Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: titik akupunktur
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Akupunktur Pada Penderita Susah Tidur Sindrom Api Liver Mengganggu Jantung di Pluit Karang

2024•Koleksi Perpustakaan

Susah Tidur yang dikenal masyarakat sebagai Insomnia adalah gangguan tidur dimana seseorang sulit memulai tidur atau tidak bisa tidur dengan lelap, mudah terbangun dan tidak bisa tidur kembali. Prevalensi insomnia di Indonesia cukup tinggi sementara masyarakat tidak menyadari insomnia dapat menurunkan daya tahan tubuh dan mengakibatkan penampilan terganggu, dalam jangka panjang memberikan efek ke seluruh tubuh. Tujuan penelitian untuk peneliti sendiri adalah untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur pada penderita susah tidur, sedangkan untuk pengembangan ilmu, harapan peneliti adalah dapat dijadikan acuan pengembangan ilmu akupunktur. Metode Penelitian yang diterapkan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pra eksperimental One group pretest-posttest design. Dalam penelitian ini sampel penelitian sebesar 24 responden dengan sumber data primer. Penelitian dilakukan dengan wawancara, observasi dan skala pengukuran tingkat insomnia. Hasil penelitian didapat dari 24 responden yang memenuhi kriteria penelitin. Sebelum terapi akupunktur tingkat insomnia sangat berat sebesar 29%, insomnia berat sebesar 63%, insomnia ringan 8%. Dan setelah terapi akupunktur tidak terdapat insomnia sangat berat dan insomnia berat, sementara insomnia ringan sebesar 62,5%, yang tidak merasakan insomnia lagi sebesar 37,5%. Kesimpulan dari penelitian, berdasarkan uji Wilcoxon didapat p-value < 0,05 yang berarti terapi akupunktur memberi pengaruh pada penderita susah tidur sindrom Api Liver mengganggu Jantung. Saran dengan berbagai keterbatasan dari peneliti, semoga penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk pengembangan ilmu akupunktur lebih lanjut

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Akupunktur Dalam Mengatasi Sindorm Defisiensi Qi Limpa Lambung yang Menyebabkan Asam Lambung di Klinik Akupunktur Meridien Margonda

2024•Koleksi Perpustakaan

PENDAHULUAN : Sindrom defisiensi Qi limpa lambung yang menyebabkan produksi berlebihan asam lambung merupakan masalah kesehatan yang umum dihadapi oleh banyak individu. Akupunktur telah lama digunakan sebagai metode alternatif dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan gastrointestinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas akupunktur dalam mengatasi sindrom defisiensi Qi limpa lambung yang mengarah pada produksi berlebihan asam lambung, dengan mengambil kasus di Klinik Akupunktur Meridien Margonda, Kota Depok. dengan menggunakan titik akupunktur Neiquan (SP 6), Zusanli (ST 36), Zhongwan (CV 12), Neiguan (PC 6), dan Weishu (BL 21). METODE PENELITIAN : Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra-post uji klinis terbuka. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden yang telah didiagnosis dengan sindrom defisiensi Qi limpa lambung dan mengalami gejala berlebihan asam lambung. Responden menjalani sesi akupunktur selama 8 minggu dengan frekuensi dua kali seminggu. Data gejala asam lambung dikumpulkan sebelum intervensi, setelah 4 minggu, dan setelah 8 minggu intervensi akupunktur. HASIL DAN PEMBAHASAN : Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan pada gejala sindrom defisiensi Qi limpa lambung setelah penerapan 12 sesi akupunktur. Selain itu, penelitian ini mengindikasikan adanya penurunan yang signifikan pada kadar asam lambung pasien setelah intervensi akupunktur. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam gejala asam lambung pada responden setelah menjalani intervensi akupunktur. Terjadi penurunan frekuensi dan intensitas gejala asam lambung yang signifikan, termasuk rasa terbakar di dada, rasa tidak nyaman perut, dan regurgitasi asam lambung. Hasil ini mengindikasikan bahwa akupunktur dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengatasi sindrom defisiensi Qi limpa lambung yang mengarah pada produksi berlebihan asam lambung. KESIMPULAN DAN SARAN : Dalam kesimpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa akupunktur memiliki efektivitas dalam mengatasi sindrom defisiensi Qi limpa lambung yang menyebabkan asam lambung berlebihan. Penggunaan akupunktur sebagai terapi tambahan dapat memberikan manfaat bagi individu yang mengalami masalah ini. Meskipun hasil penelitian ini menjanjikan, penelitian lebih lanjut dengan rancangan studi yang lebih ketat dan kelompok kontrol yang lebih besar direkomendasikan untuk mengonfirmasi temuan ini. Temuan ini mendukung efektivitas penggunaan titik akupunktur Neiquan (SP 6), Zusanli (ST 36), Zhongwan (CV 12), Neiguan (PC 6), dan Weishu (BL 21) dalam mengurangi gejala sindrom defisiensi Qi limpa lambung dan mempengaruhi kadar asam lambung. Implikasi dari penelitian ini dapat memberikan alternatif terapi yang berpotensi bagi pasien dengan sindrom tersebut.

24 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail