Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Senam Kaki
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi melakukan senam kaki diabetes pada Pasien DM yang Melakukan perawatan dirumah diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan penyakit yang dapat terjadi pada semua orang termasuk pada lanjut usia, karena sistem metabolisme pada lanjut usia sudah mengalami penurunan, kurang menjaga pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu tindakan pencegahan komplikasi kaki pada pasien diabetes mellitus adalah senam kaki. Senam kaki diabetes adalah suatu kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh penderita diabetes mellitus untuk mencegah terjadinya kaki diabetik. Menurut penelitian perilaku perawatan kaki merupakan komponen yang penting dalam pencegahan kaki diabetik. Namun banyak pasien Diabetes Melitus (DM) yang tidak menjalankannya akibat rendahnya pengetahuan dan self-efficacy pasien maupun motivasi melakukan senam kaki diabetes. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dengan motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. sample dalam penelitian ini menggunakan total keseluruhan Populasi yaitu 30 pasien prolanis DM yang melakukan kontrol di Puskesmas DTP Purwakarta. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Tingkat Pengetahuan pasien dan kuesioner Motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM, dan kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta, uji statistic diperoleh nilai (p=0.020). Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR = 7.249 yang artinya responden dengan pengetahuan kurang mempunyai peluang 7,24 kali untuk memiliki motivasi melakukan senam kaki diabetes dibanding responden dengan penegetahuan yang cukup.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Senam Kaki Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Bondongan Tahun 2023

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: International Diabetes Federation (IDF) mengasumsikan bahwa terdapat 436 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun di dunia mengalami Diabetes Mellitus pada tahun 2019 atau setara dengan 9,3% dari seluruh peduduk dengan usia yang sama. Tujuan: Mengetahui Pengaruh Senam Kaki Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Bondongan Tahun 2023. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian quasi eksperime design dengan pendekatan one group pretest-posttest design, dalam penelitia ini sampel yang ditetapkan oleh peneliti yaitu sebanyak 30 orang. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji paired t-test menunjukan bahwa ada pengaruh senam kaki terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada lansia Diabetes Mellitus Tipe II (p=0.000) dengan nilai α=0,05 dan senam kaki memiliki manfaat memperlancar sirkulasi darah pada bagian kaki, senam kaki juga dapat bermanfaat dalam mengatasi keterbatasan pergerakan otot sendi, kelainan pada bentuk kaki, membantu dalam meningkatkan kekuatan otot kecil, paha dan betis pada kaki. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kadar gula darah sewaktu setelah intervensi berupa senam kaki signifikan menurunkan kadar gula darah pada lansia Diabetes Mellitus Tipe II

20 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Pengalaman Melakukan Senam Kaki Diabetes Dengan Gejala Neuropati Perifer Sensori Pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta Tahun 2021

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Neuropati merupakan suatu keadaan yang berkesinambungan dengan gangguan fungsi dan struktur saraf tepi. Dalam penatalaksanaan pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Koncara menunjukkan sebagian besar mengalami gangguan neuropati sensori dan belum mengetahui bagaimana melakukan senam kaki diabetes. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi untuk mengetahui hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Koncara sebanyak 38 pasien. Teknik sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah 38 pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kepada pasien meliputi variabel pengalaman senam kaki dan variabel gejala neuropati perifer sensori. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian gambaran variabel pengalaman senam sebagian besar responden kurang pengalaman dalam melakukan senam kaki diabetik. Gambaran variabel gejala neuropati sebagian besar responden mengalami neuropati berat. Hasil analisa menggunakan uji Chi-Square bahwa nilai p value = 0,002 (p < 0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara, dengan kekutan nilai RR = 0,544. Disarankan manajemen pelayanan kesehatan menetapkan ketentuan, prosedur dan standar dalam penatalaksanaan pasien diabetes melitus serta penerapan pelaksanaan senam kaki diabetik yang terjadwal secara periodik.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Pengetahuan Dengan Motivasi Melakukan Senam Kaki Diabetes Pada Pasien DM di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendahuluan: Salah satu tindakan pencegahan komplikasi kaki pada pasien diabetes mellitus adalah senam kaki.Senam kaki diabetes adalah suatu kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh penderita diabetes mellitus untuk mencegah terjadinya kaki diabetik.Menurut penelitian perilaku perawatan kaki merupakan komponen yang penting dalam pencegahan kaki diabetik.Namun banyak pasien Diabetes Melitus (DM) yang tidak menjalankannya akibat rendahnya motivasi melakukan senam kaki. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dengan motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional.Sampel dalam penelitian ini menggunakan total keseluruhan populasi yaitu 30 pasien prolanis DM yang melakukan kontrol di Puskesmas DTP Purwakarta. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Tingkat Pengetahuan pasien dan kuesioner Motivasi melakukan senam kaki diabetes pada pasien DM, kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi melakukan senam kaki diabetes (p-Value= 0.001) pada pasien DM diwilayah kerja UPTD Puskesmas DTP Purwakarta, hasil uji statistik. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR = 26. yang artinya responden dengan pengetahuan kurang mempunyai peluang 26 kali untuk memiliki motivasi melakukan senam kaki diabetes dibanding responden dengan pengetahuan yang baik. Kesimpulan: Penting dilakukan edukasi untuk meningkatkan motivasi pasien DM melakukan senam kaki.

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail