Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: pijat bayi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan di Posyandu Desa Sukabakti Kabupaten Bekasi Tahun 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Kualitas tidur merupakan salah satu kebutuhan penting bagi bayi karena berperan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Bayi usia 3–6 bulan masih mengalami proses pematangan pola tidur sehingga dapat mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun pada malam hari, sulit kembali tidur, dan durasi tidur yang kurang optimal. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur bayi adalah pijat bayi. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 3–6 bulan di Posyandu Desa Sukabakti Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 35 bayi usia 3–6 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran kualitas tidur dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi pijat bayi. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum diberikan intervensi, sebagian besar responden memiliki kualitas tidur tidak nyenyak sebanyak 20 bayi (57,1%), sedangkan 15 bayi (42,9%) memiliki kualitas tidur nyenyak. Setelah diberikan intervensi, sebagian besar responden memiliki kualitas tidur nyenyak sebanyak 22 bayi (62,9%), sedangkan 13 bayi (37,1%) memiliki kualitas tidur tidak nyenyak. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,020 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kualitas tidur bayi sebelum dan sesudah diberikan pijat bayi. Kesimpulan: Pijat bayi efektif meningkatkan kualitas tidur bayi usia 3–6 bulan di Posyandu Desa Sukabakti Kabupaten Bekasi Tahun 2026 sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam membantu meningkatkan kualitas tidur bayi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pijat Bayi Pada Kualitas Tidur Bayi Usia 0-12 Bulan di TPMB Bidan Nur Asiah di Perumnas Blok LD No. 18 di Karawang Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Pijat bayi merupakan perawatan kesehatan berupa terapi sentuh dengan teknik-teknik tertentu yang diberikan kepada bayi sehingga dapat meningkat kan kualitas tidur, Masalah tidur pada bayi dan balita sebagian besar seperti kesulitan untuk tidur, bangun saat malam disertai anak mudah menangis. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pijat pada bayi 0-12 bulan Di TPMB Bidan Nur asiah Di Perumnas Blok LD No 18 Di Karawang. Subyek dan metode: Menggunakan Metode kuantitatif dengan dengan desain preetest dan posttest. Populasi dalam penelitian 40 bayi, Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 40. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Kualitas tidur bayi 0-12 bulan dengan kategori kurang tidur terdapat 32 bayi dan balita (80%), dan kategori kualitas cukup tidur terdapat 8 bayi (20%). Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai p = 0.000 (p < 0.05), yang berarti terdapat adanya pengaruh pijat pada kualitas tidur bayi usia 0- 12 bulan. Kesimpulan: Pemijatan pada bayi sebaiknya dilakukan secara rutin dan berkala, dimulai dari usia 0 bulan, minimal setiap satu bulan 2 kali, baik itu oleh orang tua maupun oleh tenaga profesional yang sudah bersertifikat

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan di Doremi Mom & Baby Spa Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2024

2024•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: Menurut Data tahun 2022 di Indonesia masih banyak bayi yang mengalami masalah tidur, yaitu sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun di malam hari. Namun lebih dari 72% orang tua menganggap gangguan tidur pada bayi bukan suatu masalah atau hanya masalah kecil. Bayi yang mengalami gangguan tidur akan mengalami gangguan pada masa pertumbuhannya, sehingga tidak pertumbuhannya optimal. Selain peningkatan berat badan merupakan salah satu indikator kesehatan bayi yang dapat dijadikan sebagai tolak ukur pertumbuhan bayi.(Nurseha & Lintang, 2022). Pijat bayi dapat menurunkan angka morbiditas, pemijatan pada bayi bermanfaat untuk meningkatkan berat badan bayi, meningkatkan pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan produksi ASI, memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan serta meningatkan kualitas tidur. Pijat bayi juga dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkermbangan bayi.(Nurseha Lintang, 2022). Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Doremi Mom & Baby SPA Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi Experiment dengan pendekatan One Group Pretest dan Post Test Design. Populasi: Dalam penelitian ini seluruh bayi usia 3-6 bulan yang dalam kondisi sehat di Doremi Mom & Baby SPA pada bulan Juli-Agustus 2024 dengan jumlah populasi 30 bayi. Sampel: Dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen: Yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar Kuesioner. Analisis Data: Data analisis dengan analisis univariat dan bivariat dan sebelumnya dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro Wilk dan dilakukan Uji Statistic Non Parametric yaitu Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa Ada Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan dengan Asymp. Sig mempunyai nilai <0,001 P<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Dalam penelitian ini bahwa Ada Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan mengenai Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi Usia 1-6 Bulan di Klinik Dhiya Kec. Cibitung Kab. Bekasi Tahun 2023

2024•Koleksi Perpustakaan

Menurut World Healthy Organitation (WHO) 2017, secara global sekitar 20-40% bayi usia 0-3 tahun mengalami masalah keterlambatan dalam proses perkembangan. Pervelansi masalah perkembangan anak diberbagai negara maju dan berkembang di antaranya di Amerika sebesar 12-16%, Argentina 22%, dan Hongkong 23%. Masa tumbuh kembang bayi merupakan masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan yaitu pada usia0-12 bulan. Pijat merupakan salah satu terapi sentuh. Mengingat banyak sekali hal yang menarik seputar pijat bayi dari berbagai aspek salah satunya adalah untuk pertumbuhan dan perkembangan. Mengetahui pengaruh Pijat Bayi Terhadap Berat Badan Bayi usia 1-6 Bulan di Klinik Dhiya Kp. Cibuntu Tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi Experiment Design dengan rancangan Nonequivalent control Group atau sering disebut non randomized control group pretest postest design. Populasi yang diteliti adalah 30 bayi di klinik Dhiya, penelitian ini terbagi 2 kelompok yaitu 15 bayi kelompok eksperiment dan 15 bayi kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan Pada Uji indepent T test adalah 0,001 < 0,05 dengan nilai t hitung sebesar 3,504. Pada uji Paired T-test hasil Sig. (2 tailed) dari kelompok eksperimen adalah sebesar 0,001. Disimpulkan ada perbedaan rata-rata tiap kelompok karena nilai sign. (2 tailed) <0,05 dengan demikian Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi Usia 1-6 bulan di Klinik Dhiya kp. Cibuntu Tahun 2023. Diharapkan bidan dapat memotivasi ibu untuk melakukan pijat bayi dan dapat menjadi referensi tambahan maupun wawasan peserta didik kebidanan dan menjadi salah satu intervensi kebidanan yang efektif untuk meningkatkan berat badan bayi.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail