ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemanfaatan pelayanan kesehatan merupakan penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyebuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan. Jika dilihat dari jumlah kunjungan peserta JKN ke Puskesmas Cikarang, diketahui jumlah yang memanfaatkan pelayanan kesehatan masih mengalami fluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Cikarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 67.290 orang peserta JKN dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam 3 bulan terakhir terdapat 82,0% responden dengan tingkat pemanfaatan tinggi dan sebanyak 18% responden dengan tingkat pemanfaatan rendah. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan, tipe kepesertaan JKN, pengetahuan, persepsi mengenai JKN, akses layanan, fasilitas kesehatan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Tidak terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepuasan pasien merupakan momen dimana kenyataan melebihi harapan pasien dalam menerima layanan kesehatan. Adanya peningkatan kunjungan berdampak kepada waktu tunggu pasien, hal ini dapat menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan bagi pasien. Tujuan dari penelitan ini yaitu untuk mengetahui hubungan persepsi pasien terhadap mutu pelayanan kesehatan dan citra rumah sakit yang ditinjau dari kepuasan pasien BPJS Kesehatan di RS. Cikarang Medika. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik (non eksperimental) yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien BPJS Kesehatan di instalasi rawat jalan RS. Cikarang Medika dengan jumlah populasi yang tidak diketahui, dan diperoleh sampel sebanyak 68 responden berdasarkan rumus lemeshow. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mutu pelayanan kesehatan (dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, emphaty) dan citra rumah sakit berhubungan dengan kepuasan pasien dengan nilai p value α 0,1. Hasil kepuasan menunjukkan dari 68 responden (100%), 51 responden menyatakan sudah puas (75,0%), sedangkan 17 responden menyatakan masih tidak puas (25,0%) atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RS. Cikarang Medika.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepuasan menjadi indikator penentu citra suatu Instansi pemberi pelayanan jasa kesehatan di
mata pasien. Hasil dari studi pendahuluan menggunakan kuesioner dari hasil penelitian sebelumnya,
didapatkan 4 responden (26,7%) memiliki kepuasan memuaskan, 7 responden (46,6%) memiliki
kepuasan cukup memuaskan, dan 4 responden (26,7%) memiliki kepuasan tidak memuaskan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang gambaran tingkat kepuasan orangtua
terhadap pelayanan kesehatan di ruang perawatan anak RS Sentra Medika Cikarang tahun 2018.
Penelitian ini menggunakan deskriptif sehingga hanya menggambarkan suatu objek. Populasi
dalam penelitian ini berjumlah 132 orang dan sampel penelitian berjumlah 62 orang, metode
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan instrumen kuesioner.
Analisis data hasil menggunakan analisis univariat.
Hasil analisis univariat didapatkan tingkat kepuasan orangtua terhadap pelayanan kesehatan di
ruang perawatan anak Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang tahun 2018, terdapat 59 responden
(95%) memiliki kepuasan memuaskan, 3 responden (5%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi
reliability, 38 responden (61,2%) memiliki kepuasan memuaskan, 24 responden (38,8%) cukup
memuaskan. Berdasarkan dimensi assurance, dari 62 responden seluruhnya memiliki kepuasan
memuaskan. Berdasarkan dimensi tengiebility, 35 responden (56,4%) memiliki kepuasan memuaskan,
27 responden (43,6%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi empaty, 57 responden (92%)
memiliki kepuasan memuaskan, 5 responden (8%) cukup memuaskan. Berdasarkan dimensi
responsiveness, 61 responden (98,4%) memiliki kepuasan memuaskan, 1 responden (1,6%) cukup
memuaskan. Secara keseluruhan dari 62 responden tidak ada satu pun responden yang memiliki
kepuasan tidak memuaskan terhadap pelayanan kesehatan di ruang perawatan anak Rumah Sakit
Sentra Medika Cikarang Tahun 2018.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya gambaran tingkat kepuasan orangtua berdasarkan
dimensi reliability, assurance, tangibility, empaty, dan responsiveness. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat menambah informasi mengenai gambaran tingkat kepuasan orangtua terhadap pelayanan
kesehatan, menjadi bahan evaluasi instansi pelayanan kesehatan agar tetap meningkatkan kualitas
pelayanan yang diberikan serta menjadi pilihan seluruh orangtua sehingga mampu memilih dan
menentukan pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan yang diharapkan.