Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Kadar Gula Darah Sewaktu
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN OBAT TERHADAP TINGKAT KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS JATISAMPURNA KOTA BEKASI TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang : Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolisme bersifat kronis yang disebabkan karena gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau kombinasi keduanya. Pengendalian kadar gula darah adalah hal utama bagi penderita DM salah satunya dengan mengkonsumsi obat. Konsumsi obat yang benar didasari dari pengetahuan dan sikap yang baik terhadap guna pengendalian gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dan kepatuhan obat dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM di Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi tahun 2023. Tujuan : untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan obatt terhadap tingkat kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2 dipuskesmas jatisampurna kota bekasi tahun 2023. Metode : Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan dari bulan Mei– Agustus 2023. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang terdiri dari 50 orang pasien DM. Data yang diambil meliputi aspek pengetahuan, kepatuhan obat (primer) dan kadar gula darah (sekunder). Pengolahan data menggunakan komputerisasi dengan menggunakan uji square. Hasil : berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan hasil p-value 0,006 yang berarti nilai < (0,05) maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah sewaktu dengan tingkat pengetahuan dan p-value 0,031 yang berarti nilai < (0,05) maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah sewaktu dengan kepatuhan obat.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh senam aerobik low impact terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus di Kelurahan Nanggewer kabupaten Bogor tahun 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Mellitus is a chronic disease characterized by blood sugar that exceeds normal levels. One of the management of Diabetes Mellitus is physical exercise along with medical treatment which can be considered as a strategic key to fighting Diabetes Mellitus. This research is to determine the effect of low impact aerobic exercise on temporary blood sugar levels in patients with diabetes mellitus. The benefits of this research are expected to provide information for further research and add insight regarding the effect of aerobic exercise on temporary blood sugar levels in diabetes mellitus patients. The method of this research is a pre-experimental study without a control group with a one group pretest-posttest design research model. The number of samples in this study were 20 people. The instruments used in this study were observation sheets, SOP sheets for measuring blood sugar levels and SOP for low impact aerobics. The data obtained were analyzed statistically using the univariate test and bivariate test using the t-test. The results of the analysis of hypothesis testing with the dependent T test (Paired-Samples T Test) on the results of the pretest and posttest showed a value of t = 13,405 with a p value = 0.000 ≤ α (0.05), thus there is an effect of low impact aerobics on blood levels temporary blood sugar in patients with diabetes mellitus in the Nanggewer sub-district, Bogor district in 2023. Based on the results of this study, it is hoped that it can motivate people to increase physical activity with a duration of exercise of 20-60 minutes and a frequency of exercise of 3-5 days/week to change a sedentary lifestyle and improve quality of life. Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan gula darah yang melebihi kadar normal. Salah satu penatalaksanaan Diabetes melitus adalah dengan latihan fisik yang dilakukan bersama dengan perawatan medis dapat dianggap sebagai strategi kunci untuk melawan Diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus di kelurahan Nanggewer Kabupaten Bogor Tahun 2023. Manfaat penelitian ini adalah diharapkan dapat memberikan informasi bagi penelitian lebih lanjut serta menambah wawasan terkait pengaruh senam aerobik terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus. Metode penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental tanpa kelompok kontrol dengan rancangan penelitian adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 20 orang. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah dan SOP senam aerobik low impact. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji univariat dan uji bivariat menggunakan uji t-test. Hasil penelitian hasil analisis uji hipotesis dengan uji T dependen (Paired-Samples T Test) pada hasil pretest dan posttest menunjukkan nilai t = 13.405 dengan nilai p value = 0,000 ≤ α (0,05), maka ada pengaruh senam aerobik low impact terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus di kelurahan Nanggewer kabupaten Bogor tahun 2023. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas fisik dengan durasi latihan 20 – 60 menit dan frekuensi latihan 3 – 5 hari/minggu untuk mengubah gaya hidup santai atau sedentary life dan memperbaiki kualitas hidup.

20 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RS HARAPAN BUNDA JAKARTA TAHUN 2023

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Cikarang, Maret 2023 Desi Wijayanti Hubungan Antara Tingkat Kepatuhan Minum Obat Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023 VII BAB + 54 Halaman, 10 Tabel, 2 Skema, 6 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit diabetes yang tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan hiperglikemia yang dari waktu ke waktu dapat mengakibatkan komplikasi. Keberhasilan pengelolaan DM untuk mencegah komplikasi dapat dicapai salah satunya melalui kepatuhan dalam terapi farmakologi. Tujuan Penelitian : Mengetahui adakah hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Hasil Penelitian : Pasien di RS Harapan Bunda Jakarta dengan diabetes mellitus di poli penyakit dalam lebih banyak pasien yang patuh dalam mimum obat sebanyak 45 orang (75%). Responden memiliki kadar gula darah yang normal yaitu sebanyak 41 orang (68.3%). Kesimpulan dan Saran : Penelitian ini dapat menjadi refrensi tambahan atau dasar untuk melanjutkan penelitian tambahan mengenai beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah pasien seperti pola makan, tingkat aktivtas, dan tingkat stress serta dapat melakukan penelitian menggunakan uji multivariat. Disimpulkan : Ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah sewaktu pasien di RS Harapan Bunda Jakarta dengan diabetes mellitus di poli penyakit dalam Hasil pengolahan data menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p = 0.000 < α = 0.005.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Poli Klinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Timur

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe II merupakan kondisi kronis akibat gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah karena aktivitas atau sekresi insulin yang tidak adekuat. Aktivitas fisik secara teratur diketahui dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan membantu mengontrol kadar glukosa darah. Namun, banyak penderita DM Tipe II memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah, yang berdampak pada buruknya pengendalian glikemik.Tujuan: Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM Tipe II di Klinik Penyakit Dalam RS Harapan Bunda. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 107 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner aktivitas fisik dan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu. Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 43,0% responden memiliki aktivitas fisik rendah dengan kadar gula darah sewaktu yang tinggi. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kadar gula darah sewaktu (p = 0,000). Pasien yang lebih aktif secara fisik cenderung memiliki kontrol glikemik yang lebih baik. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM Tipe II. Peningkatan aktivitas fisik perlu dipromosikan sebagai bagian penting dalam pengelolaan diabetes.

39 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Obat Terhadap Tingkat Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang : Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolisme bersifat kronis yang disebabkan karena gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau kombinasi keduanya. Pengendalian kadar gula darah adalah hal utama bagi penderita DM salah satunya dengan mengkonsumsi obat. Konsumsi obat yang benar didasari dari pengetahuan dan sikap yang baik terhadap guna pengendalian gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dan kepatuhan obat dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM di Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi tahun 2023. Tujuan : untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan obatt terhadap tingkat kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2 dipuskesmas jatisampurna kota bekasi tahun 2023. Metode : Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan dari bulan Mei– Agustus 2023. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang terdiri dari 50 orang pasien DM. Data yang diambil meliputi aspek pengetahuan, kepatuhan obat (primer) dan kadar gula darah (sekunder). Pengolahan data menggunakan komputerisasi dengan menggunakan uji square. Hasil : berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan hasil p-value 0,006 yang berarti nilai < (0,05) maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah sewaktu dengan tingkat pengetahuan dan p-value 0,031 yang berarti nilai < (0,05) maka disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah sewaktu dengan kepatuhan obat.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Tingkat Kepatuhan Minum Obat Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023

2023•Koleksi Perpustakaan

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kondisi kronis dimana terjadi kenaikan kadar glukosa dalam darah dikarenakan tubuh tidak dapat menghasilkan atau memproduksi insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Keberhasilan pengelolaan DM untuk mencegah komplikasi dapat dicapai salah satunya melalui kepatuhan dalam terapi farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk adakah hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Rs Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pasien di RS Harapan Bunda Jakarta dengan diabetes mellitus di poli penyakit dalam lebih banyak pasien yang patuh dalam mimum obat sebanyak 45 orang (75%). Prevalensi Diabetes mellitus tipe II di Asia tenggara pada tahun 2015, 415 juta orang dewasa dengan diabetes,kenaikan 4 kali lipat dari 108 juta di 1980an. Pada tahun 2040 diperkirakan jumlahnya akan menjadi 642 juta (Kemenkes, 2018). Kenaikan Hampir 80% penderita DM berada pada negara yang berpenghasilan rendah dan menengah (WHO, 2017). Di Indonesia pada tahun 2015 menempati peringkat ketujuh prevalensi penderita diabetes di dunia setelah Negara Cina, India, Amerika Serikat, Brazil, Rusia dan Meksiko dengan jumlah estimasi orang dengan diabetes kurang lebih sebesar 10 juta orang (IDF,, 2017). Responden memiliki kadar gula darah yang normal yaitu sebanyak 41 orang (68.3%). Penelitian ini dapat menjadi refrensi tambahan atau dasar untuk melanjutkan penelitian tambahan mengenai beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah pasien seperti pola makan, tingkat aktivtas, dan tingkat stress serta dapat melakukan penelitian menggunakan uji multivariat. Dapat disimpulkan Ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah sewaktu pasien di RS Harapan Bunda Jakarta dengan diabetes mellitus di poli penyakit dalam Hasil pengolahan data menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p = 0.000 < a = 0.005.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail