BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Dalam fase transisi yang dialami remaja, termasuk mahasiswa, berbagai tekanan kerap muncul. Perubahan ini dapat menjadi tantangan bagi mahasiswa tahun pertama yang harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Jika tekanan ini tidak dikelola dengan tepat, dapat berkembang menjadi stres. Stres adalah proses interaksi terus-menerus yang melibatkan orang dengan lingkungan dan saling mempengaruhi yang disebut transaksional. Faktor-faktor seperti motivasi, mekanisme koping, dan dukungan teman sebaya dapat mempengaruhi tingkat stres seseorang. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara motivasi, mekanisme koping, dan dukungan teman sebaya terhadap tingkat stres mahasiswa tahun pertama di program studi sarjana keperawatan universitas medika suherman tahun 2024. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain komparatif dan pendekatan cross-sectional, populasi dalam penelitian ini sebanyak 42 responden menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive-sampling, maka total sampel menjadi 38 responden. Hasil: Hasil menunjukkan adanya hubungan antara motivasi (p-value=0.046), mekanisme koping (p-value=0.032), dan dukungan teman sebaya (p-value=0.024) terhadap tingkat stres mahasiswa tahun pertama. Kesimpulan: terdapat hubungan motivasi, mekanisme koping dan dukungan teman sebaya terhadap tingkat stres mahasiswa tahun pertama di program studi sarjana keperawatan universitas medika suherman tahun 2024.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Dalam fase transisi yang dialami remaja, termasuk mahasiswa, berbagai tekanan kerap muncul. Perubahan ini dapat menjadi tantangan bagi mahasiswa tahun pertama yang harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Jika tekanan ini tidak dikelola dengan tepat, dapat berkembang menjadi stres. Stres adalah proses interaksi terus-menerus yang melibatkan orang dengan lingkungan dan saling mempengaruhi yang disebut transaksional. Faktor-faktor seperti motivasi, mekanisme koping, dan dukungan teman sebaya dapat mempengaruhi tingkat stres seseorang. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara motivasi, mekanisme koping, dan dukungan teman sebaya terhadap tingkat stres mahasiswa tahun pertama di program studi sarjana keperawatan universitas medika suherman tahun 2024. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan cross-sectional, populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 responden menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive-sampling, maka total sampel menjadi 38 responden. Hasil: Hasil menunjukkan adanya hubungan antara motivasi (p-value=0.046), mekanisme koping (p-value=0.032), dan dukungan teman sebaya (p-value=0.024) terhadap tingkat stres mahasiswa tahun pertama. Kesimpulan: terdapat hubungan motivasi, mekanisme koping dan dukungan teman sebaya terhadap tingkat stres mahasiswa tahun pertama di program studi sarjana keperawatan universitas medika suherman tahun 2024.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Masalah personal hygiene ketika menstruasi pada remaja merupakan derteminan status kesehatan remaja yang berpengaruh dalam kehidupan masa tua. Buruknya personal hygiene saat menstruasi berpengaruh besar terhadap morbiditas dan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja putri terhadap personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan mengunakan desain Cross Sectional, teknik pengambilan sempel menggunkan total sampling dengan jumlah responden 121. Hasil penelitian didapatkan nilai pengetahuan (P= 0,000), Dukungan keluarga (P= 0,000), Dukungan teman (P=0,369), Sarana prasarana (P=0,000), Sumber informasi (P=0,000). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan Antara pengetahuan, dukungan keluarga, sarana prasarana dan sumber informasi terhadap personal hygiene saat menstruasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Personal hygiene saat menstruasi pada remaja merupakan isu kritis sebagai determinan status kesehatan remaja yang akan berpengaruh besar terhadap morbiditas dan komplikasi. Kebersihan dalam menstruasi memegang peran penting dalam menentukan status kesehatan, khususnya supaya terhindar dari infeksi alat reproduksi. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan jumlah responden 121. Bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai pengetahuan (P= 0,000), dukungan keluarga (P=0,000), sarana prasarana (P=0,000) karena nilai P Value 0,005 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, dukungan keluarga dan sarana prasarana terhadap Personal Hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Dan bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai dukungan teman (P=0,366), sumber informasi (P=0,470) karena nilai P Value 0,005 maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara Dukungan teman dan sumber informasi terhadap Personal Hygiene pada saat mesnstruasi pada remaja putri. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan Antara pengetahuan, dukungan keluarga dan sarana prasarana dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri kelas X dan XI di SMK Islam AL-Amin Tahun 2023.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Perineal hygiene saat menstruasi merupakan personal hygiene pada saat menstruasi. Hygiene saat menstruasi sangat penting, karena bila penanganan saat menstruasi tidak steril maka akan banyak bakteri dan kuman yang akan dapat menyebabkan infeksi pada alat reproduksi perempuan. Yang bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi dari faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku perineal hygiene saat menstruasi pada siswi SMAN 1 Cibarusah tahun 2020.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan cara pengambilan sampel menggunakan stratified proposional random sampling kemudian sampel diambil kembali dengan menggunakan simple random sampling pada masing-masing kelas. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 256 responden dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 161 responden. Karena penelitian ini dilakukan dalam masa Pandemik Covid-19 maka jumlah responden dibatasi hanya 50 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form yang dilakukan pada bulan juni-juli 2020. Jenis data yang digunakan adalah jenis data Primer. Analisis data berupa analisis univariate dan bivariat dengan uji statistic menggunakan rumus Chi-Square.
Analisis menggunakan uji chi – square dengan tingkat kemaknaan 95% (a=0,005) dan menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (P=0,007), sikap (P=0,000), kepercayaan (P=0,000), fasilitas dan sarana (P=0,000), dukungan keluarga (P=0,000), dukungan tenaga kesehatan (P=0,000), dan dukungan teman sebaya (P=0,000). Dari hasil penelitian tersebut tidak memiliki kesenjangan dengan teori.
Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, kepercayaan, fasilitas dan sarana, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan daukungan teman sebaya dengan perilaku perineal hygiene saat menstruasi pada siswi SMAN 1 Cibarusah tahun 2020. Saran: diharapkan remaja bisa lebih meningkatkan pengetahuan tentang perilaku perineal hygiene saat menstruasi.