Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Status Imunisasi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita di Klinik & RB Rhaudatunnadya Tahun 2019

2022•Koleksi Perpustakaan

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2016 Indonesia menunjukkan kasus ISPA di masyarakat sebanyak 20%-30% dari populasi. Propinsi Jawa Barat merupakan salah satu provinsi kedua yang terbesar endemik ISPA dengan persentasi sebesar 42.50%. Dari Studi Pendahuluan di RB Rhaudatunnadya dari 50 responden ternyata 35 balita yang terkena ISPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di RB Rhaudhatunnadya Tahun 2019 . Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian Analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Dengan jumlah populasi 350 responden di RB Rhaudatunnadya Cikarang dan didapatkan hasil 88 balita yang terkena ISPA. Te Penelitian dilakukan di RB Rhaudatunnadya, pengumpulan data dilaksanakan selama bulan April 2019, populasi penelitian ini adalah seluruh Balita yang berknik pengambilan sampel Accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis yang dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara Paritas (P-Value =0,000), Asi Eklusif (P-Value=0,006), Status Gizi (P-Value=0,088), Status Imunisasi (P-Value=0,001) dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di RB Rhaudatunnadya tahun 2019. Kesimpulan penelitian dari 4 variabel (Paritas, Asi Eklusif, Status Gizi, Status Imunisasi) hasilnya berhubungan dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di RB Rhaudatunnadya. Saran penelitian yaitu dapat dijadikan pertimbangan untuk memasukan kurikulum kesehatan reproduksi, meningkatkan pengetahuan, dengan cara mencari sumber informasi yang baik dan akurat serta dapat menerima perhatian yang baik dari orang tua.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kejadian ISPA Pada Balita di Wilayah Puskesmas Mekar Mukti Cikarang Barat Tahun 2020

2022•Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan balita, diperkirakan 15 juta anak balita di dunia meninggal setiap tahun. Riskesdas 2018 kejadian ISPA pada satu bulan terakhir adalah 25,5% dengan prevalensi tertinggi terjadi pada usia balita yaitu 35%. Dan menurut SDKI 2017 prevalensi ISPA tertinggi pada anak umur 2435 bulan yaitu sebanyak 14%. Berdasar hasil survey, di Propinsi Jawa Barat terdapat 28,4% kasus ISPA balita, dan untuk kabupaten Bekasi terdapat sebanyak 35,0% kasus dengan gejala ISPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat analitik yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objek yang dilakukan untuk melihat gambaran pengetahuan. Populasinya seluruh balita yang diperiksa di Poli Anak Puskesmas Mekarmukti Tahun 2020 sebanyak 461 orang. Sampel yang diteliti adalah balita yang berobat di Poli Anak sebanyak 82 orang. Instrumen penelitian menggunakan wawancara dan data sekunder. Analisis data univariat menggunakan presentase. Hasil penelitian univariat menunjukan 82 responden yang dinyatakan berdiagnosa ISPA 17 orang (21%). Sedangkan responden yang tidak didiagnosa ISPA ada 65 orang (79%). Kesimpulan dari hasil penelitian masih banyaknya angka kesakitan ISPA pada balita di Puskesmas Mekarmukti dikarenakan Puskesmas Mekarmukti merupakan daerah industri.

32 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Faktor Resiko Terjadinya Penyakit Ispa Pada Balita di RW01 Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2019

2019•Koleksi Perpustakaan

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan mulai dari hidung hingga alveoli yang berlangsung selama kurang lebih 14 hari. Penyakit ini sering terjadi pada balita dan anak-anak. Prevalensi balita yang mengalami gejala ISPA dan berobat ke fasilitas kesehatan tahun 2017 meningkat menjadi 92% (SDKI, 2017). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor resiko terjadinya penyakit ISPA pada balita di RW 01 desa Sukamulya kecamatan Sukatani kabupaten Bekasi tahun 2019. Metode peneilitian yang digunakan deskriptif kuantitatif, populasi 47 responden, pengambilan sampel dengan total sampling, instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian : Gambaran terjadinya penyakit ISPA padabalita di RW 01 Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani tahun 2019 sebanyakan 29 balita (61.7%), tidak ISPA sebanyakan 18 balita (38.3%), balita usia 12-60 bulan sebanyakan 33 balita (70.2%), tidak BBLR sebanyakan 33 balita (70.2%), balita tidak mendapatkan ASI eksklusif sebanyakan 32 balita (68.1%), imunisasi tidak lengkap 27 balita (57.5%), lingkungan tidak sehat 31 balita. Kesimpulan : Dari 47 responden yang di teliti terdapat 29 balita (61.7%) menderita ISPA dan rata-rata bayi tinggal dilingkungan tidak sehat sebanyakan 31 balita (66.0%)

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail