwayat KPD dan pekerjaan.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pencegahan Ketuban Pecah Dini (KPD) di Puskesmas Tambelang

2025•Koleksi Perpustakaan

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari pendidikan kesehatan metode audio visual tentang pencegahan KPD terhadap pengetahuan Ibu Hamil. Metode penelitian yang digunakan ialah pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 135 responden pada ibu hamil, sampel yang digunakan sebanyak 57 responden pada ibu hamil, menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian pre test menunjukan bahwa ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 57,9%, Sedangkan hasil post test ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 93%, dengan nilai P value 0,000 < 0,05, menunjukan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan metode audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan KPD. Dengan adanya penelitian ini diharapkan berkembangnya tingkat pelayanan dibidang keperawatan maternitas khususnya dalam mencegah terjadinya KPD pada ibu hamil secara dini.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI PUSKESMAS TAMBELANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan. Data Riskesdas menyatakan sebanyak 5,6% mengalami KPD pada tahun 2018. Pentingnya menurunkan angka kejadian KPD ini perlu adanya edukasi melalui pendidikan kesehatan tentang pencegahan KPD pada ibu hamil melalui audio visual, audio visual ini bisa melalui indra pendengaran maupun indra penglihatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari pendidikan kesehatan metode audio visual tentang pencegahan KPD terhadap pengetahuan Ibu Hamil yang ada di Puskesmas Tambelang. Metode penelitian yang digunakan ialah pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 135 responden pada ibu hamil, sampel yang digunakan sebanyak 57 responden pada ibu hamil, menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian pre test menunjukan bahwa ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 57,9%, pengetahuan cukup 19,3%, dan pengetahuan kurang 22,8%, Sedangkan hasil post test ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 93%, pengetahuan cukup 7%, dan pengetahuan kurang 0%, dengan nilai P value 0,000 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Hipotesis diterima yang artinya terdapat pengaruh pendidikan kesehatan metode audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan KPD. Saran untuk pelayanan kesehatan diharapkan berkembangnya tingkat pelayanan dibidang keperawatan maternitas khususnya dalam mencegah terjadinya KPD pada ibu hamil secara dini.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI PUSKESMAS TAMBELANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan. Data Riskesdas menyatakan sebanyak 5,6% mengalami KPD pada tahun 2018. Pentingnya menurunkan angka kejadian KPD ini perlu adanya edukasi melalui pendidikan kesehatan tentang pencegahan KPD pada ibu hamil melalui audio visual, audio visual ini bisa melalui indra pendengaran maupun indra penglihatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari pendidikan kesehatan metode audio visual tentang pencegahan KPD terhadap pengetahuan Ibu Hamil yang ada di Puskesmas Tambelang. Metode penelitian yang digunakan ialah pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 135 responden pada ibu hamil, sampel yang digunakan sebanyak 57 responden pada ibu hamil, menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian pre test menunjukan bahwa ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 57,9%, pengetahuan cukup 19,3%, dan pengetahuan kurang 22,8%, Sedangkan hasil post test ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 93%, pengetahuan cukup 7%, dan pengetahuan kurang 0%, dengan nilai P value 0,000 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Hipotesis diterima yang artinya terdapat pengaruh pendidikan kesehatan metode audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan KPD. Saran untuk pelayanan kesehatan diharapkan berkembangnya tingkat pelayanan dibidang keperawatan maternitas khususnya dalam mencegah terjadinya KPD pada ibu hamil secara dini.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Hamil di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2018

2020•Koleksi Perpustakaan

Ketuban pecah dini dapat menimbulkan berbagai masalah bagi ibu maupun janin, misalnya bagi ibu dapat terjadi, perdarahan postpartum, dan infeksi pada masa nifas. Pada janin dapat terjadi partus premature, dll. Kasus KPD di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2017 sebanyak 148 kasus dari 442 persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara gemeli, bayi besar, kelainan bawaan ketuban, dan infeksi dengan kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Kabupaten Bekasi pada bulan Juni-November tahun 2018 yaitu 478 ibu. Sampel yang digunakan adalah seluruh ibu bersalin dengan ketuban pecah dini sebanyak 53 kasus. Namun, pada penelitian ini peneliti mengambil pembandingan sebanyak 3x dari kasus 1:3 dimana ibu yang mengalami ketuban pecah dini sebanyak 53 orang dan yang tidak mengalami ketuban pecah dini sebanyak 159 orang. Total sampel sebanyak 212 sampel. Sumber data didapat dari rekam medik (data sekunder). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian Uji Statistic Chi-Square berdasarkan analasis univariat didapatkan bahwa sebagian kecil ibu hamil di RSUD Kabupaten Bekasi mengalami ketuban pecah dini sebanyak (25.0%), Gemeli sebanyak (28.3%), bayi besar sebanyak (12.7%), kelainan bawaan ketuban sebanyak (34.4%), infeksi vagina sebanyak (31.1%). Berdasarkan analisis bivariat didapatkan hasil bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini adalah Gemeli (Pvalue:0.008 ; OR:2.528), bayi besar (Pvalue:0.006 ; OR:3.366), kelainan bawaan ketuban (Pvalue:0.037 ; OR:2.065), dan infeksi (Pvalue:0.040 ; OR:2.068) Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara kejadian ketuban pecah dini dengan (gemeli, bayi besar, kelainan bawaan ketuban, dan infeksi) pada ibu hamil di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2018. Saran bagi ibu hamil diharapakan dapat meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini pada ibu hamil apabila terjadinya ketuban pecah dini.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail