Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: keseimbangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Pemberian Single Leg Stand Exercise dan Ankle Strategy Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Pada Lansian Pasca Stroke

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas pada lansia yang sering menimbulkan gangguan keseimbangan, khususnya keseimbangan dinamis. Gangguan keseimbangan pada lansia pasca stroke meningkatkan risiko jatuh yang dapat berdampak pada penurunan kemandirian dan kualitas hidup. Fisioterapi memiliki peran penting dalam rehabilitasi keseimbangan, salah satunya melalui latihan keseimbangan seperti Single Leg Stand Exercise dan Ankle Strategy Exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Single Leg Stand Exercise dan Ankle Strategy Exercise terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia pasca stroke serta membandingkan efektivitas kedua latihan tersebut. Penelitian ini menggunakan desain two group pre-test and post-test quasi experimental design. Subjek penelitian berjumlah 20 lansia pasca stroke yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing terdiri dari 10 subjek. Kelompok I diberikan intervensi Single Leg Stand Exercise, sedangkan Kelompok II diberikan Ankle Strategy Exercise. Pengukuran keseimbangan dinamis dilakukan menggunakan Timed Up and Go Test (TUG) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada kedua kelompok. Kelompok I mengalami penurunan nilai TUG dari 34,99 ± 4,17 detik menjadi 34,08 ± 4,12 detik (p < 0,05). Kelompok II mengalami penurunan nilai TUG dari 40,39 ± 5,75 detik menjadi 39,28 ± 5,59 detik (p < 0,05). Uji perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan yang bermakna (p = 0,029), dengan nilai TUG post-test Kelompok I lebih rendah dibandingkan Kelompok II. Kesimpulan penelitian ini adalah Single Leg Stand Exercise dan Ankle Strategy Exercise sama - sama berpengaruh terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia pasca stroke, namun Single Leg Stand Exercise menunjukkan efektivitas yang lebih baik dalam meningkatkan keseimbangan fungsional.

24 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaurh Core Strengthening Exercise Terhadap Keseimbangan Pada Lansia Dengan Gangguan Keseimbangan di FIT Factory Bandung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi sistem muskuloskeletal dan neuromuskular yang berdampak pada menurunnya kemampuan keseimbangan serta meningkatnya risiko jatuh pada lansia. Sistem yang berperan dalam keseimbangan meliputi sistem visual, vestibular, dan proprioseptif yang bekerja secara terintegrasi dengan sistem muskuloskeletal. Otot core memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas trunk dan mempertahankan pusat gravitasi tubuh. Intervensi fisioterapi yang dapat digunakan untuk meningkatkan stabilitas postural adalah core strengthening exercise. Tujuan: Mengetahui pengaruh core strengthening exercise terhadap keseimbangan pada lansia dengan gangguan keseimbangan di Fit Factory Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran keseimbangan menggunakan Berg Balance Scale (BBS). Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Wilcoxon. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,810 dengan p = 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan adanya peningkatan keseimbangan yang signifikan setelah pemberian intervensi. Kesimpulan : Core strengthening exercise memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia dengan gangguan keseimbangan di Fit Factory Bandung

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Senam Vertigo Terhadap Keseimbangan Tubuh Pada Lansia (Lanjut Usia) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kota Bekasi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keseimbangan tubuh yaitu kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan jika di tempatkan diberbagai posisi. Keseimbangan tubuh pada lanjut usia sering terjadinya penurunan yang disebabkan proses penuaan, yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia adalah senam vertigo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan senam vertigo dengan keseimbangan tubuh pada lansia di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kota Bekasi. Penelitian ini megunakan metode kuantitatif desain quasi-eksperimental dengan one group pre-test and post-test dengan pendekatan crossectional. Sampel terdiri dari 44 responden yang mengalami gangguan keseimbangan, dengan teknik purposive sampling. Pengukuran keseimbangan tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Balance Evaluation System Test. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keseimbangan tubuh lansia setelah dilakukan intervensi senam vertigo P -Value 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukan bahwa senam vertigo efektif dalam meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia, sehingga dapat menjadi salah satu metode intervensi dalam mencegah risiko jatuh dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Kesimpulan pada penelitian ini adanya hubungan senam vertigo dengan keseimbangan tubuh pada lansia.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Senam Vertigo Terhadap Keseimbangan Tubuh Pada Lansia (Lanjut Usia) Di Sentra Terpadu Pangudi Kota Bekasi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Keseimbangan tubuh yaitu kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh ketika di tempatkan diberbagai posisi. Keseimbangan tubuh pada lansia sering mengalami penurunan akibat proses penuaan, yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia adalah senam vertigo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas senam vertigo terhadap keseimbangan tubuh pada lansia di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kota Bekasi. Metode: Penelitian ini megunakan metode kuantitatif desain quasi-eksperimental dengan one group pre-test and post-test dengan pendekatan crossectional. Sampel terdiri dari 44 responden yang mengalami gangguan keseimbangan, dengan teknik purposive sampling. Pengukuran keseimbangan tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Balance Evaluation System Test (BESTest). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keseimbangan tubuh lansia setelah dilakukan intervensi senam vertigo P -Value 0,000 (p0,05). Hal ini menunjukkan bahwa senam vertigo efektif dalam meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia, sehingga dapat menjadi salah satu metode intervensi dalam mencegah risiko jatuh dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Saran: Senam ini dapat dijadikan sebagai alternatif non farmakologis untuk menangani gangguan keseimbangan tubuh pada lansia.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Senam Vertigo Terhadap Keseimbangan Tubuh Pada Lansia (Lanjut Usia) Di Sentra Terpadu Pangudi Kota Bekasi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keseimbangan tubuh yaitu kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh ketika di tempatkan diberbagai posisi. Keseimbangan tubuh pada lansia sering mengalami penurunan akibat proses penuaan, yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia adalah senam vertigo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan senam vertigo dengan keseimbangan tubuh pada lansia di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kota Bekasi. Penelitian ini megunakan metode kuantitatif desain quasi-eksperimental dengan one group pre-test and post-test dengan pendekatan crossectional. Sampel terdiri dari 44 responden yang mengalami gangguan keseimbangan, dengan teknik purposive sampling. Pengukuran keseimbangan tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Balance Evaluation System Test. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keseimbangan tubuh lansia setelah dilakukan intervensi senam vertigo P -Value 0,000 (p0,05). Hal ini menunjukkan bahwa senam vertigo efektif dalam meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia, sehingga dapat menjadi salah satu metode intervensi dalam mencegah risiko jatuh dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Kesimpulan pada penelitian ini adanya hubungan senam vertigo dengan keseimbangan tubuh pada lansia.

11 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbedaan Intervensi Core Stability dan Sit To Stand Terhadap Keseimbangan Dinamis Pada Anak Cerebral Palsy Diplegia di Klinik Tumbuh Kembang Anak RS Sentra Medika Cikarang

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Anak dengan cerebral palsy diplegia sering mengalami gangguan keseimbangan dinamis akibat keterbatasan motorik. Intervensi yang efektif diperlukan untuk meningkatkan keseimbangan dinamis dan mengurangi risiko jatuh. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas intervensi Core Stability dan Sit To Stand dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada anak cerebral palsy diplegia. Metode : Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pre-test dan post-test pada dua kelompok perlakuan. Sebanyak 24 anak cerebral palsy diplegia dibagi secara acak menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Core Stability dan kelompok Sit To Stand. Intervensi dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 2 kali per minggu. Hasil : Hasil penelitian menggunakan SPSS dengan hasil signifikan dengan hasil 0,00 dimana p value 0,05 yang berarti adanya perbedaan yang signifikan pada kedua kelompok. Kesimpulan : Core Stability lebih efektif dalam meningkatkan keseimbangan dinamis dibandingkan dengan Sit To Stand pada anak cerebral palsy diplegia. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari program rehabilitasi untuk anak dengan kondisi tersebut.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Core Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Pada Lansia di RS Lira Medika Tahun 2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Proses penuaan adalah hal yang normal, namun bisa saja diiringi dengan masalah medis. Jatuh merupakan penyebab utama cedera fatal dan nonfatal pada lansia. Penyebab utama jatuh pada lansia adalah masalah gaya berjalan serta keseimbangan. Gangguan keseimbangan pada lansia disebabkan oleh kelemahan otot-otot penegak tubuh. Core exercise merupakan prinsip penguatan pada otot-otot inti tubuh Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh core exercise terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia di RS Lira Medika. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan yang digunakan Randomized Pre and Post Control Group Design. Jumlah responden 14 orang lansia yang berusia 60 tahun keatas yang berkunjung ke Poli Rehabilitasi Medis RS Lira Medika yang dipilih dengan purposive sampling, dibagi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan dengan diberikan core exercise selama 2 kali dalam seminggu selama 6 minggu dan kelompok kontrol tanpa diberikan latihan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan pengukuran keseimbangan dinamis dengan Times Up And Go Test (TUTG). Hasil: Kelompok perlakuan diuji menggunakan unpaired t-test didapatkan hasil nilai yang signifikan p value sebesar <0,0001, sedangkan pada kelompok kontrol menunjukan tidak terdapat perubaan yang signifikan dengan p value sebesar 0,1690.Simpulan: ada pengaruh core exercise terhadap peningkatan kesimbangan dinamis pada lansia.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail