Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Kp. Pulo Tapis RT.06/02 Desa Sindang Sari Kecamatan Cabang Bungin Kabupaten Bekasi Tahun 2020

Koleksi Perpustakaan•Institut Medika Drg. Suherman•15 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Hipertensi adalah tekanan darah yang persisten dimana tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg (Hasdianah dan Suprapto, 2016). Hipertensi pada lansia adalah tekanan darah dimana sistolik 160 mmHg/ 90 mmHg. Pada skripsi ini penulis mengangkat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia khususnya yaitu aktivitas fisik, kadar kolesterol dalam darah, konsumsi natrium dan status hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara status aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di kampung pulo tapis Rt. 06/02 dengan P-Value 0,044 < (0,05) dan nilai OR 0,293. Kemudian hubungan antara kadar kolesterol dalam darah dengan kejadian hipertensi pada lansia di kampung pulo tapis Rt. 06/02 dengan P-Value 0,001 < (0,05) dan nilai OR 8,500. Selanjutnya hubungan antara konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi pada lansia di kampung pulo tapis Rt. 06/02 cabang dengan P-Value 0,025 < (0,05) dan nilai OR 3,879. Ada hubungan antara aktivitas fisik, kadar kolesterol dalam darah, asupan natrium dengan kejadian hipertensi pada lansia Kp. Pulo Tapis RT. 06/02 Desa Sindang Sari, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi. Adapun tidak ada hubungan antara usia dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kp. Pulo Tapis RT. 06/02 Desa Sindang Sari, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi.

Kata kunci

Hipertensi, faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Kp. Pulo Tapis RT.06/02 Desa Sindang Sari Kecamatan Cabang Bungin Kabupaten Bekasi Tahun 20202021 · oai:ais:library-item:18913

Publikasi terkait