Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Wilcoxon
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Klinik Putri Amanda Kp. Binong Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Nyeri punggung merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis dan peningkatan beban tubuh selama kehamilan. Senam hamil merupakan salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu mengurangi nyeri punggung. Penelitian ini bertujuan mengetahui Efektivitas senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Klinik Putri Amanda KP. Binong Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan lembar observasi Verbal Descriptor Scale (VDS). Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Sebelum intervensi, 17 responden (57%) mengalami nyeri berat, 12 responden (40%) mengalami nyeri sangat berat, dan 1 responden (3%) mengalami nyeri sedang. Setelah intervensi, 15 responden (50%) tidak mengalami nyeri dan 15 responden (50%) mengalami nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan Z = -4,808 dan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di RS Annisa Bogor Tahun 2021

2023•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak menular yang saat ini menjadi prioritas dalam dunia kesehatan secara global (Sugiyanto & Budiati, 2012). Terapi non farmakologis terbukti dapat mengontrol dan mempertahankan tekanan darah agar tidak semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Annisa Bogor 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pre eksperimental dengan desain penelitian one group preposttest. Total sampel pasien hipertensi sebanyak 35 sampel. Data demogfrafi responden dan data observasi yang telah terkumpul akan dianalisa menggunakan uji paired sample t-test dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis univariat yaitu menunjukkan bahwa yang terkena hipertensi paling banyak kisaran umur 41 – 50 tahun (42,8 %), dengan jenis kelamin laki-laki (54,3 %), tingkat pendidikan yang dimiliki responden yaitu SMA (60 %) dan pekerjaan sebagai buruh (34,3 %). Hasil analisis bivariat didapatkan hasil tekanan darah sistole sebelum dan sesudah relaksasi otot progresif nilai P Value 0,000 (≤ 0,05) dan tekanan darah diastole sebelum dan sesudah relaksasi otot progresif nilai P Value 0,016 (≤ 0,05). Penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil terdapat perbedaan yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah melakukan relaksasi otot progresif karena hasilnya menunjukkan nilai ≤ 0,05.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail