Abstrak
Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan yang berperan penting dalam menjaga loyalitas pelanggan melalui kualitas sarana prasarana dan pelayanan kefarmasian yang diberikan. Persaingan antarapotek yang semakin ketat menuntut pengelola apotek untuk memperhatikan kedua aspek tersebut secara bersamaan agar mampu mempertahankan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sarana prasarana dan pelayanan kefarmasian, baik secara parsial maupun simultan, terhadap loyalitas pelanggan di Apotek Sehati Jababeka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji asumsi klasik berupa normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sarana prasarana secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Sig. = 0,090), sedangkan pelayanan kefarmasian berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap loyalitas pelanggan (Sig. = 0,000). Secara simultan, kualitas sarana prasarana dan pelayanan kefarmasian berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 36,7% (R² = 0,367), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian merupakan faktor yang lebih dominan dibandingkan sarana prasarana dalam membentuk loyalitas pelanggan di Apotek Sehati Jababeka. Apotek disarankan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian sebagai strategi utama dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, tanpa mengabaikan pemeliharaan sarana prasarana sebagai faktor pendukung.