BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Daun pisang ambon mengandung senyawa kimia seperti tanin, saponin, dan
flavonoid yang memiliki potensi besar dalam penyembuhan luka pada manusia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak terpurifikasi daun
pisang ambon sebagai agen antiinflamasi pada luka bakar mencit. Prosedur yang
dilakukan mencakup pengolahan daun pisang ambon menjadi ekstrak kental
terpurifikasi, diikuti dengan uji in silico dan uji antiinflamasi pada punggung
mencit. Hasil dari molecular docking dan evaluasi keamanan sebagai agen
terapeutik menunjukkan bahwa senyawa leucocyanidin berpotensi sebagai kandidat
obat baru untuk antiinflamasi dengan nilai binding affinity sebesar -11,2 Kcal/mol
kestabilan dengan reseptor COX-1 dan kestabilan dengan reseptor COX-2 dengan
nilai binding affinity sebesar -11,1 Kcal/mol. Pengujian antiinflamasi menunjukkan
bahwa ekstrak terpurifikasi daun pisang ambon dengan konsentrasi 30%
memberikan efek optimal setara dengan efek salep Burnazin 35 gram yang
digunakan sebagai kontrol obat.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Virus SARS-CoV-2. Bawang putih (Allium sativum L) mengandung senyawa yang bertanggung jawab atas efek imunomodulator dan memiliki aktivitas antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut senyawa yang terkandung didalam bawang putih (Allium sativum L) yang berpotensi menghambat COVID-19 secara in silico dengan menyiapkan model senyawa kimia, mengoptimasikan senyawa, preparasi makromolekul target penambatan senyawa enzim Papain Like Protease dengan kode 6B18, dan untuk mediator TNF-α dengan kode 1TNF dan IFN-α dengan kode 4Z5R, penambatan molekul, dan visualisasi. Hasil didapatkan 34 senyawa bawang putih dapat menghambat enzim PLPRO dan mediator inflamasi TNF-a dan INF-a
Dari 34 senyawa pada bawang putih (Allium sativum L) diperoleh senyawa yang dapat menghambat enzim Papain Like Protease (PLPRO) yaitu dari -2,6 sampai -8,7 kcal/mol dan yang paling efektif terdapat pada senyawa Hyperin sebesar -8.7 kcal/mol, senyawa yang dapat menghambat mediator TNF-a yaitu dari -2,5 sampai -8,0 kcal/mol dan yang paling efektif terdapat pada senyawa Phytol sebesar -8.0 kcal/mol dan yang dapat menghambat mediator INF-a yaitu dari -3,1 sampai -8,2 kcal/mol mol dan yang paling efektif terdapat pada senyawa Ergosterol sebesar -8.2 kcal/mol.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Corona Virus Disease 2019 yang disebut covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Madu merupakan cairan kental yang diproduksi oleh lebah mengandung berbagai senyawa dan memiliki aktivitas antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti madu sebagai obat untuk mengatasi covid-19 secara pre experimental design berbasis komputer. Penelitian dilakukan dengan penyiapan Ligan yang diperoleh dari Zink Web dan makromolekul yang diperoleh dari Protein Data Bank yaitu enzim 3CLpro dengan kode 6M03, mediator TNF-α dengan kode 1TNF dan IFN-α dengan kode 4Z5R. Makromolekul dioptimalkan menggunakan perangkat lunak UCSF Chimera, visualisasi ligan makromolekul menggunakan perangkat lunak PyMol dan Ligplot. Hasil didapatkan 26 senyawa madu diperoleh senyawa yang dapat menghambat enzim 3CLpro yaitu -5.0 sampai -7,6 kcal/mol didapatkan nilai terbaik chlorogenic acid dengan energi afinitas -7.6 kcal/mol, senyawa yang dapat menghambat mediator inflamasi IFN-α yaitu -5.0 sampai -8,0 kcal/mol didapatkan nilai terbaik rutin dengan nilai energi afinitas -8.0 kcal/mol, senyawa yang menghambat mediator inflamasi TNF-α yaitu -4.7 sampai -7,5 kcal/mol didapatkan nilai terbaik chlorogenic acid dengan nilai energi afinitas sebesar -7.5 (kkal/mol), yang dapat berpotensi dalam pengobatan antivirus SARS COV-2 yang potensial.