BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Sekitar 190.000 kasus infeksi campak dan rubella dilaporkan ke WHO pada tahun 2017 dari seluruh dunia. Ada lebih dari
130.000 kasus pada tahun 2016. Lonjakan kasus sekitar 30%, yang sebagian besar adalah anak-anak. Salah satu penyebabnya Karena sibuk bekerja dan memiliki waktu yang sedikit, ibu yang bekerja pada pagi hari tidak dapat mengunjungi posyandu dan mengabaikan kesehatan anaknya. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sumber informasi. terhadap faktor rendahnya cakupan dalam pemberian imunisasi. Variabel yang diteliti meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sumber informasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik Cross Sectional. Menggunakan teknik Probability Sampling dengan pendekatan accidental Sampling. Jumlah responden 120 responden, analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mangun Jaya terhitung dari september 2021 – januari 2022. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian didapatkan uji chi square nilai p value 0.000 ada hubungan antara pekerjaan dengan pencapaian cakupan dalam pemberian imunisasi dengan hasil OR 2.408. Simpulan ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan akses informasi dengan pencapaian cakupan dalam pemberian imunisasi dan tidak ada hubungan umur dengan pencapaian cakupan imunisasi rubella (MR) pad a balita usia
18 bulan-4 tahun.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Distribusi buku KIA, sebagai sarana pencatatan pelayanan kesehatan dan media KIE kesehatan ibu dan anak. salah satu target global Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 70 per
100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Garut (2020), AKI/AKB kita (atau) Angka Kematian Ibu (dan) Angka Kematian Bayi cukup tinggi. survey awal melalui wawancara singkat dengan pengelola program KIA di Posyandu Desa Sukamukti Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, pemanfaatan Buku KIA masih rendah. Rendahnya pemanfaatan buku KIA masih terkendala oleh rendahnya pengetahuan dan sikap ibu tentang manfaat dari buku KIA dan sebagian ibu juga menganggap hal-hal yang berhubungan dengan buku KIA hanya sekedar buku catatan pemeriksaan.Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil di Posyandu Desa Sukamukti Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut tahun 2022.Variabel yang diteliti pengetahuan,sikap dan dukungan petigas kesehatan.Jenis penelitian yang digunakan adalah kua ntitatif analitik Cross Sectional. Menggunakan Teknik Total Sampling. Jumlah responden 50 responden, analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan di posyandu terhitung dari september 2022 – desember 2022. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian yang menunjukan variabel yang berhubungan dengan Pemanfaatan Buku KIA pada Ibu Hamil adalah Pengetahuan nilai P=0,000,nilai OR=79,168,dukungan petugas kesehatan P=0,000,nilai OR=79,168 Sedangkan variabel yang tidak berhubungan sikap P=0,351,hasil OR=5.802. Simpulan ada hubungan dengan pengetahuan,dukungan petugas kesehatan terhadap Pemanfaatan Buku KIA pada Ibu Hamil .Dan tidak ada hubungan sikap.Disarankan kepada petugas kesehatan untuk bisa memberikan informasi dan edukasi tentang
pentingnya pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu penyebabnya Karena sibuk bekerja dan memiliki waktu yang sedikit, ibu yang bekerja pada pagi hari tidak dapat mengunjungi posyandu dan mengabaikan kesehatan anaknya. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sumber informasi. terhadap faktor rendahnya cakupan dalam pemberian imunisasi. Variabel yang diteliti meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sumber informasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik Cross Sectional. Menggunakan teknik Probability Sampling dengan pendekatan accidental Sampling. Jumlah responden 120 responden, analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mangun Jaya terhitung dari september 2021 – januari 2022. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian didapatkan uji chi square nilai p value 0.000 ada hubungan antara pekerjaan dengan pencapaian cakupan dalam pemberian imunisasi dengan hasil OR 2.408. Simpulan ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan akses informasi dengan pencapaian cakupan dalam pemberian imunisasi dan tidak ada hubungan umur dengan pencapaian cakupan imunisasi rubella (MR) pada balita usia 18 bulan-4 tahun.