Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Wahyuni Dewi Martina

2 karya publik ditemukan.

2022: 1

Gambaran Kejadian ISPA pada balita di wilayah puskesmas mekar mukti cikarang utara tahun 2020

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan balita, diperkirakan 15 juta anak balita di dunia meninggal setiap tahun. Sebagian besar penelitian di negara berkembang menunjukkan bahwa diberbagai negara setiap tahunnya 20-30% kematian bayi dan balita disebabkan karena menderita infeksi saluran nafas akut (ISPA). Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi tahun 2019, diperoleh informasi bahwa pada tahun 2019 dari 88.915 balita di Bekasi,sebanyak 19.367 balita (21,78%) adalah penderita ISPA. Puskesmas Mekarmukti merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan laporan tahunan pada tahun 2019, angka kesakitan ISPA di Puskesmas Mekarmukti mencapai 63% dari seluruh kunjungan di Poli KIA (Profile Puskesmas Mekarmukti, 2019). Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan angka kesakitan ISPA di Puskesmas Mekarmukti dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 57% dari kunjungan. Peningkatan angka kesakitan ini tidak hanya disebabkan oleh kondisi lingkungan saja tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku, pelayanan kesehatan yang ada dan faktor genetik.Berdasarkan uraian diatas maka penulis merumuskan masalah ini yaitu “bagaimana gambaran ISPA pada balita di Puskesmas Mekr mukti tahun 2020.?

Gambaran Kejadian ISPA Pada Balita di Wilayah Puskesmas Mekar Mukti Cikarang Barat Tahun 2020

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan balita, diperkirakan 15 juta anak balita di dunia meninggal setiap tahun. Riskesdas 2018 kejadian ISPA pada satu bulan terakhir adalah 25,5% dengan prevalensi tertinggi terjadi pada usia balita yaitu 35%. Dan menurut SDKI 2017 prevalensi ISPA tertinggi pada anak umur 2435 bulan yaitu sebanyak 14%. Berdasar hasil survey, di Propinsi Jawa Barat terdapat 28,4% kasus ISPA balita, dan untuk kabupaten Bekasi terdapat sebanyak 35,0% kasus dengan gejala ISPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat analitik yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objek yang dilakukan untuk melihat gambaran pengetahuan. Populasinya seluruh balita yang diperiksa di Poli Anak Puskesmas Mekarmukti Tahun 2020 sebanyak 461 orang. Sampel yang diteliti adalah balita yang berobat di Poli Anak sebanyak 82 orang. Instrumen penelitian menggunakan wawancara dan data sekunder. Analisis data univariat menggunakan presentase. Hasil penelitian univariat menunjukan 82 responden yang dinyatakan berdiagnosa ISPA 17 orang (21%). Sedangkan responden yang tidak didiagnosa ISPA ada 65 orang (79%). Kesimpulan dari hasil penelitian masih banyaknya angka kesakitan ISPA pada balita di Puskesmas Mekarmukti dikarenakan Puskesmas Mekarmukti merupakan daerah industri.