Profil penulis
RN
261 karya publik ditemukan.
100 Krankheitsbilder in der Physiotherapie : Behandlungsideen und Tipps
A Dictionary of Neurological Signs
Telemedicine Technologies: Information Technologies in Medicine and Digital Health
Sustainable Development Goals and Human Rights
Hubungan Kualitas Pelayanan Antenatal Dengan Kepuasan Pasien Di Wilayah Puskesmas Cikarang Tahun 2023
Terdapat informasi dari ulasan google mengenai ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan antenatal di Puskemas Cikarang. Dan angka kematian ibu di Kabupaten Bekasi terdapat peningkatan yaitu 33 kasus kematian ibu dan yang paling tertinggi angka kematian ibu yaitu di Puskesmas Cikarang dari 44 puskesmas di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan antenatal dengan kepuasan pasien di Puskesmas Cikarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pada penelitian ini menggunakan rumus Lemeshow dengan jumlah populasi tidak diketahui dan jumlah sampel sebanyak 96 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa untuk kepuasan pasien pada pelayanan antenatal di Puskesmas Cikarang lebih dari separuh (52,1%) responden merasa tidak puas, sedangkan (47,9%) responden merasa puas. Didapatkan ada hubungan antara bukti fisik (p=0,004), keandalan (p=0,015), daya tanggap (p=0,000), jaminan (p=0,000), empati (p=0,012) dengan kepuasan pasien. Kesimpulan ada hubungan antara bukti fisik keandalan, daya tanggap, jaminan, empati terhadap kepuasan pasien antenatal di Puskesmas Cikarang. Saran diharapkan untuk meningkatkan kualitas petugas kesehatan di pelayanan antenatal yaitu dengan melakukan pelatihan untuk peningkatan kesadaran dan komitmen dalam memberikan pelayanan 5 S yaitu (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) dengan kelemah lembutan menumbuhkan rasa kepecayaan kepada pasien guna meningkatkan kepuasan pasien di Puskesmas Cikarang.
Information Technology Project Manager's Competencies : An Analysis Of Performance And Personal Competencies
Pengaruh Akupressure terhadap kualitas tidur bayi usia 1-12 bulan di RT 003 RW 005 Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2023
ABSTRAK Latar Belakang : Tidur memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kenyataannya, 51,3% bayi mengalami gangguan tidur dan banyak orang tua menganggap hal tersebut bukan masalah yang serius. Salah satu terapi non-farmakologi dalam menangani masalah tidur bayi yaitu terapi akupresur. Pada titik Yin Tang (EX-HN 3) dan HT 7 memiliki efek sedasi dan meningkatkan relaksasi sehingga bayi mudah masuk ke dalam fase tertidur. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap kualitas tidur bayi usia 1-12 bulan di RT 003 RW 005 Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2023. Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Only Design, yaitu jenis penelitian yang melibatkan satu kelompok subjek, yaitu yang diberi perlakuan (kelompok eksperimen). Kelompok efek diberi perlakuan dan akan di uji dengan cara membandingkan hasil sebelum dan setelah dikenai perlakuan. Populasinya adalah seluruh bayi usia 1-12 bulan di RT 003 RW 005 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Sampel dalam penelitian adalah bayi usia 1-12 bulan. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Total Sampling dengan jumlah responden sebanyak 35 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan Paired Sample T Test. Hasil : Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sample T Test didapatkan ada pengaruh akupresur terhadap kualitas tidur bayi dengan p-value sebesar 0,000. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh akupesur terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 1-12 bulan.
Clinical Anatomy (A Problem Solving Approach)
Pedoman Praktis: Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bidang Konstruksi
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tempat Kerja : Sarana untuk Produktivitas
Ultrasound-Guided Regional Anesthesia : A Practical Approach to Peripheral Nerve Blocks and Perineural Catheters
Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Stres Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RS Sentra Medika Cisalak
Latar belakang: Faktor stres pada diabetes melitus penting untuk diketahui dan dipahami oleh perawat, keluarga serta penderita diabetes melitus. Apabila stres tidak dapat diatasi maka akan memperberat beban fisik dan psikologis. Stres juga berdampak buruk bagi kesehatan dan mempengaruhi kondisi kehidupan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stres pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RS Sentra Medika Cisalak. Jenis Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah crossectional. Jumlah sample 124 responden dengan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data berupa kuisioner. Uji statistik yang digunakan adalah chisquare. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor lama pengobatan berhubungan dengan kejadian stres dengan nilai p-value=0.000. faktor kelelahan berhubungan dengan kejadian stres dengan nilai p-value=0.000, faktor perubahan peran dalam keluarga berhubungan dengan kejadian stres dengan nilai p-value=0.000, faktor dukungan keluarga berhubungan dengan kejadian stres dengan nilai p-value=0.000. Kesimpulan : faktor lama pengobatan, kelelahan, perubahan peran dan dukungan keluarga berhubungan dengan kejadian stres.
Cardiac Anesthesia and Postoperative Care in The 21st Century
Quick Hits in Obstetric Anesthesia
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Balita di Klinik Ambar Subur Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2022
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyebab utama tingkat kesakitan dan kematian di dunia. Sekitar 4 juta bayi meninggal setiap tahun karena infeksi saluran pernapasan akut, di mana 98% kematian tersebut disebabkan oleh pneumonia, bronkitis dan bronkiolitis Menurut World Health Organization (WHO), ISPA di negara Afrika dan Asia diperkirakan terjadi kematian pada golongan usia balita di atas 40 per 1000 kelahiran hidup sekitar 15%-20% pertahun. Pada tahun 2017, sebanyak 49% kematian pada anak usia dibawah 5 tahun di Afrika dan 24% terjadi di Asia Tenggara. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di PMB Ambar Subur dari 68 balita yang datang ke PMB (Agustus 2022), terdapat 35 balita (38 %) balita yang menderita ISPA. Dari data kejadian ISPA cukup tinggi di Klinik Ambar Subur. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Klinik Ambar Subur di Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 130 balita yang berobat di Klinik Ambar Subur periode bulan Maret - Agustus 2022. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 130 balita. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Data dianalisis dengan analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di klinik Ambar Subur di Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan Bekasi tahun 2022 adalah Status Gizi (P=0,029), Riwayat Imunisasi (P=0,01), Pendidikan Ibu (P=0,003), Riwayat ASI Eksklusif (P=0,047), dan Kebiasaan Merokok (P=0,026). Dari 5 Variabel yang di teliti (Status Gizi, Riwayat Imunisasi, Pendidikan Ibu, Riwayat ASI Eksklusif dan Kebiasaan Merokok) hasilnya semua berhubungan kejadian ISPA pada balita di klinik Ambar Subur di Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan Bekasi tahun 2022. Saran dengan adanya penelitian ini diharapkan ibu yang memiliki balita mendapatkan informasi agar dapat melakukan deteksi dini dan mencegah terjadinya penyakit ISPA terhadap balitanya. Untuk tempat penelitian dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menurunkan angka kejadian ISPA.