Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Loyalitas
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kualitas Sarana Prasarana dan Pelayanan Kefarmasian Terhadap Loyalitas Pelanggan di Apotek Sehati Jababeka

2026•Koleksi Perpustakaan

Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan yang berperan penting dalam menjaga loyalitas pelanggan melalui kualitas sarana prasarana dan pelayanan kefarmasian yang diberikan. Persaingan antarapotek yang semakin ketat menuntut pengelola apotek untuk memperhatikan kedua aspek tersebut secara bersamaan agar mampu mempertahankan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sarana prasarana dan pelayanan kefarmasian, baik secara parsial maupun simultan, terhadap loyalitas pelanggan di Apotek Sehati Jababeka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji asumsi klasik berupa normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sarana prasarana secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Sig. = 0,090), sedangkan pelayanan kefarmasian berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap loyalitas pelanggan (Sig. = 0,000). Secara simultan, kualitas sarana prasarana dan pelayanan kefarmasian berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 36,7% (R² = 0,367), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian merupakan faktor yang lebih dominan dibandingkan sarana prasarana dalam membentuk loyalitas pelanggan di Apotek Sehati Jababeka. Apotek disarankan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian sebagai strategi utama dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, tanpa mengabaikan pemeliharaan sarana prasarana sebagai faktor pendukung.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Peran Kepuasan Mutu Layanan Farmasi Dalam Peningkatan Loyalitas Pasien Umum dan Asuransi di Apotek Kimia Farma 340 Cikarang Utara

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Seiring dengan perkembangan industri farmasi yang pesat, mutu layanan apotek menjadi faktor penting yang sangat menentukan kepuasan dan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepuasan mutu pelayanan mempunyai pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan di Apotek Kimia Farma 340. Subyek dan Metode: Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang datang ke Apotek Kimia Farma 340 untuk membeli obat dan menebus resep umum. Sampel yang digunakan berjumlah 273 responden, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan karakteristik tertentu yang dianggap relevan dengan tujuan penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap data yang diperoleh. Pada kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini, dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan bahwa instrumen yang digunakan dapat menghasilkan data yang akurat dan konsisten. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi analisis univariat, yaitu Customer Satisfaction Index (CSI) dan Net Promoter Score (NPS), serta analisis bivariat menggunakan uji t dengan bantuan aplikasi SPSS versi 23. Hasil: yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa pada analisis Customer Satisfaction Index (CSI), sebagian besar responden sangat puas dengan berbagai aspek pelayanan di Apotek Kimia Farma 0340 Cikarang Utara. Parameter "Tangible" mencatat tingkat kepuasan tertinggi dengan persentase 83,53%, diikuti oleh "Assurance" sebesar 82,44%, "Empathy" 82,20%, "Reliability" 82,20%, dan "Responsiveness" 79,82%. Sementara itu, analisis Net Promoter Score (NPS) menunjukkan bahwa rata-rata NPS dari seluruh parameter adalah 5,64, yang termasuk dalam kategori loyal. Kesimpulan: Uji hipotesis menunjukkan bahwa kepuasan mutu pelayanan memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien di Apotek Kimia Farma 0340 Cikarang Utara.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Peran Kepuasan Mutu Layanan Farmasi Dalam Peningkatan Loyalitas Pasien Umum dan Asuransi di Apotek Cipto Cikarang Utara

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : : Kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek berperan penting dalam peningkatan loyalitas pasien, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien maka pasien tersebut akan semakin loyal. Kepuasan pasien dapat tercapai apabila pelayanan yang diberikan tidak membeda-bedakan antara pasien umum maupun pasien asuransi sehingga mereka tertarik melakulan pembelian ulang serta memperkenalkan produk dan jasa kepada orang lain. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis kepuasan atas mutu layanan farmasi dalan peningkatan loyalitas pasien umum dan asuransi di Apotek Cipto Cikarang Utara. Subyek dan Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan deskriptif (non-eksperimental) dengan pendekatan kuantitatif. Metode survey menggunakan kuesioner untuk mendapatkan seberapa besar peran kepuasan pasien dalam peningkatan loyalitas terhadap layanan kefarmasian. Populasi yang digunakan sebanyak 716 pasien dan jumlah sampel 257 pasien dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam proses pengambilan sampel. Analisis data yang digunakan yaitu Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mencari kepuasan pasien, Net Promoting Score (NPS) untuk menentukan loyalitas pasien, dan uji Chi square untuk mencari hubungan antara kepuasan terhadap loyalitas pasien dengan nilai sig 0,05. Hasil: Hasil yang didapatkan pada pengujian kepuasan pasien menggunakan CSI diperoleh nilai tertinggi pada pasien asuransi terdapat pada parameter assurance (jaminan) 86,21% (sangat puas) dan pada pasien umum 86,15% (sangat puas). Hasil yang didapat pada pengujian loyalitas pasien dengan menggunakan NPS pada pasien umum 25,14% (loyal) dan pasien asuransi 20,75% (loyal). Hasil yang didapat berdasarkan uji Chi square pada pasien umum didapatkan nilai p value 0,024 dan pada pasien asuransi didapatkan nilai p value 0,053. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan pada pasien umum terdapat hubungan antara kepuasan mutu layanan farmasi terhadap loyalitas pasien, sedangkan pada pasien asuransi tidak ada hubungan antara kepuasan mutu layanan farmasi terhadap loyalitas pasien.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengukuran Loyalitas Konsumen Pengguna Vaseline® Lip Care Untuk Bibir Kering Pecah-pecah di Universitas Medika Suherman

2024•Koleksi Perpustakaan

Dampak masa pandemi COVID-19 selama tiga tahun belakangan ini menyebabkan intensitas penggunaan masker menjadi sangat penting. Dampak dari penggunaan masker salah satunya menyebabkan bibir menjadi mudah kering dan pecah - pecah, sensasi gatal dan kemerahan. Pasien di anjurkan untuk mengoleskan pelembab pada bibir kering dan pecah-pecah serta mengkonsumsi setidaknya 8 gelas per hari, buah-buahan dan sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat loyalitas, karakteristik dan persentase dari pengguna Vaseline® Lip Care. Metode pengumpulan data menggunakan Kuesioner yang sudah di sebarkan sesuai sampel yaitu sebanyak 71 sampel dengan uji pendahulan 30 responden yang di olah datanya menggunakan SPSS versi 22, setelah itu data di olah lagi menggunakan analisis Net Promoting Score (NPS) yaitu sebuah alat manajemen yang dapat di gunakan untuk mengukur tingkat loyalitas konsumen pada suatu produk di mulai dengan meminta ulasan dari konsumen untuk menilai kuesioner dengan angka antara 0 – 10 dan penilaian di bagi menjadi 3 yaitu detractor, passive dan promotor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata – rata NPS dari 12 pernyataan yang telah di isi oleh responden di dapatkan hasil rata - rata skor NPS 68,75%. Berdasarkan hasil skor NPS 68,75% mendapatkan tingkat peringkat sangat loyal dikarenakan hal tersebut telah di buktikan berdasarkan data parameter Net Promoting Score.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengukuran Loyalitas Konsumen Penggunaan Vaseline Petroleum Jelly Untuk Kaki Kering (Xerosis) & Pecah-pecah (Keratoderma) Pada Mahasiswa Universitas Medika Suherman

2024•Koleksi Perpustakaan

Paparan sinar matahari yang cukup panas menyebabkan kaki menjadi kering dan pecah pecah. Salah satu sinar yang dapat mempengaruhi elastis pada kulit adalah sinar UV A , diklaim dapat langsung menyerap ke lapisan dermis. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengukuran loyalitas konsumen melalui kualitas produk, minat beli, harga dan gaya hidup terhadap kepuasan penggunaan vaseline petroleum jelly untuk kaki kering (Xerosis) dan pecah pecah (Keratoderma) pada mahasiswa Universitas Medika Suherman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan sumber data penelitian ini adalah seluruh prodi mahasiswa/i Universitas Medika Suherman dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan Net Promoter Score (NPS) yang diolah menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukan konsumen berkategori sangat loyal terhadap produk vaseline petroleum jelly dengan rata rata NPS 56,25% , mendapatkan kategori sangat loyal karena pelayanan yang sangat baik, vaseline juga mudah digunakan, dan dapat melembabkan saat digunakan. Kategori sangat loyal ditunjukan dengan nilai NPS > 50, loyal dengan nilai NPS = 0 -50, dan tidak loyal dengan nilai NPS < 0.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Persepsi Mengenai Mutu Pelayanan Dengan Loyalitas Pasien di Poliklinik Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2022

2022•Koleksi Perpustakaan

Standar Pelayanan Minimal di bidang kesehatan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan memberikan gambaran kemajuan dan tolak ukur keberhasilan pelayanan. Mutu pelayanan yang melebihi harapan pelanggan akan berdampak pada loyalitas pasien. Pada studi awal, kunjungan pasien Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit X tahun 2021 dan 2022 bulan Januari sampai Mei menunjukkan penurunan. Berdasarkan hal tersebut penelitian mengenai mutu pelayanan dilakukan menggunakan Metode ServQual. Tujuan : Menganalisis hubungan persepsi mengenai mutu pelayanan dengan loyalitas pasien. Metode : Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1 sampai 31 Juli 2022. Populasi berjumlah 208 responden dengan 135 sampel, menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Dilakukan Analisis univariat dan Bivariat uji Chi-Square. Hasil : Analisis uji Chi-Square menunjukkan p-value < 0,005 , Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan antara bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan loyalitas pasien. Kesimpulan : Terdapat hubungan bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan loyalitas pasien. Rumah sakit perlu meningkatkan kemampuan pada kelima dimensi untuk menciptakan loyalitas pasien.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail