Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Oral Hygiene
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Edukasi Berbasis Audio Visual dan Praktik Menyikat Gigi Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Oral Hygiene SDIT Ajimutu Sagi Global Insani Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah dasar masih cukup tinggi, terutama disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga oral hygiene. Anak usia sekolah berada pada tahap operasional konkret sehingga membutuhkan metode edukasi yang menarik, mudah dipahami, serta melibatkan pengalaman langsung. Edukasi berbasis audio visual yang dikombinasikan dengan praktik menyikat gigi dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis audio visual dan praktik menyikat gigi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan oral hygiene siswa SDIT Ajimutu Global Insani Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 55 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan menyikat gigi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan keterampilan oral hygiene siswa setelah diberikan edukasi berbasis audio visual dan praktik menyikat gigi dengan nilai signifikansi p < 0,05. Kesimpulan: Edukasi berbasis audio visual yang disertai praktik menyikat gigi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan oral hygiene siswa sekolah dasar. Metode ini direkomendasikan sebagai alternatif edukasi kesehatan gigi di lingkungan sekolah.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Oral Hygiene Menggunakan Chlorhexidine 0,2% Terhadap Kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP) di Intensive Care Unit (ICU) RS Sentra Medika Cisalak Depok Tahun 2021

2023•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Oral Hygiene merupakan tindakan keperawatan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya Ventilator Associated Pneumonia (VAP) pada pasien. Berdasarkan data laporan VAP menunjukkan angka kejadian VAP diruang ICU pada bulan Maret 2020 adalah 2,2% dan terjadi kenaikan menjadi 6,8% dibulan April 2020, pada bulan Mei 2020 menjadi 10,9% kasus, dan terjadi kenaikan kembali pada bulan Juni 18,8%, pada bulan Juli turun menjadi 16,3% kasus VAP. Penelitian ini menggunakan metode preexperimental one grup (pretest – posttest) design. Sampel yang digunakan adalah yang sesuai kriteria inklusi dan ekslusi dengan tehnik total sampling sejumlah 30 sampel. Untuk memperoleh data peneliti menggunakan instrument berupa lembar observasi, SOP Oral Hygiene dan lembar CPIS. Sedangkan alat uji yang di gunakan adalah uji wilcoxon. Penelitian dilakukan pada bulan November sampai Januari 2022. Berdasarkan hasil uji statistic Wilcoxon diperoleh hasil p-value kejadian VAP sebesar 0,000 ≤0.05 yang artinya ada perbedaan yang signifikan pada kejadian VAP sebelum dan setelah diberikan perlakuan Oral Hygiene. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada Pengaruh Oral Hygiene Menggunakan Chlorhexidine 0,2% Terhadap Kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP) di Intensive Care Unit Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Tahun 2021. Sehingga peneliti menyarankan agar perawat mampu memberikan intervensi Oral Hygiene sesuai SOP untuk membantu menangani masalah kejadian VAP.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail