Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: hubungan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stroke Iskemik di ruang Stroke Unit RS Sentra Medika Cikarang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Stoke iskemik merupakan suatu kondisi yang terjadi diakibatkan oleh pasokan darah ke bagian otak tiba-tiba terganggu, karena sebagian sel otak mengalami kematian akibat gangguan aliran darah karena sumbatan pembuluh darah otak.Tujuan penelitian ini berhubungan untuk mengetahui faktor –faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian stroke iskemik diruang stroke unit RS.Sentra Medika Cikarang. Metode: penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menganalisis data primer yang didapatkan dari hasil wawancara pada pasien stroke iskemik,populasi berjumlah 36 responden dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian : Dari hasil menunjukan mayoritas responden berumur 56-65 tahun sebanyak 17 responden (47,2%). Riwayat Hipertensi diperoleh sebanyak 26 responden (72,2%) nilai pvalue=0’000. Mayoritas Jenis kelamin laki-laki sebanyak 18 responden dengan prosentase (50%) dengan nilai pvalue= 0,032. Mayoritas responden memiliki riwayat diabetes melitus dengan 26 responden (72,2%) dengan pvalue=0,000. serta pasien dengan riwayat Merokok dengan 15 responden (41,7%)dengan nilai pvalue=0,002. Kesimpulan: ada hubungan antara hipertensi, jenis kelamin, diabetes mellitus dan merokok pada pasien stroke iskemik

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kesehatan Mental Ibu Hamil Trimester III di Desa Banjarsari Kab. Bekasi Tahun 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesehatan mental ibu hamil trimester III perlu diperhatikan karena perubahan fisik dan psikologis serta persiapan persalinan dapat meningkatkan kecemasan. Studi pendahuluan di Desa Banjarsari menunjukkan 6 dari 10 ibu hamil trimester III mengalami keluhan psikologis berupa kecemasan, kekhawatiran terhadap kondisi janin, dan gangguan tidur. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental ibu hamil trimester III di Desa Banjarsari Tahun 2026. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 50 ibu hamil trimester III menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat pengetahuan, kondisi ekonomi, dukungan suami dan keluarga, paritas, serta status pernikahan. Kesehatan mental dioperasionalkan melalui tingkat kecemasan yang diukur menggunakan subskala Anxiety DASS-21. Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Sebanyak 23 responden (46,0%) mengalami kecemasan kategori sedang. Terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan (p = 0,027), kondisi ekonomi (p = 0,001), dukungan suami dan keluarga (p = 0,008), paritas (p < 0,001), serta status pernikahan (p = 0,026) dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan: Kelima faktor yang diteliti berhubungan bermakna dengan kesehatan mental ibu hamil trimester III yang dioperasionalkan melalui tingkat kecemasan di Desa Banjarsari Kab. Bekasi Tahun 2026.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Penggunaan SunscreenPada Mahasiswi Farmasi Universitas Medika Suherman

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sinar matahari memiliki indeks radiasi ultraviolet (UV A & UV B) yang dapat berdampak bagi kesehatan kulit. Salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif pada kulit dari sinar ultraviolet matahari langsung dengan menggunakan sunscreen. Sunscreen merupakan sediaan kosmetik yang dapat menyerap atau memantulkan sinar ultraviolet matahari (UV) yang digunakan untuk perlindungan fungsional dan struktur kulit. untuk mengetahui persentase pengetahuan, perilaku penggunaan sunscreen dan mencari adanya hubungan atau tidak antara pegetahuan dengan perilaku penggunaan sunscreen pada mahasiswi farmasi Universitas Medika Suherman. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan metode univariat dan bivariat (sperhman rho) sehingga penelitian ini menggunakan instrument peninjauan dengan menyebar kuesioner. Analisis univariat menunjukkan sebanyak 84% memiliki pengetahuan yang baik, 12% memiliki pengetahuan yang cukup baik, dan 4% memiliki pengetahuan yang kurang baik. Kemudian sebanyak 54% memiliki perilaku yang baik, 39% memiliki perilaku yang cukup baik, dan 7% memiliki perilaku yang kurang baik. Hasil uji korelasi menggunakan Spearman Rho hubungan pengetahuan dengan perilaku penggunaan sunscreen didapatkan nlai rHitung sebesar 0,149 dengan nilai signifikasi (P Value) 0,131. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rHitung > 0,131 yang artinya tidak terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku penggunaan sunscreen. Tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan sunscreen pada mahasiswi farmasi di Universitas Medika Suherman

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Faktor-faktor Resiko yang Berhubungan Dengan Kejadian Stroke Iskemik di Ruang Stroke Unit RS Sentra Medika Cikarang Kabupaten Bekasi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stoke iskemik merupakan suatu kondisi yang terjadi diakibatkan oleh pasokan darah ke bagian otak tiba-tiba terganggu, karena sebagian sel otak mengalami kematian akibat gangguan aliran darah karena sumbatan pembuluh darah otak.Tujuan penelitian ini berhubungan untuk mengetahui faktor –faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian stroke iskemik diruang stroke unit RS.Sentra Medika Cikarang. Metode penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menganalisis data primer yang didapatkan dari hasil wawancara pada pasien stroke iskemik,populasi berjumlah 36 responden dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan mayoritas responden berumur 56-65 tahun sebanyak 17 responden (47,2%). Riwayat Hipertensi diperoleh sebanyak 26 responden (72,2%) nilai pvalue=0’000. Mayoritas Jenis kelamin laki-laki sebanyak 18 responden dengan prosentase (50%) dengan nilai pvalue= 0,032. Mayoritas responden memiliki riwayat diabetes melitus dengan 26 responden (72,2%) dengan pvalue=0,000. serta pasien dengan riwayat Merokok dengan 15 responden (41,7%)dengan nilai pvalue=0,002. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara hipertensi, jenis kelamin, diabetes mellitus dan merokok pada pasien stroke iskemik

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Persalinan SC di RS Harapan Mulya Cibarusah Kab. Bekasi Tahun 2020

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sectio caesarea adalah suatu persalinan buatan, di mana janin dilahirkan melalui suatu insisi pada dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram. Menurut Word Health Organization (WHO) mengatakan standart rata-rata operasi SC sekitar 5-15%. Angka kematian akibat sectio caesarea adalah sekitar 5,8 per 100.000 persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya persalinan sectio caesarea di RS Harapan Mulya Kab. Bekasi Tahun 2020 Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional.. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang bersalin di RS Harapan Mulya Kab. Bekasi Tahun 2020 dari tanggal 22 Oktober 2021 sampai dengan 22 Januari 2022 sebanyak 1.777 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan systematic random sampling sebanyak 230 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan persalinan sectio caesarea adalah kepemilikan BPJS, komplikasi persalinan, usia, paritas, status pekerjaan. Kepemilikan BPJS p value adalah 0.754, komplikasi persalinan p value adalah 0.000 nilai OR=12.475, usia p value 0.001, OR = 2.540, paritas p value adalah 0.000 nilai OR = 2.519, status pekerjaan p value adalah 0.131. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara komplikasi persalinan, umur, paritas dengan persalinan sectio caesarea di RS Harapan Mulya Kab. Bekasi tahun 2020, dan tidak ada hubungan kepemilikan BPJS dan status pekerjaan ibu di karena dengan kemudahan menggunakan BPJS Kesehatan Di era JKN setiap masyarakat mempunyai jaminan Kesehatan sehingga tidak berpengaruh dengan status pekerjaan ibu dan sosial ekonomi masyarakat. Diharapkan Bagi ibu hamil, Disarankan ibu hamil agar selalu memeriksakan kehamilannya ditempat pelayanan kesehatan terdekat untuk mencegah dini terjadinya risiko tinggi pada kehamilan.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Studi Fenomenologi Citra Diri Pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2020

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara adalah salah satu dari banyak penyakit yang ditakuti oleh masyarakat khususnya wanita. Pandangan wanita tentang citra diri setelah menjalani kemoterapi bersifat sangat individual, memberi dampak terhadap citra diri bagi wanita, wanita yang menjalani kemoterapi memiliki pandangan negatif tentang citra diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor citra diri pada pasien kanker payudara setelah dilakukan tindakan pengangkatan payudara (mastektomi) dan menjalani kemoterapi di RS Sentra Medika Cisalak. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian fenomenologi deskriptif, dengan menggunakan triangulasi sebagai validasi data. Partisipan penelitian yang digunakan adalah pasien kanker payudara yang sudah dilakukan tindakan operasi pengangkatan payudara (mastektomi) dan menjalani tindakan kemoterapi dengan menggunakan dua partisipan. Data hasil pengamatan yang dilakukan pada bulan Januari 2020 di RS Sentra Medika Cisalak didapatkan 18 pasien yang menjalani kemoterapi, diantara 18 pasien tersebut didapatkan hasil 14 pasien (85.0%) mengalami mual muntah, rambut rontok, dan penurunan nafsu makan, 3 pasien (12%) mengalami kerusakan pada kulit dan kuku dan 1 pasien (3%) mengalami nyeri pada otot dan tulang. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan citra diri pada pasien kanker payudara yang menjadi masalah serius bagi sebagian wanita karena menganggap payudara merupakan bagian terpenting dari anggota tubuh seorang wanita serta daya tarik lawan jenis dan sebagai peran signifikan dalam seksualitas wanita.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Asuhan Keperawatan Neurosensori : Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial Pada Ny. L Akibat Penyakit Cephalgia di Ruang Tulip RSUD Kabupaten Bekasi 2021

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nyeri kepala adalah nyeri alih ke permukaan kepala yang disebabkan oleh stimulus dari dalam maupun luar cranium. Rasa nyeri yang dirasakan oleh pasien dapat menimbulkan perasaan yang tidak nyaman pada penderita, sehingga menurunkan kualitas hidup penderita. Prevalensi sakit kepala di Indonesia sangatlah tinggi. Menurut riskesdas 2018, persentase dari angka kajadian cephalgia di jawabarat sebesar 3,52 % dari 2.396 jiwa penduduk . Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk melaksanakan asuhan keperawan pada klien chepalgia dengan masalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Metode penelitian menggunakan studi kasus. Partisipan pada kasus ini satu klien yang mengalami gangguan cephalgia dengan keluhan utama sakit bagian kepala, mengalami muntah, gelisah. Masalah keperawatan yang utama adalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial berhubungan dengan septikemia. Implementasi yang dilakukan diantaranya memonitor tekanan darah, mengidentifikasi peningkatan intracranial, dan kolaborasi pemberian obat. Hasil evaluasi setelah dilakukan asuhan keperawatan selama tiga hari masalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial dapat teratasi. Kesimpulan berdasarkan evaluasi studi kasus dengan masalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial berhubungan dengan septikemia dapat teratasi. Saran untuk tenaga kesehatan di Rumah sakit agar dapat berkolaborasi untuk pemeriksaan penunjang kepada pasien yang mengalami masalah cephalgia.

15 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Kp. Pulo Tapis RT.06/02 Desa Sindang Sari Kecamatan Cabang Bungin Kabupaten Bekasi Tahun 2020

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi adalah tekanan darah yang persisten dimana tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg (Hasdianah dan Suprapto, 2016). Hipertensi pada lansia adalah tekanan darah dimana sistolik 160 mmHg/ 90 mmHg. Pada skripsi ini penulis mengangkat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia khususnya yaitu aktivitas fisik, kadar kolesterol dalam darah, konsumsi natrium dan status hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara status aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di kampung pulo tapis Rt. 06/02 dengan P-Value 0,044 < (0,05) dan nilai OR 0,293. Kemudian hubungan antara kadar kolesterol dalam darah dengan kejadian hipertensi pada lansia di kampung pulo tapis Rt. 06/02 dengan P-Value 0,001 < (0,05) dan nilai OR 8,500. Selanjutnya hubungan antara konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi pada lansia di kampung pulo tapis Rt. 06/02 cabang dengan P-Value 0,025 < (0,05) dan nilai OR 3,879. Ada hubungan antara aktivitas fisik, kadar kolesterol dalam darah, asupan natrium dengan kejadian hipertensi pada lansia Kp. Pulo Tapis RT. 06/02 Desa Sindang Sari, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi. Adapun tidak ada hubungan antara usia dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kp. Pulo Tapis RT. 06/02 Desa Sindang Sari, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Pasien TB Paru MDR (Multy Drug Resisten) Dalam Mengkonsumsi OAT (Obat Anti Tuberkulosis) di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2020

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepatuhan terhadap pasien dalam pengobatan dengan jangka panjang atas penyakit kronis di negara maju ini sebesar 50%, sedangkan pada negera berkembang cukup lebih rendah, Ketidak patuhan terhadap pasien dalam pengobatan yaitu dengan permasalahan kesehatan sangat serius serta sering terjadi pada pasien pengidap penyakit kronis, seperti pada penyakit Tuberkulosis Paru, Kepatuhan pada pasien TB terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi yaitu faktor internal karakteristik pasien TB dan yang tidak dapat diubah yaitu usia, jenis kelamin, penyakit penyerta sedangkan yang dapat diubah yaitu pengetahuan pasein, dan motivasi sembuh dan PHBS pada pasien tersebut, faktor eksternal pada pasien TB yaitu seorang petugas kesehatan, akses ke fasilitas kesehtan, dukungan keluarga, dukungan sosial, PMO yang mendampingi. Jenis penelitian ini analitik kuantitatip dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang dengan jumlah sempel 40 responden dan pengambilan sempel dilakukan dengan cara accidental sampling. Penelitian ini menggunakan instrument kuesioner. Uji statistic yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian univariat didapatkan bahwa kepatuhan pasein dalam mengkonsumsi (OAT) yang patuh berjumlah 16 responden (40%) sedangkan yang tidak patuh berjumlah 24 responden (60%). Hasil analisa bivariat menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tingkat kepatuhan dengan nilai p vulue = 0,003 dan OR = 9,000, ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan tingkat kepatuhan dengan nilai p vulue = 0,009 dan OR = 8,556, dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan dengan nilai p vulue = 0,003 dan OR = 11,000, dukungan sosial dengan tingkat kepatuhan dengan nilai p vulue = 0,009 dan OR = 7,000. Sedangkan pada variabel usia dengan tingkat kepatuhan tidak ada hubungan dengan nilai p vulue = 0,104 dan OR = 0,333. Dapat di simpulkan dari 5 variabel yang diteliti ada 4 variabel yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan yaitu pengetahuan, motivasi sembuh, dukungan keluarga, dukungan sosial, dan ada 1 variabel yang tidak berhungan dengan tingkat kepatuhan yaitu usia. Dapat disimpilkan dukungan keluarga dan sosial penting sebagai faktor eksternal terhadap kepatuhan lebih lanjut, pengetahuan dan motivasi penting sebagai faktor internal kepatuhan pasien TB MDR.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Usaha Pencegahan Coronavirus Disease Di RSUD Bayu Asih Purwakarta

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, April 2021 Nama : ASEP ENGKUS KUSWARA NPM : 020319717 STUDI TENTANG HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP USAHA PENCEGAHAN CORONAVIRUS DISEASE DI RSUD BAYU ASIH PURWAKARTA x (jumlah Halaman sebelum BAB I) + 85 Halaman+ 10 Tabel+ 7 Lampiran ABSTRAK Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 merupakan sebuah penyakit menular akibat Virus SARS-CoV-2. Virus ini adalah golongan baru yaang belum teridentifikasi pada manusia. setidaknya ada dua jenis Virus yang diketahui dapat menimbulkan gejala berat seperti (MERS) dan (SARS). Untuk mencegah agar kita tidak tertular virus corona Covid-19, (2020) berikut panduan lengkapnya dari WHO :Cuci tangan sesering mungkin, Terapkan social distancing, Gunakan Masker, Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut, dan lakukan aturan bersin yang benar. Hubungan Pengetahuan dan sikap perawat terhadap usaha pencegahan Coronavirus Disease RSUD Bayu Asih Purwakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif melalui pendekatan deskriftif. Populasi pada penelitian ini adalah Seluruh Perawat rawat inap di RSUD Bayu Asih Purwakarta sebanyak 61 orang dengan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Kuesioner. Rancangan analisis data menggunakan Uji Validitas dan reliabelitas,uji Normalitas, Analisis univariat, Analisis bivariat (Analisis proporsi atau persentase,Chi Square test, Odd Ratio (OR). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari Menurut analisis univariat 61 (62,3 %) responden memiliki pengetahuan yang baik, sedangkan kurang dari setengah sebesar 23 dari 61 (37,7 %) responden memiliki pengetahuan yang kurang baik. Dengan hal tersebut menunjukan bahwa pengetahuan perawat Ruang rawat Inap dikatakan baik, yang mempunyai sikap yang baik 33 dari 61 (54,1 %) sedangkan yang kurang baik sebesar 28 dari 61(45,9%) . Dengan hal tersebut menunjukan bahwa sikap perawat dikatakan baik, yang mempunyai usaha pencegahan yang baik 38 dari 61 (62,3 %) sedangkan yang kurang baik sebesar 23 dari 61(37,7%) . Dengan hal tersebut menunjukan bahwa sikap perawat dikatakan baik. Sedangkan Menurut analisis Bivariat yang mempunyai pengetahuan kurang baik, terdapat sebanyak 13 dari 23 (56,5 %) menimbulkan usaha pencegahan yang kurang baik, dan sebanyak 10 dari 23 (43,5 %) responden menimbulkan usaha yang baik sedangkan perawat yang mempunyai pengetahuan baik,sebanyak 10 dari 38 (26,3%), menimbulkan usaha yang kurang baik dan terdapat sebanyak 28 dari 38 (73,7 %) responden menimbulkan usaha pencegahan yang baik, yang mempunyai Sikap kurang baik, terdapat sebanyak 6 dari 28 (21,4 %) menimbulkan usaha pencegahan yang kurang baik, dan sebanyak 22 dari 28 (78,6 %) responden menimbulkan usaha yang baik sedangkan perawat yang mempunyai Sikap baik,sebanyak 17 dari 33 (51,5%), menimbulkan usaha yang kurang baik dan terdapat sebanyak 16 dari 33(48,5 %) responden menimbulkan usaha pencegahan yang baik.. Dari dua variabel yaitu pengetahuan dan sikap perawat memiliki hubungan yang sangat signifikan terhadap usaha pencegahan Coronavirus Disease. Kesimpulannya adalah pengetahun yang baik akan mempengaruhi usaha pencegahan yang baik pula dengan yang kurang baik akan menimbulkan usaha pencegahan yang kurang baik pula. Sedangkan sikap yang baik maka akan menimbulkan usaha yang baik dan sikap yang kurang baik akan menimbulkan usaha pencegahan yang kurang baik pula.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail