Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: efek samping
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Poster Terhadap Peningkatan Pengetahuan Akseptor KB Suntik tentang Efek Samping di Desa Sukamaju Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Rendahnya pengetahuan calon akseptor mengenai efek samping kontrasepsi dapat memengaruhi keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Konseling menggunakan media visual seperti poster merupakan salah satu upaya edukasi yang efektif. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media poster terhadap peningkatan pengetahuan akseptor KB suntik tentang efek samping di Desa Sukamaju Tahun 2026, serta melihat hubungan variabel confounding (usia, dan riwayat KB) dengan pengetahuan post-test. Metode:Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 42 responden calon akseptor KB di Desa Sukamaju RT.002 RW.005. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Paired Samples T-Test untuk menilai pengaruh intervensi dan uji bivariat (Likelihood Ratio & Fisher's Exact) untuk menganalisis hubungan variabel confounding. Hasil: Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata (mean) pengetahuan responden tentang efek samping KB suntik secara signifikan, yaitu dari 11,48 saat pre-test menjadi 16,07 saat post-test dengan nilai p < 0,001 (t = -33,647). Lebih lanjut, hasil analisis bivariat terhadap variabel confounding mengungkapkan bahwa karakteristik usia p < 0,001, dan riwayat KB p < 0,001, memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan tingkat pengetahuan post-test calon akseptor KB. Kesimpulan: Konseling menggunakan media poster berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan calon akseptor KB mengenai efek samping KB suntik di Desa Sukamaju RT.002 RW.005 Tahun 2026. Selain itu, faktor usia, dan riwayat KB, secara signifikan berhubungan dengan tingkat pengetahuan akhir responden.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Efek Samping Penggunaan Obat Antihipertensi Golongan Ace-I dan CCB Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien di Apotek Kaffah Farma

2026•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang untuk mengendalikan tekanan darah dan mencegah komplikasi. Obat antihipertensi golongan ACE-Inhibitor dan Calcium Channel Blocker banyak digunakan, tetapi dapat menimbulkan efek samping yang berpotensi memengaruhi kepatuhan pasien. Tujuannya untuk mengetahui hubungan efek samping penggunaan obat antihipertensi golongan ACE-Inhibitor dan Calcium Channel Blocker dengan tingkat kepatuhan pasien di Apotek Kaffah Farma. Penelitian ini menggunakan desain correlational study dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 55 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner efek samping obat dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test. Hasil dari penelitian ini diketahui mayoritas responden menggunakan Calcium Channel Blocker (74,5%), mengalami efek samping kategori sedang (40,0%), dan memiliki kepatuhan kategori sedang (67,3%). Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan nilai p = 1,00. Kesimpulan dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara efek samping penggunaan obat antihipertensi golongan ACE-Inhibitor dan Calcium Channel Blocker dengan tingkat kepatuhan pasien hipertensi di Apotek Kaffah Farma.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Praktik Pelaporan Efek Samping Obat Oleh Perawat di RS Sentra Medika Cikarang

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang dan Tujuan: Pelaporan efek samping obat merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pelaporan efek samping obat oleh perawat di RS Sentra Medika Cikarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Sampel sebanyak 58 perawat ruang rawat inap RS Sentra Medika Cikarang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, terdiri dari variabel pengetahuan, sikap, lingkungan, kebijakan, dan praktik pelaporan ESO. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara variabel pengetahuan (r=0,400; p=0,002), sikap (r=0,467; p=0,000), lingkungan (r=0,602; p=0,000), serta kebijakan (r=0,312; p=0,017) terhadap praktik pelaporan ESO. Saran: Peningkatan pelatihan dan sosialisasi kebijakan serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelaporan ESO guna menjaga keselamatan pasien.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Farmakovigilans Terhadap Pengobatan Hipertensi Pasien di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang

2025•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi adalah salah satu penyakit jangka panjang yang umum di Indonesia dan dapat menyebabkan masalah serius pada jantung dan pembuluh darah. Pengobatan hipertensi biasanya melibatkan penggunaan obat-obatan dalam jangka waktu lama, yang dapat menyebabkan reaksi negatif terhadap obat (ADR). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kejadian farmakovigilans terkait pengobatan hipertensi pada pasien di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif-analitik melalui accidental sampling pada 61 pasien hipertensi antara Januari hingga April 2025. Informasi diperoleh melalui rekam medis dan lembar Monitoring Efek Samping Obat (MESO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok obat yang paling banyak digunakan adalah Calcium Channel Blocker (CCB) amlodipin (75%), diikuti oleh kombinasi CCB+CCB (12,5%), CCB+Diuretik (3,13%), ACEI (3,13%), dan ARB (3,13%). Efek samping yang dilaporkan meliputi pusing, mual, dan sesak napas (40,6%), nyeri di dada (25%), kesulitan bernapas (3,1%), serta rasa lelah yang berlebihan (31,2%). Evaluasi farmakovigilans menyatakan bahwa sebagian besar ADR termasuk dalam kategori "kemungkinan besar" menurut skala Naranjo.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Efek Samping Kanker Stadium 2 Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara Berdasarkan Pengkajian Esas (Edmonton Symptom Assessment System) di Poli Kemoterapi Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong

2025•Koleksi Perpustakaan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker payudara menyebabkan sekitar 670.000 kematian di seluruh dunia pada tahun 2022. Kanker ini merupakan jenis kanker yang paling umum di kalangan wanita di 157 dari 185 negara pada tahun yang sama. Sekitar 0,5-1% kasus kanker payudara terjadi pada pria. Pada tahun 2020, sekitar 45,4% dari 2,3 juta kasus kanker payudara yang didiagnosis secara global berasal dari Asia. Risiko terkena kanker payudara pada wanita Asia tertinggi terjadi antara usia 40-49 tahun, lalu mengalami penurunan atau stabil setelah usia 50 tahun. Angka kejadian kanker lebih tinggi di Asia Tenggara, dengan Republik Korea mencatat angka tertinggi sebesar 314 kasus per 100.000 penduduk. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) pada tahun 2022, angka kejadian kanker di Indonesia mencapai 136 kasus per 100.000 penduduk, menjadikan Indonesia berada di urutan kedelapan di Asia Tenggara. Pada tahun 2020, terdapat 396.914 kasus kanker baru dan 234.511 kematian akibat kanker di Indonesia. Sri Nowo Retno, MARS, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, melaporkan bahwa pada tahun 2021, terdapat 821 penderita kanker di Kota Bogor, dan semuanya telah menerima pelayanan pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi adanya Hubungan efek samping kanker dengan kualitas hidup pasien kanker payudara berdasarkan pengakajian ESAS di poli kemoterapi Rs. Sentra Medika Cibinong. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian cross-sectional merupakan penelitian non eksperimental yang bertujuan untuk mempelajari dinamika korelasi antara efek samping kanker stadium 2 dan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi, berdasarkan pengkajian ESAS di Poli Kemoterapi RS Sentra Medika Cibinong. Metode ini dilakukan dengan cara pengumpulan data secara bersamaan pada saat yang bersamaan. Populasi dan sampel pada penelitian ini seluruh pasien Kanker Payudara Stadium 2 di poli Kemoterapi RS Sentra Medika Cibinong yang berjumlah 57 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data menggunakan chi square. Terdapat hubungan signifikan antara efek samping kanker dan kualitas hidup pasien kanker payudara dengan nyeri, kelelahan, mual, sesak nafas, nafsu makan berkurang, depresi, kecemasan dan gejala lainnya memiliki dampak yang lebih kuat terhadap kualitas hidup pasien (p < 0,05) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara efek samping kanker dan kualitas hidup pasien kanker payudara dengan rasa kantuk (p > 0.05).

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail