Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: kencur
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kencur Dalam Meredakan Gejala Batuk Pada Anak Akibat Sindrom Angin Dingin

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang : Sindrom angin dingin merupakan gangguan kesehatan umum pada anak yang ditandai dengan batuk, hidung tersumbat, dan produksi dahak encer. Kencur (Shā Jiāng) sebagai herbal tradisional Tiongkok diketahui memiliki sifat hangat dan pedas yang berpotensi meredakan gejala tersebut. Tujuan: Mengetahui efektivitas kencur dalam mengurangi frekuensi dan intensitas batuk pada anak dengan sindrom angin dingin berdasarkan parameter Traditional Tiongkok dan penilaian klinis. Metode: Penelitian menggunakan kuesioner observasional dengan skala penilaian frekuensi batuk (0-5) dan intensitas batuk (0-10). Partisipan terdiri dari 30 anak usia 2-12 tahun yang diberikan terapi kencur selama 7 hari. Data dianalisis secara deskriptif dan uji statistik parametrik. Hasil:Terdapat penurunan signifikan pada frekuensi batuk (rerata dari skala 4 menjadi 2) dan intensitas batuk (rerata dari skala 7 menjadi 3). Gejala penyerta seperti hidung tersumbat dan produksi dahak juga menunjukkan perbaikan. Tidak dilaporkan efek samping serius. Kesimpulan: Kencur efektif meredakan gejala batuk pada anak dengan sindrom angin dingin berdasarkan kriteria tradisional chinese medice. Penelitian lanjutan dengan desain lebih ketat dan sampel lebih besar diperlukan untuk memvalidasi temuan ini.

23 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Kencur dan Kunyit Untuk Mengurangi Batuk Dengan Sindrom Dahak Lembab Pada Anak Secara TCM

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Batuk persisten dengan dahak lembab merupakan masalah kesehatan umum di daerah tropis seperti Indonesia, terkait faktor lingkungan dan infeksi saluran napas. Dalam pengobatan Tiongkok, kondisi ini dikenal sebagai sindrom dahak lembab, ditandai batuk berulang, produksi dahak berlebihan, nafsu makan menurun, serta lidah pucat/normal dengan lapisan putih. Penelitian ini mengevaluasi keamanan dan efektivitas kombinasi herbal Kencur dan Kunyit pada anak-anak dengan sindrom tersebut. Tujuan: Mengetahui efektivitas kombinasi herbal Kencur dan Kunyit dalam mengurangi gejala batuk sindrom dahak lembab pada anak usia 2–17 tahun. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain one group pretest-posttest melibatkan 22 anak usia 2-17 tahun yang dipilih secara purposif. Studi dilakukan di Klinik Griya Sehat Alami, Bekasi selama Maret-Juni 2025. Responden menerima terapi kombinasi Kencur (1-3g/hari) dan Kunyit (1-3g/hari) disesuaikan usia selama 7 hari. Evaluasi gejala sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi herbal ini berhasil meredakan gejala batuk, menurunkan frekuensi batuk, dan meningkatkan nafsu makan, tanpa laporan efek samping serius. Temuan ini menawarkan terapi yang aman dan efektif untuk batuk pada anak dengan sindrom dahak lembab. Kesimpulan: Hasil penelitian membuktikan ramuan Kencur dan Kunyit dengan takaran tepat bisa mengatasi batuk lembab dahak pada anak. Ramuan ini aman digunakan dan bisa menjadi pilihan pengobatan alami. Temuan ini memberikan solusi praktis untuk mengobati batuk berlendir pada anak dengan bahan alami yang minim efek samping.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Campuran Garam dan Kencur Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi di Sentra Terpadu Pengudi Luhur Bekasi Jawa Barat Tahun 2025

2025•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: “Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang sering dialami oleh lansia, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular seperti stroke dan penyakit jantung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki air hangat campuran garam dan kencur terhadap tekanan darah lansia hipertensi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Jawa Barat tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, one group pretest-posttest dan pendekatan crossectional. Sampel terdiri dari 30 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan merendam kaki menggunakan air hangat bersuhu 38-40°C yang dicampur dengan 15 gram garam dan 100 gram kencur selama 10-20 menit setiap hari selama 7 hari. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tekanan darah sesudah intervensi. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,001 dimana p < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari terapi rendam kaki air hangat campuran garam dan kencur terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi. Kesimpulan: Pada penelitian ini adalah bahwa terapi rendam kaki air hangat campuran garam dan kencur efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Disarankan untuk peneliti selanjutnya ini dapat dijadikan referensi dan untuk peneliti selanjutnya dapat menunjukkan perubahan dalam manajemen untuk hasil yang lebih efektif.”

19 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail