BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Abstrak: Imunisasi adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan anak sehingga mampu
melawan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin tersebut, bayi dan anak yang mendapat
imunisasi dasar lengkap akan terlindung dari beberapa penyakit berbahaya dan akan mencegah
penularan penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan
dengan rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi 0-12 bulan, Jenis penelitian ini
adalah survey kuantitatif, dengan desain non eksperimental dan pengumpulan data dilakukan secara cross sectional. populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 0-12 bulan. pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah sampel 50 responden.
pengumpulan data dengan menyebarkan kuesoner. analisis yang digunakan adalah univariat dan
bivariat dengan uji chis quare. Hasil Penelitian uji statistic univariat di dapatkan cakupan imunisasi
tidak tercapai sebanyak 27 responden (54,0%), dan hasil imunisasi yang tercapai sebanyak 23
responden (46.0%), Analisis bivariat menunjukan variabel yang berhubungan signifikan dengan
rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi 0-12 bulan adalah varibel tingkat pengetahuan dengan nilai p value 0.000 or 13,571 (95% ci 3,416-53,926), variabel pendidikan dengan nilai p value 0.000 ,or 12,600 (95% ci: 3,288-48,287), varibel sumber informasi dengan nilai p value 0.000, or 11,281 (95 ci: 2,900-43,878), variabel dukungan keluarga dengan nilai p value 0.000, or 16,292
(95% ci: 3,970-66,860), variabel peran kader dengan nilai p value 0.000, or 4,453 (95 ci: 1.35314.653).
Kesimpulan: Bahwa adanya hubungan pengetahuan,pendidikan,sumber informasi, dukungan keluarga, peran kader terhadap rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi 012 bulan
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Data SDKI Kabupaten Bekasi September 2022 terdapat 80.227 ibu hamil, yang tervaksin 10.334 ( 12,88% ) di TPMB Ria Sari, AM.Keb. Juli - September 2022 ada 203 ibu hamil dan yang vaksin hanya 77 ibu hamil ( 37,93 % ), Tujuan Penelitian : untuk mengetahui distribusi frekuensi cakupan vaksinasi covid 19 pada ibu hamil di TPMB Ria Sari, AM.Keb. tahun 2022
Metodelogi Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini analitik kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Total penelitian 126 responden ( ibu hamil ) terdapat ibu hamil yang tidak vaksin covid 19 sebanyak 98 ( 77,8% ) dan yang vaksin sebanyak 28 ( 22,2% ).
Hasil Analisa : Hasil menunjukkan variabel yang berhubungan dengan cakupan vaksinasi Covid 19 di TPMB Ria Sari, Wanasari Cibitung Bekasi Tahun 2022, yaitu pendidikan (p=0,793) pengetahuan (p=0,000), budaya (p=0,013), dukungan keluarga (p=0,000), sumber informasi (p=0,000).
Kesimpulan : Hasilnya adalah 1.Tidak adanya hubungan antara pendidikan dengan Cakupan Vaksinasi Covid
19 pada Ibu hamil, 2.Adanya hubungan antara Pengetahuan, budaya, Dukungan keluarga dan sumber informasi. Saran dengan adanya penelitian ini, diharapkan bahwa ibu hamil bijaksana dalam memperoleh informasi, harapan saya ibu hamil dapat meningkatkan peran serta dalam upaya mempercepat memutus mata rantai penularan covid 19.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Sekitar 190.000 kasus infeksi campak dan rubella dilaporkan ke WHO pada tahun 2017 dari seluruh dunia. Ada lebih dari
130.000 kasus pada tahun 2016. Lonjakan kasus sekitar 30%, yang sebagian besar adalah anak-anak. Salah satu penyebabnya Karena sibuk bekerja dan memiliki waktu yang sedikit, ibu yang bekerja pada pagi hari tidak dapat mengunjungi posyandu dan mengabaikan kesehatan anaknya. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sumber informasi. terhadap faktor rendahnya cakupan dalam pemberian imunisasi. Variabel yang diteliti meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sumber informasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik Cross Sectional. Menggunakan teknik Probability Sampling dengan pendekatan accidental Sampling. Jumlah responden 120 responden, analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mangun Jaya terhitung dari september 2021 – januari 2022. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian didapatkan uji chi square nilai p value 0.000 ada hubungan antara pekerjaan dengan pencapaian cakupan dalam pemberian imunisasi dengan hasil OR 2.408. Simpulan ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan akses informasi dengan pencapaian cakupan dalam pemberian imunisasi dan tidak ada hubungan umur dengan pencapaian cakupan imunisasi rubella (MR) pad a balita usia
18 bulan-4 tahun.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Distribusi buku KIA, sebagai sarana pencatatan pelayanan kesehatan dan media KIE kesehatan ibu dan anak. salah satu target global Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 70 per
100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Garut (2020), AKI/AKB kita (atau) Angka Kematian Ibu (dan) Angka Kematian Bayi cukup tinggi. survey awal melalui wawancara singkat dengan pengelola program KIA di Posyandu Desa Sukamukti Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, pemanfaatan Buku KIA masih rendah. Rendahnya pemanfaatan buku KIA masih terkendala oleh rendahnya pengetahuan dan sikap ibu tentang manfaat dari buku KIA dan sebagian ibu juga menganggap hal-hal yang berhubungan dengan buku KIA hanya sekedar buku catatan pemeriksaan.Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil di Posyandu Desa Sukamukti Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut tahun 2022.Variabel yang diteliti pengetahuan,sikap dan dukungan petigas kesehatan.Jenis penelitian yang digunakan adalah kua ntitatif analitik Cross Sectional. Menggunakan Teknik Total Sampling. Jumlah responden 50 responden, analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan di posyandu terhitung dari september 2022 – desember 2022. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian yang menunjukan variabel yang berhubungan dengan Pemanfaatan Buku KIA pada Ibu Hamil adalah Pengetahuan nilai P=0,000,nilai OR=79,168,dukungan petugas kesehatan P=0,000,nilai OR=79,168 Sedangkan variabel yang tidak berhubungan sikap P=0,351,hasil OR=5.802. Simpulan ada hubungan dengan pengetahuan,dukungan petugas kesehatan terhadap Pemanfaatan Buku KIA pada Ibu Hamil .Dan tidak ada hubungan sikap.Disarankan kepada petugas kesehatan untuk bisa memberikan informasi dan edukasi tentang
pentingnya pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu penyebabnya Karena sibuk bekerja dan memiliki waktu yang sedikit, ibu yang bekerja pada pagi hari tidak dapat mengunjungi posyandu dan mengabaikan kesehatan anaknya. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sumber informasi. terhadap faktor rendahnya cakupan dalam pemberian imunisasi. Variabel yang diteliti meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sumber informasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik Cross Sectional. Menggunakan teknik Probability Sampling dengan pendekatan accidental Sampling. Jumlah responden 120 responden, analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mangun Jaya terhitung dari september 2021 – januari 2022. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian didapatkan uji chi square nilai p value 0.000 ada hubungan antara pekerjaan dengan pencapaian cakupan dalam pemberian imunisasi dengan hasil OR 2.408. Simpulan ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan akses informasi dengan pencapaian cakupan dalam pemberian imunisasi dan tidak ada hubungan umur dengan pencapaian cakupan imunisasi rubella (MR) pada balita usia 18 bulan-4 tahun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Menurut data WHO tahun 2020, kelompok yang rentan terinfeksi Covid 19 adalah, orangtua/ lansia, ibu hamil, anak-anak, bayi, janin didalam rahim ibu. Infeksi Covid 19 pada ibu hamil dapat mempengaruhi organ oogenesis dan perkembangan janin. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini analitik kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Total penelitian 126 responden ( ibu hamil ) terdapat ibu hamil yang tidak vaksin covid 19 sebanyak 98 ( 77,8% ) dan yang vaksin sebanyak 28 ( 22,2% ). Hasil menunjukkan variabel yang berhubungan dengan cakupan vaksinasi Covid 19 di TPMB Ria Sari, Wanasari Cibitung Bekasi Tahun 2022, yaitu pendidikan (p=0,793) pengetahuan (p=0,000), budaya (p=0,013), dukungan keluarga (p=0,000), sumber informasi (p=0,000). Hasilnya adalah 1.Tidak adanya hubungan antara pendidikan dengan Cakupan Vaksinasi Covid 19 pada Ibu hamil, 2.Adanya hubungan antara Pengetahuan, budaya, Dukungan keluarga dan sumber informasi. Saran dengan adanya penelitian ini, diharapkan bahwa ibu hamil bijaksana dalam memperoleh informasi, harapan saya ibu hamil dapat meningkatkan peran serta dalam upaya mempercepat memutus mata rantai penularan covid 19.