BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Kontrasepsi implan merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, tetapi penggunaannya pada wanita usia subur di Desa Banjarsari masih rendah. Studi pendahuluan menunjukkan 65% wanita usia subur memiliki pengetahuan rendah dan 70% memiliki sikap negatif terhadap kontrasepsi implan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang kontrasepsi implan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 70 wanita usia subur dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap melalui pretest, pemberian edukasi menggunakan e-booklet, dan posttest. Analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Sebelum intervensi, 57 responden (81,4%) memiliki pengetahuan kurang dan setelah intervensi 56 responden (80,0%) memiliki pengetahuan baik. Median skor sikap meningkat dari 19 menjadi 25. Uji Wilcoxon menunjukkan pengetahuan meningkat pada 69 responden dan tetap pada 1 responden (Z=-7,226; p<0,001). Pada sikap, 63 responden meningkat, 4 menurun, dan 3 tetap (Z=-6,942; p<0,001). Media e-booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang kontrasepsi implan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan global dan nasional yang berdampak serius terhadap morbiditas serta mortalitas ibu dan janin. Berdasarkan studi pendahuluan tercatat sebanyak 46 ibu hamil mengalami anemia dengan dominasi kategori anemia sedang (56,5%), yang dipicu oleh rendahnya pengetahuan mengenai gizi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media booklet terhadap pengetahuan ibu hamil dengan anemia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 46 responden ibu hamil dengan anemia. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample T-Test dengan tingkat kemaknaan $\alpha=0,05$. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi (pre-test), sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori kurang yaitu sebanyak 22 orang (47,83%), cukup 18 orang (39,13%), dan baik 6 orang (13,04%). Setelah diberikan intervensi edukasi menggunakan media booklet (post-test), terjadi peningkatan signifikan di mana sebagian besar responden berada pada kategori baik sebanyak 34 orang (74%), dan cukup 12 orang (26%). Hasil analisis bivariat menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 ($p<0,05$). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian edukasi kesehatan menggunakan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dengan anemia. Media Booklet dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif media edukasi bagi ibu hamil dalam mendukung penyampaian informasi terkait kehamilan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah terjadinya tetanus pada ibu dan bayi baru lahir. Pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat, jadwal, dan efek samping imunisasi TT berperan dalam mendukung penerimaan dan pelaksanaan imunisasi. Salah satu media yang dapat digunakan untuk memberikan edukasi kesehatan adalah booklet karena materi dapat disajikan secara ringkas, sistematis, dan dapat dibaca kembali oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media booklet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I tentang imunisasi Tetanus Toxoid (TT) di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment tanpa kelompok kontrol menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil trimester I yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media booklet. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi menggunakan media booklet, sebanyak 20 ibu hamil (66,7%) memiliki pengetahuan dalam kategori kurang, 9 ibu hamil (30,0%) dalam kategori cukup, dan 1 ibu hamil (3,3%) dalam kategori baik. Setelah diberikan edukasi, sebanyak 26 ibu hamil (86,7%) memiliki pengetahuan dalam kategori baik, 3 ibu hamil (10,0%) dalam kategori cukup, dan 1 ibu hamil (3,3%) dalam kategori kurang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,30 sebelum intervensi menjadi 18,33 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value=0,000 (p<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media booklet. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh media booklet terhadap pengetahuan ibu hamil trimester I tentang imunisasi TT di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026. Media booklet dapat digunakan sebagai salah satu media edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai imunisasi TT
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stunting adalah rendahnya pengetahuan orang tua mengenai praktik pengasuhan, pemenuhan gizi, dan pencegahan stunting. Oleh karena itu, edukasi parenting menggunakan media booklet diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua sebagai upaya pencegahan stunting. Tujuannya untuk Mengetahui pengaruh edukasi parenting terhadap pengetahuan orang tua sebelum dan sesudah diberikan edukasi untuk menurunkan risiko stunting di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 35 orang tua yang memiliki anak usia 0–24 bulan di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi dengan teknik total sampling. Intervensi berupa edukasi parenting menggunakan media booklet. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, sehingga pengujian hipotesis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil Sebelum diberikan edukasi parenting, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 20 responden (57,1%), sedangkan setelah diberikan edukasi parenting sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 26 responden (74,3%) dan tidak terdapat lagi responden dengan kategori kurang. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan edukasi parenting terhadap peningkatan pengetahuan orang tua untuk menurunkan risiko stunting. Simpulan pada penelitian ini yaitu Edukasi parenting menggunakan media booklet berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan orang tua untuk menurunkan risiko stunting di Posyandu Kampung Binong Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri. Kurangnya pengetahuan mengenai keputihan dapat meningkatkan risiko terjadinya keputihan patologis. Edukasi menggunakan media booklet merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang keputihan di SMP Negeri 5 Cikarang Timur Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 77 siswi kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang keputihan yang terdiri dari 20 pertanyaan benar dan salah. Hasil: Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 40 responden (51,95%), kategori kurang sebanyak 34 responden (44,16%), dan kategori baik sebanyak 3 responden (3,90%). Setelah diberikan edukasi menggunakan media booklet, tingkat pengetahuan meningkat menjadi kategori baik sebanyak 54 responden (70,1%) dan kategori cukup sebanyak 23 responden (29,9%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang keputihan di SMP Negeri 5 Cikarang Timur Tahun 2026.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Pada tahun 2022, kanker serviks mengalami kasus baru diseluruh dunia sekitar 660.000 kasus, kanker menjadi urutan keempat yang paling umum terjadi diantara wanita. Pada negara dengan pendapatan rendah – menengah terjadi kematian sekitar 94% dari 350.000 akibat dari kanker serviks. Rencana Aksi Nasional untuk Eliminasi Kanker Serviks, yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, menyerukan agar 90% remaja berusia 15 tahun mendapatkan vaksin HPV pada tahun 2027 dan 90% anak laki-laki melakukannya antara tahun 2028 dan 2030. Mengetahui bagaimana pengetahuan siswa tentang pentingnya vaksinasi HPV di SMAN 1 Sukatani dipengaruhi oleh edukasi kesehatan melalui media booklet. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Pretest-Post Test Only One Group Design adalah desain pre-eksperimental. Sampel terdiri dari 40 remaja putri yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed Rank Test dikarenakan data tidak berdistribusi norma. Adanya peningkatan yang signifikan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi Kesehatan melalui media booklet nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Dari 40 remaja putri mengalami peningkatan dan tidak ada dalam pengetahuan kurang. Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah menerima edukasi melalui media booklet.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Pernikahan dini mengacu pada pernikahan yang melibatkan remaja, yaitu individu yang berusia antara 13 hingga 18 tahun, yang sebetulnya belum sepenuhnya matang baik secara fisik maupun mental. Kegiatan menikah di usia muda menjadi hal yang dianggap biasa oleh beberapa kelompok dalam masyarakat atau budaya Indonesia. Tingginya angka pernikahan dini di Indonesia, khususnya di Kecamatan Cibarusah, menjadi perhatian serius karena berdampak pada aspek kesehatan, pendidikan, dan psikososial remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi media booklet terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di kelas VIII SMPN 3 Cibarusah. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja kelas VIII di SMPN 3 Cibarusah yang berjumlah 359 siswa. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 189 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan edukasi dengan media booklet, dan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi menggunakan media booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini. Diharapkan media ini dapat digunakan sebagai salah satu metode edukatif dalam upaya pencegahan pernikahan dini.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Ibu hamil memiliki peranan penting untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang ASI yang mempengaruhi pengetahuannya guna mempersiapkan pemberian asi ekslusif pada bayinya setelah melahirkan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Pengaruh Penyuluhan dengan Media Booklet terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pemberian ASI Ekslusif di Puskesmas Pembantu Wilayah Buah Dua Kota Sumedang Tahun 2024. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pre-eksperiment desain pretest-posttest without control group. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil dengan jumlah 30 orang di Puskesmas Pembantu Nagrak. Dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner pre-test dan pos-test. Analisis data yang dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan kurang tentang pemberian asi ekslusif sebanyak 14 responden (46,7%). Pengetahuan cukup sebanyak 12 responden (40%) dan pengetahuan baik sebanyak 4 responden (14,4%). Hasil analisis dengan menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p-value sebesar 0.000 < 0,05. Ini berarti ada pengaruh signifikan dari penyuluhan tentang pemberian asi ekslusif terhadap pengetahuan ibu hamil yang disampaikan melalui media booklet. Kesimpulan: Adanya pengaruh penyuluhan dengan media booklet terhadap pengetahuan ibu hamil Tentang Pemberian Asi Ekslusif Di Puskesmas Pembantu Nagrak Kabupaten Sumedang Tahun 2024.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Ibu hamil merupakan populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Sifilis dan Hepatitis B. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dengan media booklet terhadap sikap ibu hamil trimester I dalam melakukan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas Karang Bahagia tahun 2023.
Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperiment dengan desain pretest-posttest Without Control Group Design. Populasi Seluruh ibu hamil trimester I yaitu 30 orang ibu hamil dan sampel 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan Analisa univariat dan analisis bivariat. Uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon Rank Test.
Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p value sebesar 0.000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh penyuluhan pemeriksaan triple eliminasi tehadap sikap ibu hamil trimester I dengan menggunakan media booklet.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyuluhan dengan media booklet dapat mempengaruhi sikap ibu hamil trimester I dalam melakukan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas Karang Bahagia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ibu hamil merupakan populasi yang berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, Sifilis dan Hepatitis B. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dengan media booklet terhadap sikap ibu hamil trimester I dalam melakukan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas Karang Bahagia tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pre eksperiment dengan desain yang gunakan adalah pretest-posttest Without Control Group Design. Populasi penelitian : Seluruh ibu hamil trimester I di puskesmas Karang Bahagia, yaitu 30 orang ibu hamil. Sampel penelitian menggunakan total sampling berjumlah 30 responden ibu hamil trimester I. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis univariat meliputi karakteristik responden. Analisis bivariat pengaruh penyuluhan dengan media booklet terhadap sikap ibu hamil trimester I dalam melakukan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas Karang Bahagia tahun 2023. Uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon Rank Test. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p value sebesar 0.000 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh penyuluhan pemeriksaan triple eliminasi tehadap sikap ibu hamil trimester I dengan menggunakan media booklet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyuluhan dengan media booklet dapat mempengaruhi sikap ibu hamil trimester I dalam melakukan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas Karang Bahagia. Saran dalam penelitian ini untuk tenaga Kesehatan, untuk ibu hamil, untuk institut pendidikan dan untuk peneliti selanjutnya.