Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: pranikah
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja Kelas XI di Man 1 Bekasi Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Badan Pusat Statistik Nasional (2023) mencatat jumlah remaja antara usia 10 hingga 19 tahun di Indonesia selbanyak 44,25 juta jiwa. Pergaulan belbas pada remaja dapat berdampak negatif pada remaja yang sangat merugilkan. Tujuan : penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah remaja Kelas XI di MAN 1 Bekasi tahun 2024. Metode : penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling dengan rumus Slovin yaitu sebanyak 190 orang responden siswi kelas XI. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-square. Hasil : analisis bivariat ada hubungan pengetahuan nilai P-Value 0,000, sikap P-Value 0,001, sumber informasi P-Value 0,008, peran orang tua P-Value 0,000, dan peran teman sebaya P-Value 0,008 (P-Value = P<a 0,05) terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja kelas XI di MAN 1 Bekasi Tahun 2024. Kesimpulan : dari penelitian ini, ada hubungan antara pengetahuan, sikap, sumber informasi, peran orang tua dan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja kelas XI di MAN 1 Bekasi Tahun 2024. Diharapkan bagi instansi pendidikan, mampu secara edukatif memberikan wawasan, dan bimbingan terhadap perilaku seksualitas yang menyimpang. Sehingga, dapat menjadikan siswa/i dapat berperilaku positif sebagaimana mestinya.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Sikap Remaja Mengenai Seks Pranikah Pada Kelas 10 di SMK Islam Al-Amin Bekasi Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Perilaku seksual pranikah adalah kegiatan seksual yang melibatkan dua orang yang saling menyukai atau saling mencintai, yang dilakukan sebelum perkawinan. Seks bebas atau dalam bahasa populernya disebut extra-martial intercourse atau kinky-seks merupakan bentuk pembebasan seks yang dipandang tidak wajar. Penelitian ini Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, peran orang tua, sumber informasi dengan sikap remaja mengenai seks pranikah pada kelas 10. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional dengan populasi seluruh kelas 10 berjumlah 159 orang dan sampel 159 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan link kuesioner online. Uji statistik menggunakan uji univariat, biraviat dan uji chi-square. Hasil penelitian ini berdasarkan uji chi-square dengan SPSS diidapatkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan sikap (p=0,422), tidak ada hubungan peran orangtua dengan sikap (p=0,411) dengan OR 1,335, ada hubungan sumber informasi dengan sikap (p=0,027) dengan OR 2,184. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan, peran orangtua, sumber informasi dengan sikap remaja mengenai seks pranikah.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Sikap Remaja Mengenai Seks Pranikah Pada Kelas 10 di SMK Islam Al-Amin Bekasi Tahun 2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku seksual pranikah adalah kegiatan seksual yang melibatkan dua orang yang saling menyukai atau saling mencintai, yang dilakukan sebelum perkawinan. Seks bebas atau dalam bahasa populernya disebut extra-martial intercourse atau kinky-seks merupakan bentuk pembebasan seks yang dipandang tidak wajar. Di Indonesia, ada sekitar 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaja perempuan usia 15-19 tahun yang mengaku pernah melakukan seksual pranikah. Bukti dari hasil riset Departemen Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan bahwa dari 1189 remaja belum menikah (berusia 13- 19 tahun) di Jawa Barat, ditemukan 7% remaja perempuan di Jawa Barat mengakui pernah mengalami kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, peran orang tua, sumber informasi dengan sikap bahaya seks pranikah pada remaja kelas.10 di SMK Islam Al-Amin tahun 2023 Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional dengan populasi seluruh siswa kelas 10 yang berjumlah 159 orang dan sampel 159 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner link google form. Uji statistik menggunakan uji univariat, biraviat dan uji chi-square. Hasil penelitian ini berdasarkan uji chi-square dengan SPSS diidapatkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan sikap (ρ=0,422), tidak ada hubungan peran orangtua dengan sikap (ρ=0,411) dengan OR 1,335, ada hubungan sumber informasi dengan sikap (ρ=0,027) dengan OR 2,184. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan dan peran orangtua dengan sikap remaja menganai seks pranikah dan ada hubungan antara sumber informasi dengan sikap remaja mengenai seks pranikah.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Seks Pranikah di SMA X Kabupaten Bekasi Tahun 2019

2019•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Survey Demografi Kesehatan Indonesia (2017) memaparkan sekitar 2% remaja pria dan 8% remaja telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah dan sebanyak 12% diantaranya mengalami Kehamilan yang Tidak Diinginkan, jumlah kasus aborsi di Indonesia mencapai 2,3 juta dan 30% diantarannya dilakukan remaja. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya seks pranikah di SMA X Kabupaten Bekasi Tahun 2019. Metode Penelitian : menggunakan penelitian deskriptif, populasi yang diambil adalah siswa kelas XI di SMA X Kabupaten Bekasi sebanyak 360 siswa, sampel : sebanyak 83 siswa, dengan teknik simpel random sampling. Instrumen penelitian kueisioner. Uji statistik yang digunakan uji univariat. Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan responden yang paling banyak adalah kurang sebanyak 33 responden (39,8%) berdasarkan jenis kelamin : laki-laki sebanyak 19 responden (22,9%), sumber informasi : informasi dari non tenaga kesehatan sebanyak 15 responden (18,1%), faktor lingkungan : ada orang disekelilingnya yang merasakan dampak seks pranikah sebanyak 20 responden (24,1%), pengalaman : remaja yang tidak pernah sebanyak 23 responden (27,7%). Kesimpulan : Remaja dengan tingkat pengetahuan kurang paling banyak yaitu sebanyak 33 responden (39,8%) Saran : diharapkan menjadi informasi mengenai gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya seks pranikah sehingga remaja dapat mengetahui bahaya seks pranikah dan menghindari perilaku seks pranikah.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail