Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nabila Salsabillah Warasti

2 karya publik ditemukan.

2024: 2

Perbedaan Intervensi Core Stability dan Sit To Stand Terhadap Keseimbangan Dinamis Pada Anak Cerebral Palsy Diplegia di Klinik Tumbuh Kembang Anak RS Sentra Medika Cikarang

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Anak dengan cerebral palsy diplegia sering mengalami gangguan keseimbangan dinamis akibat keterbatasan motorik. Intervensi yang efektif diperlukan untuk meningkatkan keseimbangan dinamis dan mengurangi risiko jatuh. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas intervensi Core Stability dan Sit To Stand dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada anak cerebral palsy diplegia. Metode : Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pre-test dan post-test pada dua kelompok perlakuan. Sebanyak 24 anak cerebral palsy diplegia dibagi secara acak menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Core Stability dan kelompok Sit To Stand. Intervensi dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 2 kali per minggu. Hasil : Hasil penelitian menggunakan SPSS dengan hasil signifikan dengan hasil 0,00 dimana p value 0,05 yang berarti adanya perbedaan yang signifikan pada kedua kelompok. Kesimpulan : Core Stability lebih efektif dalam meningkatkan keseimbangan dinamis dibandingkan dengan Sit To Stand pada anak cerebral palsy diplegia. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari program rehabilitasi untuk anak dengan kondisi tersebut.

Pengaruh Perbedaan Latihan Propioceptive Neuromuscular Facilitation dan Brain Gym Terhadap Activity Daily Living Lansia Pasca Stroke di Rumah Sakit Immanuel Bandung Tahun 2024

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses penuaan membawa berbagai perubahan dalam aspek fisik, mental, dan sosial pada individu lanjut usia. Pasca stroke, kebanyakan masih mengalami sisa-sisa kerusakan otak yang belum sepenuhnya pulih, meningkatkan ketergantungan pada orang lain untuk melakukan aktivitas seharihari (ADL) dan memerlukan terapi untuk pemulihan. Berbagai jenis terapi seperti Propioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) dan Brain Gym telah dikembangkan untuk membantu pemulihan pasien. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek dari PNF dan Brain Gym terhadap perubahan dalam tingkat kemandirian ADL pada lansia pasca stroke, dengan manfaat potensial untuk meningkatkan pemahaman dalam bidang kesehatan khususnya pada pasien lanjut usia pasca stroke. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Two-Group Pretest-Posttest. Dua puluh lansia dari RS Immanuel Bandung dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok PNF dan Brain Gym. Terapi dilakukan selama delapan sesi dengan frekuensi dua kali seminggu, dengan pengumpulan data menggunakan Barthel Index untuk mengukur tingkat kemandirian ADL. Hasil : Hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan nilai p = 0,000 untuk kedua kelompok perlakuan, menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. Nilai p-value dari intervensi kombinasi PNF dan Brain Gym menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat kemandirian ADL pada pasien pasca stroke. Kesimpulan : Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi PNF dan Brain Gym berpengaruh positif terhadap tingkat kemandirian ADL pada pasien pasca stroke.