Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Prestasi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kebiasaan Sarapan dan Kadar Hemoglobin (Hb) dengan Prestasi Akademik Pada Siswi di SMAN 3 Cikarang Utara

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Prestasi akademik pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kebiasaan sarapan dan kadar hemoglobin (Hb). Sarapan berperan sebagai sumber energi utama bagi otak sehingga mendukung konsentrasi dan kemampuan belajar, sedangkan kadar Hb yang rendah dapat mengurangi suplai oksigen ke otak dan berpotensi mengganggu fungsi kognitif. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan sarapan dan kadar hemoglobin (Hb) dengan prestasi akademik pada siswi di SMAN 3 Cikarang Utara. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 247 siswi kelas XI SMAN 3 Cikarang Utara, dengan sampel sebanyak 71 responden yang dipilih menggunakan teknik kuota sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mengenai kebiasaan sarapan, pengukuran kadar Hb menggunakan alat Easy Touch GCHb, pengukuran status gizi berdasarkan IMT/U, serta pengambilan data prestasi akademik berdasarkan peringkat kelas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil Penelitian: Mayoritas responden berusia 17 tahun (62,0%), memiliki status gizi baik (66,2%), dan orang tua berpendidikan terakhir SMA (73,2%). Sebagian besar responden memiliki kebiasaan sarapan ≥4x/minggu (62,0%), kadar Hb normal (≥12 g/dl) 87,3%, dan yang belum kategori prestasi akademik (54,9%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan prestasi akademik (p=0,011; OR=73,4%;95%CI=0,093–0,758). Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan prestasi akademik (p=0,140; OR=69,5%;95% CI=0,059–1,585). Kesimpulan: Kebiasaan sarapan berhubungan dengan prestasi akademik pada siswi SMAN 3 Cikarang Utara, sedangkan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kadar Hb dan prestasi akademik pada sampel penelitian. Saran: Sekolah diharapkan meningkatkan edukasi mengenai pentingnya sarapan bergizi seimbang serta bekerja sama dengan puskesmas dalam pelaksanaan pemeriksaan kadar hemoglobin secara berkala sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Motivasi Perawat Dalam Menghadapi Akreditasi di RSUD Bayu Asih Purwakarta Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Rumah sakit memiliki peran strategis dalam sistem kesehatan nasional, baik sebagai tempat pelayanan, pendidikan tenaga kesehatan, maupun sebagai pusat rujukan dan penelitian. Oleh karena itu, untuk menjamin mutu pelayanan dan keselamatan pasien, rumah sakit harus memenuhi standar pelayanan tertentu yang salah satunya diwujudkan melalui proses akreditasi. Motivasi perawat di RSUD Bayu Asih Purwakarta dalam menghadapi akreditasi mengalami demotivasi yaitu tidak memiliki dorongan kuat untuk melakukan sesuatu dan mengakibatkan menjadi kurang atau bahkan tidak bersemangat seperti kehilangan arah, beberapa perawat yang melakukan akreditasi melakukannya dengan setengah hati. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat dalam menghadapi akreditasi di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Penelitian ini dilakukan 30 juni – 11 Agustus 2025 di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Jenis penelitian kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan teknik non probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat di RSUD Bayu Asih Purwakarta yang berjumlah 378 orang dan sampel 86 perawat. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara gaji atau tunjangan (p value = 0.000), tanggung jawab (p value = 0.000), hubungan interpersonal (p value = 0.000). Variabel yang tidak berhubungan pengawasan (p value = 1.000), prestasi (p value = 0.470), potensi pengembangan individu (p value = 1.000). Terdapat hubungan antara gaji atau tunjangan, tanggung jawab, hubungan interpersonal. Sedangkan pengaawasan, prestasi dan pengembangan potensi individu tidak berhubungan.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur dan Prestasi Belajar Remaja Kelas 9 di SMPN 5 Cikarang Utara

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kecanduan game online merupakan salah satu masalah perilaku pada remaja yang dapat berdampak pada kesehatan dan prestasi akademik. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur dan prestasi belajar pada remaja kelas 9 di SMPN 5 Cikarang Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 70 siswa kelas 9 yang dipilih secara total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Game Addiction Scale (GAS) untuk kecanduan game online, Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk kualitas tidur, dan nilai rapor untuk prestasi belajar. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 67 siswa (95,7%) aktif bermain game online, dan 36 siswa (51,4%) melaporkan sering begadang akibat bermain game. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecanduan game online dengan kualitas tidur (p < 0,05) serta dengan prestasi belajar (p < 0,05).

30 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Karyawan Dalam Menghadapi Akreditasi di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

2022•Koleksi Perpustakaan

Rumah Sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah mewajibkan Rumah Sakit melakukan akreditasi agar Rumah Sakit selalu mengutamakan pelayanan, keselamatan dan perlindungan kepada masyarakat. Untuk meningkatkan akreditasi diperlukan adanya motivasi karyawan yang terlibat dalam akreditasi. Motivasi karyawan yang bekerja di Rumah Sakit X dalam menghadapi akreditasi mengalami demotivasi yang mengakibatkan menjadi kurang atau bahkan tidak bersemangat. Terdapat 15 karyawan menolak bergabung ke tim kelompok kerja dan 10 karyawan bersedia bergabung namun dengan setengah hati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi karyawan dalam menghadapi akreditasi di Rumah Sakit X tahun 2022. Penelitian dilakukan pada tanggal 01 Juli – 30 Juli 2022 di Rumah Sakit X. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik non probability sampling dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Populasi adalah Tim Kelompok Kerja Akreditasi sejumlah 160 karyawan dan sampel sejumlah 111 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji normalitas digunakan untuk menentukan cut off point dalam pengkodingan saat pengolahan data. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan memperhatikan nilai p value untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara variabel independen dan dependen. Nilai Odds Ratio digunakan untuk menentukan seberapa besar pengaruh atau peluang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengakuan dengan motivasi karyawan (p value = 0,037), pekerjaan itu sendiri (p value = 0,000), tanggung jawab (p value = 0,022), kemajuan (p value = 0,000), pengembangan potensi individu (p value = 0,000), dan hubungan interpersonal (p value = 0,001). Variabel yang tidak berhubungan yaitu prestasi (p value = 0,103). Terdapat hubungan antara pengakuan, pekerjaan itu sendiri, tanggung jawab, kemajuan, pengembangan potensi individu, hubungan interpersonal dengan motivasi karyawan. Sedangkan prestasi tidak berhubungan dengan motivasi karyawan. Saran dari penelitian ini adalah Rumah Sakit X harus mengatur ulang sumber daya manusia, peningkatan motivasi karyawan, lebih peduli dan mengakui atas kinerja karyawan. Sedangkan untuk karyawan harus lebih meningkatkan rasa tanggung jawab dalam pekerjaannya dan meningkatkan hubungan interpersonal antar karyawan agar tercipta hubungan yang harmonis.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Konsentrasi Belajar Pada Manusia S1 Keperawatan Semester II Institut Medika Drg. Suherman Tahun 2019

2021•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Konsentrasi belajar merupakan kemampuan manusia memusatkan perhatian yang erat kaitannya dengan memori (ingatan). Konsentrasi tentu berperan penting bagi seorang anak untuk mengingat, merekan melanjutkan dan mengembangkan materi pelajaran yang diperoleh di sekolah. Kemampuan untuk mengingat, merekam, dan mengembangkan materi pelajaran yang baik memungkinan anak memperoleh prestasi yang optimal. Dari hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti melalui wawancara pada mahasiswa keperawatan semester II kepada 10 orang didapatkan hasil bahwa 8 orang kesulitan memulai tidur, 7 orang tiba-tiba terbangun malam hari, 9 orang sering mengantuk pada siang hari, 6 orang kurang puas dengan tidurnya, dan 5 orang merasa letih setelah tidur. Berdasarkan uraian di atas peneliti tertarik untuk meneliti Hubungan Kualitas tidur Dengan konsentrasi Belajar Pada Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan semester II Institut Medika Drg. Suherman Cikarang 2019. Tujuan : Tujuan penelitian ini untukMengidentifikasi hubungan antara kualitas tidur dengan konsentrasi belajar mahasiswa S1 keperawatan semester II Institut Medika Drg. SUHERMAN 2019. Metode : Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah obsevasional kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan secara cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa S1 keperawatan semester dua Institut Medika Drg. Suherman 2019. Dengan jumlah sampel (50 responden). Teknik sampling yang digunakan pada penelitian kali ini yaitu dengan cara total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square dengan nilai signifikan (5% = 0,05). Hasil ; Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan konsentrasi belajar mahasiswa dengan nilai p-value = 0,004 dan OR = 9,164 mahaiswa Strata 1 keperawatan semester II Institut Medika DRG. Suherman Tahun 2019. Kesimpulan : Ada pengaruh antara gaya belajar dan motivasi belajar dengan indeks prestasi pada mahasiswa/i pendidikan keperawatan angkatan 2018. Saran : Diharapkan Bagi mahasiswa/i pendidikan keperawatan khususnya angkatan 2018 agar lebih memahami dan mendalami gaya belajarnya sebagai modal atau pintu gerbang dalam menuntut ilmu keperawatan serta mempermudah dalam penyerapan informasi yang di berikan oleh dosen dalam proses pembelajaran baik dalam lingkup akademik maupun praktik klinik agar dapat meningkatkan prestasi belajar dan motivasi belajarnya.

21 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Hubungan Karakteristik Gaya Belajar V-A-K (Visual-Auditori-Kinestetik) dan Motivasi Belaajr Terhadap Indeks Prestasi Pada Mahasiswa/I Pendidikan Keperawatan Angkatan 2018 di Institut Medika Drg. Suherman Tahun 2019

2019•Koleksi Perpustakaan

Prestasi belajar merupakan hasil dari pengukuran terhadap peserta didik yang meliputi faktor kognitif, afektif dan psikomotor setelah mengikuti proses pembelajaran yang diukur dengan menggunakan instrumen tes yang relevan. Adapun faktor yang mempengaruhi prestasi belajar yaitu gaya belajar dan motivasi belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian Cross Sectional. Sampel yang diambil sebanyak 74 responden dengan menggunakan rumus total sampling. Instrument yang digunakan dalam pengambilan data adalah kuesioner dan lembar hasil belajar yang diambil dari BAAK. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikan α 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua faktor yang diteliti terdapat pengaruh secara bermakna dengan indeks prestasi pada mahasiswa/i pendidikan keperawatan angkatan 2018. Variabel yang mempengaruhi adalah karakteristik gaya belajar (P value=0,012), dan motivasi belajar (P Value=0,004). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya hubungan karakteristik di dapatkan bahwa yang paling berhubungan terhadap indeks prestasi serta dari kedua variabel tersebut di dapatkan bahwa yang paling berhubungan terhadap indeks prestasi adalah motivasi belajar yang rendah. Penelitian ini diharapkan mahasiswa/i dapat meningkatkan motivasi belajarnya untuk meningkatkan hasil prestasi belajarnya secara optimal serta dosen/pendidik menyesuaikan metode pembelajaran baik di lingkungan akademik maupun non akademik terhadap gaya belajar mahasiswa/i pendidikan keperawatan.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail