Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Rekam Medik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien BPJS Rawat Jalan Di RS Sentra Medika Cibinong Periode Juni-November 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi telah mengakibatkan kematian sekitar 8 juta orang setiap tahun, 1,5 juta kematian terjadi di Asia Tenggara, yang sepertiga populasinya menderita hipertensi. Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi di RS Sentra Medika Cibinong periode JuniNovember 2022. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien yang mendapat pengobatan hipertensi yang didapat dari pasien BPJS rawat jalan RS Sentra Medika Cibinong dengan Periode Juni-November 2022. Hasil penelitian ini yaitu hipertensi sering dialami oleh kelompok usia 45 - 65 tahun sebanyak 56 orang (56%) dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 52 orang (52%). Pada pasien prehipertensi penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) sebanyak 12 pasien (12%). Pada pasien hipertensi stage 1 penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) sebanyak 12 pasien (12%). Pada pasien hipertensi stage 2 penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) + candesartan (ARB) sebanyak 8 pasien (8%).

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien BPJS Rawat Jalan di RS Sentra Medika Cibinong Periode Juni-November 2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi telah mengakibatkan kematian sekitar 8 juta orang setiap tahun, 1,5 juta kematian terjadi di Asia Tenggara, yang sepertiga populasinya menderita hipertensi. Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi di RS Sentra Medika Cibinong periode Juni-November 2022. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien yang mendapat pengobatan hipertensi yang didapat dari pasien BPJS rawat jalan RS Sentra Medika Cibinong dengan Periode Juni-November 2022. Hasil penelitian ini yaitu hipertensi sering dialami oleh kelompok usia 45 - 65 tahun sebanyak 56 orang (56%) dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 52 orang (52%). Pada pasien prehipertensi penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) sebanyak 12 pasien (12%). Pada pasien hipertensi stage 1 penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) sebanyak 12 pasien (12%). Pada pasien hipertensi stage 2 penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (CCB) + candesartan (ARB) sebanyak 8 pasien (8%).

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Penggunaan Obat Anti Hipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Puskesmas Sukaraya

2024•Koleksi Perpustakaan

Hipertensi atau yang dikenal dengan nama penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg. batas tekanan darah yang dianggap normal adalah kurang dari 130/85 mmHg. Bila tekanan darah sudah lebih dari 140/90 mmHg dinyatakan hipertensi (batas tersebut untuk orang dewasa di atas 18 tahun). Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui karakteristik pasien dan gambaran penggunaan obat anti hipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di puskesmas sukaraya. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien yang mendapat pengobatan hipertensi yang didapat dari pasien rawat jalan puskesmas sukaraya pada periode November 2022 – Januari 2023 sebanyak 100 sampel . Hasil penelitian ini yaitu hipertensi sering dialami oleh pasien berjenis kelamin Perempuan sebanyak 56 orang (56%) dan yang paling banyak berusia 36 – 55 sebanyak 45 orang (45%). Penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan di puskesmas sukaraya adalah amlodipin (CCB) sebanyak 68 pasien (68%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Sukaraya terbanyak berjenis kelamin perempuan sebesar 45%, dan usia 36 – 55 tahun sebesar 56%, serta tekanan darah yang paling banyak dialami pada tahap hipertensi tingkat 1 sebanyak 57%, dan berdasarkan penggunaan obat anti hipertensi yang paling banyak digunakan golongan Calcium channel blocker sebesar 80% dengan zat aktif yaitu Amlodipin sebesar 68%.

20 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail