2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: International Diabetes Federation (IDF) mengasumsikan bahwa terdapat 436 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun di dunia mengalami Diabetes Mellitus pada tahun 2019 atau setara dengan 9,3% dari seluruh peduduk dengan usia yang sama. Tujuan: Mengetahui Pengaruh Senam Kaki Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Bondongan Tahun 2023. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian quasi eksperime design dengan pendekatan one group pretest-posttest design, dalam penelitia ini sampel yang ditetapkan oleh peneliti yaitu sebanyak 30 orang. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji paired t-test menunjukan bahwa ada pengaruh senam kaki terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada lansia Diabetes Mellitus Tipe II (p=0.000) dengan nilai α=0,05 dan senam kaki memiliki manfaat memperlancar sirkulasi darah pada bagian kaki, senam kaki juga dapat bermanfaat dalam mengatasi keterbatasan pergerakan otot sendi, kelainan pada bentuk kaki, membantu dalam meningkatkan kekuatan otot kecil, paha dan betis pada kaki. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kadar gula darah sewaktu setelah intervensi berupa senam kaki signifikan menurunkan kadar gula darah pada lansia Diabetes Mellitus Tipe II
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Berdasarkan data World Health Organization jumlah perempuan menopause di Asia pada tahun 2025 diperkirakan mengalami kenaikan dari 107 juta jiwa menjadi 373 juta jiwa. Menopause terjadi karena seiring usia bertambah indung telur akan makin sedikit memproduksi hormon kewanitaan. Akibatnya indung telur tidak lagi melepaskan sel telur dan menstruasi akan berhenti. Dampaknya tubuh akan mengalami rasa panas, berkeringat dimalam hari, masalah tidur, cemas dan suasan hati yang buruk. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan usia menarche dan indeks masa tubuh dengan menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Bondongan Kota Bogor Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bondongan, Kota Bogor pada bulan Juli 2023. Hasil analisis uji chi square didapatkan bahwa terdapat hubungan usia menarche dan indeks masa tubuh dengan menopause di wilayah kerja Puskesmas Bondongan Kota Bogor Tahun 2023. Diharapkan bagi ibu menopause untuk dapat mendorong anaknya agar menjaga berat badan ideal untuk menghindari terjadinya penumpukan lemak agar tidak terjadi menarche dini dan menjaga pola hidup sehat agar indeks masa tubuh tetap dalam kategori normal.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Remaja pada usia sekolah dapat berisiko menjadi remaja obesitas. Kejadian overweight dan obesitas pada remaja disebabkan karena adanya perubahan pola makan dan aktifitas fisik. Konsumsi junk food lebih dari 6 kali perbulan dan aktivitas fisik yang rendah cenderung meningkatkan kejadian overweight dan obesitas pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengkomsumsi junk food dan pola aktifitas terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMPN 2 sukaraja Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 55 responden. sedangkan kriteria normal, overweight dan obesitas menggunakan indikator IMT. Data frekuensi aktivitas dan konsumsi makanan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui bahwa obesitas pada remaja SMP sebanyak 22 (40,0%) , kebiasaan mengkomsumsi junk food sebanyak 23 responden (41,8%), dan aktifitas fisik kurang 28 responden (50,9%).Dalam penelitian ini menggunkan Uji Chi Square didapatkan hasil ada hubungan antara kebiasaan komsumsi junk food dan pola aktifitaS terhadap kejadian obesitas pada remaja SMP 2 Sukaraja bogor, P Value 0,000 ≤ a 0,05. Berdasarkan penelitian ini Disarankan siswa dapat mempertahankan pola makan yang seimbang dan mengatur aktifitas fisik yang baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Di Indonesia, masalah gizi pada anak masih menjadi prioritas. Satu dari masalah gizi
tersebut adalah Stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang mengakibatkan anak terlalu pendek. Stunting dapat mengakibatkan terganggunya perkembangan otak, penurunan kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, metabolisme dalam tubuh, penurunan kemampuan kognitif, penurunan prestasi belajar, penurunan kekebalan tubuh. Tujuan: Mengetahui presentase kejadian Stunting dan membuktikan adanya hubungan pemberian MPASI dan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting pada anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi Tahun 2023. Metode : Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Pengumpulan data dilakukan dari data primer melalui kuesioner yang dibagikan langsung kepada 40 responden ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Jatisampurna. Hasil : Dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 57,5% anak mengalami Stunting. Adanya hubungan yang bermakna antara pemberian makanan pendamping ASI dengan kejadian Stunting dengan (p=0,006) dan Adanya hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting dengan (p=0,005). Kesimpulan. Adanya hubungan pemberian makanan pendamping ASI dan pengetahuan ibu dengan kejadian Stunting pada anak usia 0-24 bulan diwilayah Puskesmas Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi Tahun 2023.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang : Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolisme bersifat kronis yang disebabkan karena
gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau kombinasi keduanya. Pengendalian kadar gula darah adalah hal utama bagi penderita DM salah satunya dengan mengkonsumsi obat. Konsumsi obat yang benar didasari dari pengetahuan dan sikap yang baik terhadap guna pengendalian gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dan kepatuhan obat dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM di Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi tahun 2023. Tujuan : untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan obatt terhadap tingkat kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2 dipuskesmas jatisampurna kota bekasi tahun 2023. Metode : Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan dari bulan Mei– Agustus 2023. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang terdiri dari 50 orang pasien DM. Data yang diambil meliputi aspek pengetahuan, kepatuhan obat (primer) dan kadar gula darah (sekunder). Pengolahan data menggunakan komputerisasi dengan menggunakan uji square. Hasil : berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan hasil p-value 0,006 yang berarti nilai < (0,05) maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah sewaktu dengan tingkat pengetahuan dan p-value 0,031 yang berarti nilai < (0,05) maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah sewaktu dengan kepatuhan obat.