Profil penulis
DO
277 karya publik ditemukan.
Bunga Rampai Hipertensi Pada Kasus Kardiovaskular
Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis
Gambaran Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang KB AKDR/IUD di Klinik Umum Tanjung Cikarang Utara Tahun 2021
Tingginya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia merupakan masalah yang besar seperti menderita kekurangan makanan dan gizi buruk sehingga mengakibatkan tingkat kesehatan memburuk, masyarakat berpendidikan rendah, dan banyak masyarakat pengangguran. Program yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk melalui program keluarga berencana dan pemakaian alat kontrasepsi kepada Wanita dari Pasangan Usia Subur. Salah satu alat kontrasepsi yang mempunyai efektivitas tinggi mengendalikan laju pertumbuhan penduduk adalah alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) mencapai 99,4% Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi pengetahuan PUS tentang KB AKDR/IUD di Klinik Umum Tanjung tahun 2021. Metode penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling dengan jumlah 101 responden. Pengumpulan data menggunakan primer. Variabel penelitian terdiri dari variabel independen yaitu usia, pendidikan, penghasilan keluarga, pekerjaan dan sumber informasi sedangkan variabel dependen yaitu pengetahuan PUS tentang KB AKDR/IUD. Analisis data univariat menggunakan persentase dan crosstab. Hasil penelitian univariat responden yang berpengetahuan rendah sebanyak 60,4%, pada responden dengan usia beresiko sebanyak 73,3%, pada responden dengan pendidikan rendah sebanyak 86,1%, pada responden dengan penghasilan keluarga rendah sebanyak 67,3%, pada responden yang tidak bekerja sebanyak 65,3%, dan pada responden dengan sumber informasi dari tenaga kesehatan sebanyak 68,3%. Kesimpulan dari hasil penelitian dari 5 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara usia, pendidikan, penghasilan keluarga, pekerjaan, dan sumber informasi dengan pengetahuan PUS tentang KB AKDR/IUD di Klinik Umum Tanjung Tahun 2021.
Gambaran Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Tahun 2021
Diare merupakan buang air besar dengan konsistensi dalam bentuk cair atau mencret sebanyak 3 kali dan bisa lebih dalam satu hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran kejadian diare pada balita di Puskesmas Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, tahun 2020. Tujuan pengambilan judul tersebut dikarenakan kasus diare pada balita masih sangat tinggi oleh karena itu penulis ingin meneliti kasus tersebut. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskritif. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi yang terkena diare, yang berada di Puskesmas Mekarmukti Cikarang, Kabupaten Bekasi tahun 2020 sebanyak 102 pasien balita teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling dengan jumlah 81 sampel. Pengumpulan data menggunakan sekunder. Variabel penelitian terdiri dari independen yang terdiri dari sosial ekonomi, umur balita, pendidikan ibu, pekerjaan ibu sedangkan variabel dependen yaitu kejadian diare pada balita. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan tabel crosstab yang bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi di setiap variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan pada balita dengan pendapatan rendah sebanyak 81,5% pada balita dengan umur beresiko sebanyak 90,1% pada ibu balita dengan pendidikan rendah sebanyak 61,7% pada ibu yang bekerja sebanyak 42% dari hasil penelitian 4 variabel independen tidak ada kesenjangan dengan teori. Kesimpulan dari hasil penelitian ini dapat mengetahui distribusi frekuensi gambaran kejadian diare pada balita yang mengalami diare sebanyak 49 balita dan balita yang tidak diare sebanyak 32 balita di Puskesmas Mekarmukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, tahun 2020. Saran dapat meningkatkan pola hidup sehat pada balita dengan cara menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, olahraga teratur, istirahat yang cukup, diharapkan juga mencari informasi untuk menambah pengetahuan tentang kesehatan selain di sekolah dapat juga melalui internet atau membaca buku referensi tentang menjaga pola hidup sehat
Gambaran Kejadian Pernikahan Dini di Desa Sindang Sari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Tahun 2021
Pernikahan dini yaitu merupakan institusi agung untuk mengikat dua insan lawan jenis yang masih remaja dalam satu ikatan keluarga. Remaja itu sendiri adalah anak yang di bawah usia 19 tahun ada pada masa peralihan antara masa anak-anak ke dewasa, dimana anak-anak mengalami perubahan-perubahan cepat disegala bidang. Mereka bukan lagi anak-anak, baik bentuk badan, sikap,dan cara berfikir serta bertindak, namun bukan pula orang dewasa yang telah matang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian pernikahan dini di Desa Sindang Sari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Tahun 2021 Jenis metode penelitian ini adalah penelitian dengan deskriptif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Desa Sindang Sari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang yang berjumlah 89 orang dan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Analisis data dilakukan secara univariat dan crosstab. Dari hasil penelitian univariat diperoleh dari 89 responden yang melakukan pernikahan dini sebanyak 48 responden (53,9%). Pada responden dengan usia beresiko sebanyak 39 responden (81,2%). pada responden dengan pendidikan rendah sebanyak 46 responden (80,8%). Pada responden yang tidak bekerja sebanyak 28 responden (50 %). Pada responden dengan penghasilan rendah sebanyak 39 responden (82,1%). Kesimpulan diharapkan hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh Desa Sindang Sari Kecamatan Rengasdengklok untuk terus memberikan penyuluhan atau pengarahan terkait dampak melakukan menikah usia dini kepada remaja terutama pada remaja puteri, dan di harapkan pasangan tersebut mengetahui tentang resiko yang akan dialami pada kehamilan usia muda dan tenaga kesehatan lainnya lebih aktif untuk memberikan penyuluhan program keluarga berencana.