· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masa remaja merupakan masa peralihan dimana remaja mulai mencari jati diri dengan berbagai hal yang baru salah satunya merokok. Prevalensi remaja perokok yaitu 78,2% remaja berusia 15-19 tahun. Yaitu dapat diartikan remaja merokok yaitu lingkungan keluarga dengan perilaku orang tua yang merokok. Tujuan: penelitian ini adalah hubungan kebiasaan merokok orang tua dengan kejadian merokok pada remaja di Rw.05 Desa Wanajaya Kec.Cibitung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan Purposive sampling sebanyak 55 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner dan analisis data menggunakan Uji Chi Square. Analisa Chi Square menunjukkan bahwa nilai p=0,005 sehingga lebih besar dari nilai p0,05 Hasil: Ada hubungan Signifikan kebiasaan merokok orang tua dengan kejadian merokok pada remaja di Rw.05 Desa Wanajaya Kec.Cibitung. Saran: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diharapkan remaja yang merokok dapat mengurangi kebiasaan merokok, dan lebih berhati- hati dalam pergaulan serta tidak mudah terpengaruh di lingkungan yang merokok, untuk remaja yang tidak merokok untuk tetap menjauhi rokok dan mengajak orang yang ada di sekitarnya untuk menjauhi rokok
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN Skripsi, Maret 2023 NAMA :Ahmad Ni'am Ridwan NIM :221070046 JUDUL : HUBUNGAN PERUBAHAN GAMBARAN ELEKTROKARDIOGRAFI(EKG) DENGAN KEJADIAN HIPERTIROID DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG TAHUN 2023 ABSTRAK Hormon tiroid berperan penting dalam mengatur system kardiovaskular.Hipertiroidisme menyebabkan perubahan hemodynamic kardiovaskular sistemik.penelitian ini dilakukan untuk mengetahui frekuensi perubahan electrokardiografi(EKG) pada pasien HIPERTIROID Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, yang dilakukan di RS Sentra Medika Cibinong, Maret 2023.dengan jumlah sampel 48 pasien dengan HIPERTIROID, kemudian di lakukan EKG, dengan variabel hasil adalah perubahan hasil EKG yaitu Takikardia dan atrial fibrilasi. Sebagian besar responden memiliki kadar TSH serum 0,005 sebanyak 31 responden (64,6%). hasil gambaran perubahan EKG didapat bahwa sebagian besar mengalami atrial fibrilasi sebanyak 29 responden (60,4%) Gambaran EKG atrial fibrilasi terbanyak pada responden dengan kadar TSH serum 0,05 sebanyak 25 responden (52,1%) dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara hasil serum TSH dengan perubahan gambaran ELEKTROKARDIOGRAFI(EKG) pada penderita HIPERTIROID.penderita hipertiroid di harapkan dapat meningkatkan perilaku kepatuhan kunjungan kontrol untuk mendeteksi resiko komplikasi.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan di PT Trisindo Asrikarya. Persaingan yang semakin ketat dalam industri jasa transportasi dan logistik menuntut perusahaan untuk mampu memberikan kualitas pelayanan yang baik serta menetapkan harga yang sesuai agar dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Adanya keluhan pelanggan terkait keterlambatan pengiriman, ketepatan pelayanan, serta kesesuaian harga dengan layanan yang diterima menjadi salah satu alasan penting dilakukannya penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan PT Trisindo Asrikarya yang pernah menggunakan jasa perusahaan tersebut. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan menetapkan strategi harga yang sesuai guna meningkatkan kepuasan pelanggan serta mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan industri jasa logistik yang semakin kompetitif.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dan keberhasilan pengobatannya sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antituberkulosis (OAT). Tingkat pengetahuan pasien dan kejadian Drug Related Problem (DRP) diduga menjadi faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan kejadian Drug Related Problem (DRP) terhadap kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis di Puskesmas Sukaraya. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 68 pasien tuberkulosis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan, kuesioner DRP, dan kuesioner kepatuhan, sedangkan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (61,8%), tidak mengalami DRP (86,8%), dan memiliki kepatuhan pengobatan rendah (80,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan (p = 0,000), sedangkan kejadian DRP tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kepatuhan pengobatan (p = 0,759). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis, sedangkan kejadian Drug Related Problem (DRP) tidak berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan pengobatan. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pelayanan kefarmasian melalui edukasi, konseling, dan pemantauan terapi secara berkala untuk meningkatkan kepatuhan pasien serta mendukung keberhasilan pengobatan tuberkulosis.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode kritis dalam pembentukan pola hidup mandiri. Rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup tidak sehat, seperti konsumsi minuman tinggi gula, meningkatkan kerentanan remaja terhadap gangguan kesehatan jangka panjang, termasuk gagal ginjal. Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pencegahan sejak dini. Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh edukasi kesehatan tentang pencegahan gagal ginjal melalui media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan remaja di SMP Negeri 1 Cabangbungin. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan one-group pre-test post-test design. Sampel berjumlah 77 siswa kelas VIII yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, kemudian dianalisis dengan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian: Hasil analisis data sebelum edukasi, mayoritas responden (61%) memiliki pengetahuan kategori cukup. Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan dimana mayoritas responden (61%) beralih ke kategori baik. Uji statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) yang artinya terdapat pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berbasis audiovisual terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Media ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan untuk meningkatkan literasi kesehatan ginjal pada kelompok remaja.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja dan umumnya ditangani melalui tindakan swamedikasi. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai penggunaan obat secara rasional dapat meningkatkan risiko terjadinya kesalahan pengobatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman remaja terkait tindakan swamedikasi yang tepat. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media PowerPoint terhadap tingkat pengetahuan tindakan swamedikasi penyakit gastritis pada remaja usia 10–19 tahun di Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 95 remaja yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan swamedikasi gastritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. sedangkan analisis bivariat dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian : adanya peningkatan tingkat pengetahuan dan tindakan swamedikasi setelah diberikan edukasi. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai Z sebesar -8,512 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi menggunakan media PowerPoint terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan tindakan swamedikasi gastritis pada remaja. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media PowerPoint efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai tindakan swamedikasi gastritis yang rasional. Media PowerPoint dapat direkomendasikan sebagai sarana edukasi kesehatan bagi remaja dalam upaya pencegahan dan pengelolaan gastritis.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Kecanduan game online merupakan salah satu masalah perilaku pada remaja yang dapat berdampak pada kesehatan dan prestasi akademik. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur dan prestasi belajar pada remaja kelas 9 di SMPN 5 Cikarang Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 70 siswa kelas 9 yang dipilih secara total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Game Addiction Scale (GAS) untuk kecanduan game online, Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk kualitas tidur, dan nilai rapor untuk prestasi belajar. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 67 siswa (95,7%) aktif bermain game online, dan 36 siswa (51,4%) melaporkan sering begadang akibat bermain game. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecanduan game online dengan kualitas tidur (p < 0,05) serta dengan prestasi belajar (p < 0,05).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Diabetes Melitus tipe II merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah ulkus diabetikum. Perawatan kaki yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko ulkus diabetikum, yang berpotensi menyebabkan amputasi dan penurunan kualitas hidup pasien.
Tujuan Penelitian : Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus tipe II dengan ulkus diabetikum di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 60 pasien Diabetes Melitus tipe II yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nottingham Assessment of Functional Footcare (NAFF), kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS), dan kuesioner Diabetic Foot Care Knowledge Scale (DFKS). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penghasilan, dukungan keluarga, edukasi, dan perilaku perawatan kaki pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan ulkus diabetikum (p-value <0.05). Pasien dengan tingkat penghasilan tinggi, dukungan keluarga yang baik, dan edukasi yang memadai cenderung memiliki perilaku perawatan kaki yang lebih baik.
Simpulan : Perilaku perawatan kaki yang baik memiliki peran penting dalam mencegah ulkus diabetikum pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Edukasi dan intervensi mengenai perawatan kaki perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko komplikasi ulkus diabetikum dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Usia sekolah adalah tahap kritis dimana kebutuhan energi dan zat gizi harus
terpenuhi, karena mereka sedang dalam tahap tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, penting
untuk menyediakan makanan berkualitas agar memenuhi kebutuhan gizi mereka selama di
sekolah. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membawa bekal dan
asupan makanan dengan status gizi remaja putri. Subyek dan Metode Desain penelitian ini
menggunakan kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1
Cikarang Selatan. Sampel sebanyak 50 orang diambil secara purposive sampling, alat penelitian
ini menggunakan kuesioner, timbangan berat badan, microtoise, dan alat pengukur LiLA.
Kolmogorov Smirnov digunakan untuk menguji normalitas, dan uji Pearson untuk melihat
hubungan variabel. Hasil: Berdasarkan uji statistik diperoleh bahwa adanya hubungan antara
kebiasaan membawa bekal dengan status gizi yang signifikan berdasarkan IMT/U (pvalue=0,002),
terdapat hubungan kebiasaan membawa bekal dengan status gizi berdasarkan
%LiLA (0,000) dan tidak adanya hubungan antara asupan makanan dengan status gizi berdasarkan
IMT/U (0,442), tidak di dapatkan hubungan antara asupan makanan dengan status gizi berdasarkan
%LiLA (p-value=0,570). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan membawa
bekal menurut IMT/U dan % Lila, perlu dilakukan edukasi terkait pentingnya membawa bekal ke
sekolah dengan prinsip gizi seimbang atau sesuai konsep isi piringku.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Diabetes Mellitus merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia dan hal ini diperkirakan akan terus berlanjut selama dua dekade mendatang atau mungkin seterusnya Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2 di RS. Djajakusumah Sukatani. Subyek Dan Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Rumah Sakit Djajakusumah Sukatani. Jumlah populasi sebanyak 63 orang yang menderita Diabetes Mellitus tipe 2 di RS.Djajakusumah Sukatani. Dan sampel yang akan diambil keseluruhan adalah 54 sampel dengan rumus slovin. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Kuesioner Hill-Bone versi Indonesia yang telah dimodifikasi untuk pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang terdiri dari 14 pertanyaan. Hasil: Berdasarkan hasil uji Chi-square nilai value : 0,000 (p value ≤ 0, 05), maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan tingkat kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes Mellitus tipe 2 di poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Djajakusumah Sukatani. Kesimpulan: Studi ini terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Djajakusumah Sukatani.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian hanya air susu ibu saja tanpa pemberian makanan atau minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan tanpa tambahan apapun kecuali obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di TPMB Yuliani Kusrahmadani 2023 diharapkan dapat bemanfaat untuk ibu meningkatkan kesadarannya dalam memberikan ASI ekskusif pada bayi secara tepat yaitu usia 0-6 bulan sehingga cakupan ASI eksklusif dapat mencapai target yang didukung oleh semua kalangan.
Jenis penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 responden dengan jumlah sampel 50 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data Analisa menggunakan aalisa univariat dan Analisa bivariate dengan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukan variabel yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada ibu bekerja yaitu pengetahuan p value = 0,007 Nilai OR= 6,878, sikap p value = 0,009 Nilai OR=11,368, fasilitas laktasi p value = 0,000 Nilai OR= 11,667, dukungan keluarga p value = 0,000 Nilai OR= 12,857, dukungan tenaga kesehatan p value = 0,000 Nilai OR= 75,000.
Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti faktor yang berperan penting dalam menentukan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja yaitu pengetahuan, sikap, fasilitas laktasi, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan. Dukungan tenaga kesehatan merupakan faktor resiko yang paling tinggi untuk ibu bekerja yang tidak memberikan ASI yaitu 75,000.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Debu dan kotoran yang menempel pada kulit wajah dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, penumpukan minyak (sebum), komedo, dan jerawat. Salah satu cara menjaga kebersihan kulit adalah menggunakan micellar water. Micellar water merupakan pembersih wajah yang berkembang dan populer dikalangan remaja untuk pembersihan wajah secara menyeluruh dan mendalam (deep cleansing). Tak sedikit remaja putri yang mengabaikan make-up dan debu yang menumpuk dikulit wajah sehingga menimbulkan berbagai masalah. Tujuan: Berdasarkan latar belakang tersebut dan kebiasaan remaja putri yang mengabaikan kebersihan wajah dengan micellar water, maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya pengetahuan micellar water sebagai pembersih. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden kemudian didata dan diolah menggunakan aplikasi SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa farmasi Universitas Suherman Medika yang berjumlah 141 orang dengan sampel sebanyak 104 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin. Pembahasan: Berdasarkan hasil data penelitian pengetahuan mengenai micellar water Pada Mahasiswi Farmasi di Universitas Medika Suherman pada angkatan 2022 (semester 2) kategori baik sebanyak 34%, angkatan 2021 (semester 4) kategori baik sebanyak 73%, angkatan 2020 (semester 6) kategori baik sebanyak 50%, dan angkatan 2019 (semester 8) kategori baik sebanyak 61%. Kesimpulan: Dari hasil data penelitian keseluruhan yang berkategori baik paling banyak adalah Angkatan 2019 (semester 8) sebanyak 61%. Hal ini dikarenakan pengaruh pengalaman belajar yang mereka pelajari selama perkuliahan. Semakin naik semester yang ditempuh maka semakin baik pengetahuan dan pengalaman yang didapat.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Secara nasional, konsumsi garam beryodium cukup adalah 62,3% dan di
Provinsi Jawa Barat adalah 58,3%, Dibuktikan dengan prevalensi GAKY
berdasarkan Riskesdas dan di Provinsi Jawa Barat saat ini adalah 58,3%. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap
penggunaan garam beryodium dalam menu makanan sehari hari pada ibu di
wilayah Desa Telaga Murni.
Jenis penelitian ini adalah penelitian Cross Sectional yaitu jenis penelitian
kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 88 responden. Tempat penelitian yaitu di
Wilayah Desa telaga Murni. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menggambarkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan
antara pengetahuan dengan penggunaan garam beryodium nilai P-Value= 0,924.
Hasil penelitian antara sikap dengan penggunaan garam beryodium terdapat
hubungan yang signifikan dengan nilai P-Value = 0,020.
Kesimpulan adanya hubungan sikap ibu dengan penggunaan garam beryodium.
Saran yang diberikan kepada Ibu Rumah Tangga yaitu diharapkan memiliki
pengetahuan yang cukup dalam memilih garam yang beryodium dan menghindari
proses pengolahan makanan yang dapat mengurangi penurunan yodium pada
garam.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Adolescence is a transitional period where teenagers begin to look for their identity through various new things, one of which is smoking. The prevalence of teenage smokers is 78.2% of teenagers aged 15-19 years. That can be interpreted as teenagers smoking, namely the family environment with the behavior of parents who smoke. Objective: This research is the relationship between parental smoking habits and the incidence of smoking among teenagers in Rw.05 Wanajaya Village, Cibitung District. Method: This research uses a descriptive correlation method with a cross sectional approach. The number of samples in this research was taken using purposive sampling as many as 55 respondents. The instrument used was a questionnaire and data analysis used the Chi Square Test. Chi Square analysis shows that the p value = 0.005 so it is greater than the p value <0.05 Results: There is a significant relationship between parental smoking habits and the incidence of smoking among teenagers in Rw.05 Wanajaya Village, Cibitung District. Suggestion: Based on the results of research that has been carried out, it is hoped that teenagers who smoke can reduce their smoking habits, and be more careful in their relationships and not easily influenced in smoking environments. For teenagers who do not smoke, they should stay away from cigarettes and invite people around them. to stay away from cigarettes.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hormon tiroid berperan penting dalam mengatur system kardiovaskuler. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui frekuensi perubahan elektrokardiografi (EKG) pada pasien hipertiroid.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, yang dilakukan di RS Sentra Medika Cibinong, Maret 2023. Dengan jumlah sampel 48 pasien dengan hipertiroid, Kemudian dilakukan EKG, dengan variable hasil adalah perubahan hasil EKG yaitu takikardia dan atrial fibrilasi.
Sebagian besar responden memiliki kadar TSH serum <0,005 sebanyak 31 responden (64,6%). Hasil gambaran perubshsn EKG didapat bahwa sebagian besar mengalami atrial fibrilasi sebanyak 29 responden (60,4%).
Gambaran EKG atrial fibrilasi terbanyak pada responden dengan kadar TSH serum <0,05 sebanyak 25 responden (52,1%) dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara hasil serum TSH dengan perubahan gambaran Elektrokardiografi (EKG) pada penderita hipertiroid. Penderita hipertiroid diharapkan dapat meningkatkan perilaku kepatuhan kunjungan kontrol untuk mendeteksi resiko komplikasi.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dispepsia menyebabkan timbulnya masalah keperawatan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (inflamasi). Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses asuhan keperawatan pada pasien dispepsia. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan seorang pasien berumur 48 tahun yang megalami dispepsia. Hasil studi kasus ini ialah ditemukannya gejala klinis pada pasien dispepsia diantaranya nyeri pada abdomen bagian epigastrium, tidak nafsu makan, mual dan rasa ingin muntah, Tindakan keperawatan yang efektif pada kasus penelitian ini adalah tindakan nonfarmakologis relaksasi nafas dalam. Kesimpulan tindakan yang dilakukan pada pasien dispepsia dengan implementasi relaksasi nafas dalam sangat efektif dalam mengatasi keperawatan utama dengan evaluasi terakhir masalah keperawatan nyeri akut teratasi ditandai dengan klien mengatakan skala nyeri 0 dan klien tampak rileks. TD: 120/80 mmHg, N: 82x/menit, RR: 20x/menit, S: 36C.