BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Seiring dengan perkembangan industri farmasi yang pesat, mutu
layanan apotek menjadi faktor penting yang sangat menentukan kepuasan dan
loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepuasan mutu
pelayanan mempunyai pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan di Apotek
Kimia Farma 340. Subyek dan Metode: Populasi dalam penelitian ini adalah
konsumen yang datang ke Apotek Kimia Farma 340 untuk membeli obat dan
menebus resep umum. Sampel yang digunakan berjumlah 273 responden, yang
dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan karakteristik tertentu
yang dianggap relevan dengan tujuan penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif, yang memungkinkan analisis
mendalam terhadap data yang diperoleh. Pada kuesioner yang digunakan dalam
penelitian ini, dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan bahwa
instrumen yang digunakan dapat menghasilkan data yang akurat dan konsisten.
Teknik analisis data yang diterapkan meliputi analisis univariat, yaitu Customer
Satisfaction Index (CSI) dan Net Promoter Score (NPS), serta analisis bivariat
menggunakan uji t dengan bantuan aplikasi SPSS versi 23. Hasil: yang didapat
pada penelitian ini menunjukkan bahwa pada analisis Customer Satisfaction Index
(CSI), sebagian besar responden sangat puas dengan berbagai aspek pelayanan di
Apotek Kimia Farma 0340 Cikarang Utara. Parameter "Tangible" mencatat tingkat
kepuasan tertinggi dengan persentase 83,53%, diikuti oleh "Assurance" sebesar
82,44%, "Empathy" 82,20%, "Reliability" 82,20%, dan "Responsiveness" 79,82%.
Sementara itu, analisis Net Promoter Score (NPS) menunjukkan bahwa rata-rata
NPS dari seluruh parameter adalah 5,64, yang termasuk dalam kategori loyal.
Kesimpulan: Uji hipotesis menunjukkan bahwa kepuasan mutu pelayanan
memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien di Apotek Kimia Farma
0340 Cikarang Utara.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kepuasan pasien merupakan momen dimana kenyataan melebihi harapan pasien. Adanya peningkatan kunjungan berdampak kepada waktu tunggu pasien, hal tersebut dapat menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan bagi pasien. Tujuan penelitan ini mengetahui kepuasan pasien BPJS Kesehatan berdasarkan mutu pelayanan dan citra. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik (non eksperimental) dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini pasien BPJS Kesehatan di instalasi rawat jalan RS. Cikarang Medika dengan jumlah yang tidak diketahui, dan diperoleh sampel 68 responden berdasarkan rumus lemeshow. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mutu pelayanan kesehatan dan citra berhubungan dengan kepuasan pasien dengan nilai p value < a 0,1. Hasil menunjukkan dari 68 responden (100%), 51 responden menyatakan sudah puas (75,0%), sedangkan 17 responden menyatakan masih tidak puas (25,0%) atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RS. Cikarang Medika.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepuasan pasien merupakan momen dimana kenyataan melebihi harapan pasien dalam menerima layanan kesehatan. Adanya peningkatan kunjungan berdampak kepada waktu tunggu pasien, hal ini dapat menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan bagi pasien. Tujuan dari penelitan ini yaitu untuk mengetahui hubungan persepsi pasien terhadap mutu pelayanan kesehatan dan citra rumah sakit yang ditinjau dari kepuasan pasien BPJS Kesehatan di RS. Cikarang Medika. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik (non eksperimental) yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien BPJS Kesehatan di instalasi rawat jalan RS. Cikarang Medika dengan jumlah populasi yang tidak diketahui, dan diperoleh sampel sebanyak 68 responden berdasarkan rumus lemeshow. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mutu pelayanan kesehatan (dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, emphaty) dan citra rumah sakit berhubungan dengan kepuasan pasien dengan nilai p value α 0,1. Hasil kepuasan menunjukkan dari 68 responden (100%), 51 responden menyatakan sudah puas (75,0%), sedangkan 17 responden menyatakan masih tidak puas (25,0%) atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RS. Cikarang Medika.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Standar Pelayanan Minimal di bidang kesehatan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan memberikan gambaran kemajuan dan tolak ukur keberhasilan pelayanan. Mutu pelayanan yang melebihi harapan pelanggan akan berdampak pada loyalitas pasien. Pada studi awal, kunjungan pasien Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit X tahun 2021 dan 2022 bulan Januari sampai Mei menunjukkan penurunan. Berdasarkan hal tersebut penelitian mengenai mutu pelayanan dilakukan menggunakan Metode ServQual. Tujuan : Menganalisis hubungan persepsi mengenai mutu pelayanan dengan loyalitas pasien. Metode : Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1 sampai 31 Juli 2022. Populasi berjumlah 208 responden dengan 135 sampel, menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Dilakukan Analisis univariat dan Bivariat uji Chi-Square. Hasil : Analisis uji Chi-Square menunjukkan p-value < 0,005 , Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan antara bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan loyalitas pasien. Kesimpulan : Terdapat hubungan bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan loyalitas pasien. Rumah sakit perlu meningkatkan kemampuan pada kelima dimensi untuk menciptakan loyalitas pasien.