Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Rini

40 karya publik ditemukan.

2026: 32025: 22024: 142023: 92022: 42021: 22020: 12019: 4

Pengaruh Terapi Relaksasi Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia DM Tipe II Di Puskesmas Setia Mekar

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Menurut WHO (World Health Organization) memperkirakan jumlah penderita DM akan meningkat sebanyak 150%, dengan usia penderita berkisar antara 35-64 tahun pada 25 tahun yang akan datang. Prevelensi diabetes akan diperkirakan meningkat seiring penambahan umur penduduk menjadi 19,9% atau 111,2 juta orang pada umur 65-79 tahun. Berdasarkan data yang didapatkan di Puskesmas Setia Mekar pada tahun 2021 jumlah penderita diabetes melitus mengalami peningkatan sebanyak 707 kasus atau sekitar (1,24%) dari total penduduk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian relaksasi progesif terhadap kadar glukosa darah sewaktu pada lansia diabetes melitus tipe II di Puskesmas Setia Mekar. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest, yaitu jenis penelitian yang melibatkan satu kelompok subjek, dimana responden diberikan perlakuan dan akan di uji dengan cara membandingkan hasil sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Populasi pada penelitian sebanyak 32 lansia di Puskesmas Setia Mekar dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan Paired Sample T Test. Hasil: Hasil penelitian ini menjukan ada pengaruh terapi relaksasi progresif terhadap kadar gula darah sewaktu pada lansia dengan P-value (0,000). Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat Pengaruh Terapi Relaksasi Progesif Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia DM Tipe II Di Puskesmas Setia Mekar.

Pengaruh Kerasionalan dan Kepatuhan Terapi Hipertensi dengan Risiko Kardiovaskular pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Pengendalian hipertensi tidak hanya dipengaruhi oleh kepatuhan pasien, tetapi juga oleh ketepatan pemilihan dan penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kerasionalan dan kepatuhan terapi antihipertensi terhadap risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Sampel terdiri atas 46 pasien hipertensi peserta BPJS yang menjalani pengobatan pada periode Januari–Juli 2026 dan dipilih secara purposive sampling. Kerasionalan terapi dinilai dari rekam medis berdasarkan tepat pasien, tepat obat, tepat indikasi, dan tepat dosis. Kepatuhan diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8, sedangkan risiko kardiovaskular dihitung dengan kalkulator risiko Atherosclerotic Cardiovascular Disease. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher. Hasil menunjukkan 30 responden (65,2%) memperoleh terapi rasional, 22 responden (47,8%) memiliki kepatuhan sedang, dan 15 responden (32,6%) berada pada risiko kardiovaskular rendah. Kerasionalan terapi berpengaruh signifikan terhadap risiko kardiovaskular (p=0,036), sedangkan kepatuhan terapi tidak berpengaruh signifikan (p=0,796). Hasil ini menunjukkan bahwa pengendalian risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi memerlukan penggunaan obat yang rasional disertai pengendalian faktor risiko lainnya.

Pengaruh Terapi Akupunktur Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Sindrom Akumulasi Phlegma Lembab Jiao Tengah di Yayasan Akupunktur Sumber Sehat Bandung

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi tergolong Penyakit Tidak Menular (PTM) dan merupakan salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Kasus tekanan darah tinggi secara global cukup tinggi, yaitu satu dari tiga orang penduduk di dunia mengalami Hipertensi. Sekitar dua pertiga dari populasi tersebut tinggal di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Perbandingan empat dari lima orang penderita hipertensi tidak mendapatkan pengobatan yang layak. Namun jika negara – negara mendapatkan pengobatan yang memadai, 76 juta kematian dapat dicegah antara tahun 2023 – 2050 (WHO, 2023). Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan sindrom akumulasi phlegma lembab di Jiao Tengah. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre- eksperimental, one group pre-post test design, teknik purposive sampling , melibatkan 20 subjek penelitian dari bulan Maret-Juni 2025 di Yayasan Akupunktur Sumber Sehat, Kota Bandung, Jawa Barat. Sampel berusia 30-40 tahun dengan terapi akupunktur setiap hari selama 6 hari dan dilakukan cek tekanan darah sebelum dan setelah di lakukan terapi. Hasil: Kadar tekanan darah sistolik tertinggi sebelum dilakukan intervensi sebesar 139 mg/dl (5 subjek = 25%) dan paling rendah sebesar 130 mg/dl (1 subjek = 5%). Sedangkan data kadar tekanan darah diastolik tertinggi sebelum dilakukan intervensi sebesar 89 mg/dl (2 subjek = 10%) dan paling rendah sebesar 81 mg/dl (2 subjek = 10%). Kadar tekanan darah sistolik tertinggi sebelum dilakukan intervensi sebesar 130 mg/dl (2 subjek = 10%) dan paling rendah sebesar 120 mg/dl (1 subjek = 5%). Sedangkan data kadar tekanan darah diastolik tertinggi setelah dilakukan intervensi sebesar 85 mg/dl (1 subjek = 5%) dan paling rendah sebesar 76 mg/dl (2 subjek = 10%). Kesimpulan: Terapi akupunktur memberikan pengaruh terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi sindrom akumulasi phlegma lembab di jiao tengah, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi.

Penerang: Pemberdayaan Remaja Putri Melalui Edukasi Kesehatan dan Pemberian Hemoping (Hemoglobin Doping) Sebagai Upaya Mewujudkan Zero New Stunting Generasi Mendatang

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor yang berperan adalah anemia pada remaja putri sebagai calon ibu di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non farmakologis untuk mencegah anemia sejak remaja. Intervensi yang dapat dilakukan adalah edukasi kesehatan mengenai stunting, anemia, gizi seimbang, dan kesehatan reproduksi sebagai upaya mempersiapkan remaja putri memasuki masa kehamilan dan peran sebagai ibu, sehingga risiko stunting dapat dicegah. Selain edukasi, intervensi nonfarmakologis lainnya adalah pemberian makanan tambahan berupa HEMOPING yang kaya zat besi, dari buah naga dan daun kelor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media audiovisual dan buku saku terhadap peningkatan pengetahuan, serta pengaruh pemberian HEMOPING terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMAN 1 Babelan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pre-test post-test dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 34 responden yang mendapatkan intervensi edukasi kesehatan dan 24 responden yang mendapatkan intervensi HEMOPING, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi kesehatan dengan hasil signifikan (0,003 < 0,05). Intervensi HEMOPING juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin (0,000 < 0,05). Kesimpulan: Edukasi kesehatan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan, dan pemberian HEMOPING berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Program PENERANG yang mengkombinasikan edukasi kesehatan dan pangan lokal berkontribusi dalam upaya mewujudkan Zero New Stunting pada generasi mendatang.

Hubungan Kepatuhan Terhadap Terapi Antihipertensi Dengan Risiko Kardiovaskular Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Telaga Murni - Cikarang

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang prevalensinya terus meningkat. Kepatuhan terhadap terapi antihipertensi sangat penting untuk mencegah komplikasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan terapi antihipertensi dengan risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 85 pasien hipertensi di Puskesmas Telaga Murni. Instrumen yang digunakan yaitu MARS-5 dan MPR untuk menilai kepatuhan, serta ASCVD Risk Estimator untuk menilai risiko kardiovaskular. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden memiliki kepatuhan baik (MARS-5: 91,8%; MPR: 75,3%) dan risiko ASCVD rendah (52,9%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan MPR dan risiko ASCVD (p=0,049), sedangkan kepatuhan MARS-5 juga menunjukkan nilai p=0,041. Namun, pada kedua pengukuran tidak ditemukan pola hubungan linier antara tingkat kepatuhan dan kategori risiko ASCVD. Kesimpulan: Kepatuhan pasien terhadap terapi antihipertensi belum terbukti berhubungan secara signifikan dengan risiko kardiovaskular. Diperlukan edukasi dan pemantauan berkala untuk menurunkan risiko secara menyeluruh.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Preeklamsia Pada Ibu Hamil di TPMB Rosliana Kabupaten Bekasi

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Preeklampsia merupakan peningkatan tekanan darah diikuti dengan peningkata n protein dalam urin. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa, ibu meningga l dunia pada masa kehamilan atau masa bersalin sebesar 585.000 setiap tahunnya,dan diketahui sebesar 58,1% disebabkan karena preeklampsiadan eklampsia. Kematian ibu di Indonesia yang disebabkan oleh preeklampsidan eklampsisekitar 15% -25%. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional (pengamatan sewaktu, pengumpulan data variable independen dan variable dependen secara bersamaan). Populasi seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di TPMB Rosliana Kabupaten Bekasi periode 1 April – 1 Agustus 2024 sebanyak 65 orang. Instrument penelitian menggunakan rekam medis analisi data univariat menggunakan presentase dan bivariate menggunakan uji Chi- Square. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan usia ibu dengan pengetahuan preeklampsia ibu hamil di TPMB Rosliana tahun 2024. Hal ini didasarkan pada hasil uji chi-square diperoleh nilai p value p=0.003 (p value = 0,05). Pada perhitunga n risk estimate diperoleh nilai odds ratio OR=5.478, sehingga dapat disimpulkan bahwa usia ibu <20 & >35 tahun lebih beresiko 5 kali memiliki pengetahuan rendah dibandingkan usia ibu 20 – 35 tahun. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan pendidikan ibu dengan pengetahuan preeklampsia ibu hamil di TPMB Rosliana tahun 2024. Hal ini didasarkan pada hasil uji chi-square diperoleh nilai p value p=0.000 (p value<0,05). Pada perhitungan risk estimate diperoleh nilai odds ratio OR=170.000 (CI : 18.682 – 1546.971), maka bisa disimpulkan bahwa Pendidikan <SMA lebih beresiko 170 kali memiliki pengetahuan rendah dibandingkan dengan Pendidikan ≥ SMA.

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Buku KIA Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muaragembong Bekasi Tahun 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Menurut WHO Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia yaitu sebanyak 303.000 jiwa. Angka Kematian Ibu (AKI) di ASEAN yaitu sebesar 235 per 100.000 kelahiran hidup. Secara global, 2,3 juta anak meninggal dalam 20 hari pertama kehidupannya pada tahun 2022. Terdapat sekitar 6500 kematian bayi baru lahir setiap hari, atau setara dengan 47% dari seluruh kematian anak di bawah usia 5 tahun. Dunia telah mengalami kemajuan besar dalam hal kelangsungan hidup anak sejak tahun 1990. Tujuan ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemanfaatan Buku KIA Pada Ibu Hami Di Wiayah Kerja Puskesmas Muaragembong Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Desain penelitian ini penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitif study pada penelitian ini bersifat observasional menggunakan cara pendekatan potong lintang atau Cross Sectional yang mengukur variabel independen dan variabel dependen pada waktu yang bersamaan. Hasil dimana nilai p value < a (0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan umur (p=0,022), pendidikan (p=0,001), paritas (p=0,21), pengetahuan (p=0,006), sikap (p=0,047), dan dukungan petugas kesehatan (p=0,016) dengan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muaragembong Kabupaten Bekasi. Dengan nilai OR terbesar pada variabel pendidikan (OR=6,625) yang artinya ibu hamil dengan pendidikan tinggi memiliki peluang pemanfaatan buku KIA lebih besar di bandingkan dengan ibu hamil yang berpendidikan rendah.

Hubungan Pengetahuan dna Masa Kerja Terhadap Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bahaya Kebakaran Pada Pekerja di TP. PLN Nusantara Power Unit PLTD Teluk Betung Bandar Lampung

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: PT.PLN (Perusahaan Listrik Negara) adalah salah satu perusahaan milik pemerintah negara yang bergerak dalam bidang kelistrikan yaitu dalam hal menangani kebutuhan tersedianya listrik dan selain itu bertugas dalam pembangunan pembangkit listrik di indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan masa kerja terhadap kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya kebakaran di PT.PLN Nusantara Power Unit PLTD Teluk Betung. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian berupa deskriptif analitik, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pekerja Unit PT.PLN Teluk Betung yang berlokasi di Bandar Lampung. populasi yang bekerja pada Unit PT.PLN Teluk Betung sebanyak 50 orang. Hasil: Analisis data Bivariat dengan menggunakan uji Chi- Square. Hasil analisa menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan masa kerja. Masa kerja memiliki nilai p = 0,003 (<0,05) dan pengetahuan memiliki nilai p = 0,003 (<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara masa kerja terhadap kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya kebakaran dan Terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya kebakaran pada pekerja di PLTD Teluk Betung Bandar Lampung

Hubungan Umur, Masa Kerja dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Industri Pembuatan Batu Bata di Kampung Gandaria Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kelelahan menjadi perhatian di tempat kerja karena sangat berpotensi untuk mempengaruhi produktivitas, prestasi kerja, dan kekuatan fisik/ketahanan tubuh untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan. Kelelahan kerja berakibat pada menurunnya daya untuk bekerja yang berdampak pada terjadinya kesalahan saat bekerja semakin besar seperti kecelakan. Kelelahan terjadi di segala macam industri salah satunya industri pembuatan batu bata dengan beban kerja yang berat, monoton dan dengan waktu yang cukup lama dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, masa kerja, dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja industri batu bata Kampung Gandaria, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dimulai tanggal 06 Juli 2023 sampai tanggal 30 Juli 2023 pada 49 pekerja sebagai sampel dengan teknik pengambilan random sampling. Teknik pengukuran kelelahan kerja menggunakan Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan untuk pengukuran beban kerja menggunakan alat Oximeter dengan mengukur denyut nadi pekerja. Analisis data secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan analisis bivariate menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan variabel yang berhubungan dengan kelelahan kerja adalah masa kerja (P-value = 0,005), dan beban kerja (P-value = 0,001). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah umur (P-value = 0,072). Disarankan kepada para pekerja untuk memperhatikan waktu istirahat atau jeda saat merasakan indikasi kelelahan, serat memperhatikan kondisi lingkungan kerja seperti saat bekerja di bawah panas matahari disarankan untuk tidak terlalu lama, serta menjaga jarak aman dengan tungku pada saat melakukan pembakaran.

Hubungan Antara Pengertahuan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Dengan Sikap Penggunaan APAR di PT. Cahaya Anodiza Industri (C.A.I) Tahun 2023

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: kurangnya pengetahuan tentang bahaya atau cara pencegahan akan upaya pemadaman kebakaran dapat menjadi salah satu faktor penyebab kebakaran yang berdampak besar mulai dari kerugian jiwa, kerugian materi, menurunnya produktivitas, gangguan bisnis, dan kerugian sosial. Oleh karena itu penting bagi perusahaan menyediakan APAR serta memastikan karyawannya mengetahui cara penggunaan APAR sebagai bentuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan APAR Dengan Sikap Penggunaan APAR Di PT Cahaya Anodize Industri (C.A.I) Cikarang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dimulai pada 23 Agustus 2023 sampai tanggal 23 September 2023 pada 60 pekerja sebagai sampel dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner pengetahuan penggunaan APAR dan sikap penggunaan APAR. Analisis data secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan analisis bivariate menggunakan uji Chi Square. Hasil: Dari perhitungan Chi Square di peroleh nilai P Value = 0,022 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan penggunaan APAR terhadap sikap penggunaan APAR. Kesimpulan : dari penelitian ini, ada hubungan yang signifikan. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat sebagai bahan evaluasi untuk lebih meningkatkan pengetahuan sehingga dapat tercipta kualitas sikap yang semakin baik dalam menggunakan Alat Pemadam Api Ringan.