Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Penerimaan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pengelolaan Obat di Gudang Farmasi Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DI GUDANG FARMASI PUSKESMAS MEKARMUKTI KABUPATEN BEKASI ABSTRAK Latar Belakang: Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang mengelola program kesehatan masyarakat dan perorangan tingkat pertama dengan penekanan yang lebih besar pada tindakan preventif dan promotif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Penyimpanan obat adalah komponen penting dalam pengelolaan obat di puskesmas. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian persyaratan gudang penyimpanan, untuk mengetahui sistem penyimpanan obat, untuk mengetahui sistem penerimaan obat dan untuk mengetahui sistem pengeluaran obat. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi pustaka dan dokumentasi. Hasil: Penelitian di gudang farmasi Puskesmas Mekarmukti, kesesuaian persyaratan gudang belum memenuhi persyaratan menurut Dirjen Bina Farmasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan terkait dengan pencatatan suhu kelembaban. Penyimpanan obat menerapkan FIFO dan FEFO. Penyusunan sesuai alfabet dan berdasarkan bentuk sediaan. Penerimaan obat dilakukan dengan memeriksa dokumen lembar permintaan dan lembar pelaporan (LPLPO). Pengeluaran obat di gudang farmasi Puskesmas Mekarmukti dilakukan setelah ada permintaan dari unit yang membutuhkan dan jumlah pengeluaran sama dengan yang tercantum di surat bukti barang keluar. Kesimpulan: Pengelolaan obat yang memenuhi dengan standar pelayanan kefarmasian yaitu penyusunan obat, penerimaan obat, pengeluaran obat, sedangkan pengelolaan obat yang tidak sesuai yaitu penyimpanan obat di puskesmas.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT TEKANAN DARAH TINGGI DENGAN SELF ACCEPTANCE PADA PASIEN HIPERTENSI IN HOUSE CLINIC PT. KAYABA CIKARANG KABUPATEN BEKASI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan masalah utama yang terjadi di negara maju maupun berkembang dan disebut sebagai "silent killer" karena seringkali tidak memiliki tanda-tanda peringatan atau gejala. Hipertensi lebih banyak terjadi pada kelompok usia-usia 55-64 tahun (55,2%). Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat 2016 yaitu 9,84% dan meningkat pada tahun 2017 menjadi 15,09%. Prevalensi hipertensi di Kota Bekasi pada tahun 2017, sebanyak 19,20% yang menempati urutan ke 19 dari 27 kota dan kabupaten yang berada di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tekanan darah tinggi dengan self acceptance pada pasien hipertensi in house clinic PT. Kayaba Cikarang Kabupaten Bekasi. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dapat dijadikan sampel dengan jumlah sebanyak 35 orang responden pasien hipertensi yang datang ke in house clinic PT. Kayaba periode Maret 2023. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square . Hasil analisis bivariat ada hubungan tingkat tekanan darah tinggi dengan Self Acceptance pada pasien hipertensi di In House Clinic PT. Kayaba dengan nilai P-Value = 0,001 atau Ho ditolak (p α) atau 0,05. Kesimpulan ada hubungan tingkat tekanan darah tinggi dengan Self Acceptance pada pasien hipertensi di In House Clinic PT. Kayaba Cikarang Kab. Bekasi Tahun 2023. Diharapkan bagi petugas in house clinic PT. Kayaba dan tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan informasi kepada pasien tentang pentingnya edukasi, pemahaman dan perawatan pada pasien hipertensi. Dan pentingnya memberikan motivasi pada pasien hipertensi guna mengurangi resiko terjadinya pasien yang tidak dapat menerima dirinya menderita hipertensi.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Penerimaan Sosial dan Kelekatan Orang Tua Terhadap Self-Disclosure Pada Remaja di SMPN 2 Tambelang, Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode perkembangan sosial dan emosional yang ditandai dengan meningkatnya kebutuhan akan penerimaan sosial dan kualitas hubungan dengan orang tua. Penerimaan sosial dan kelekatan orang tua berperan penting dalam membentuk kemampuan self-disclosure remaja. Keterbukaan diri yang baik membantu remaja dalam penyesuaian sosial dan kesehatan psikologis. Tujuan: Mengetahui hubungan penerimaan sosial dan kelekatan orang tua terhadap self-disclosure pada remaja di SMPN 2 Tambelang Kabupaten Bekasi.Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah responden 36 siswa. Instrumen penelitian berupa kuesioner penerimaan sosial, kelekatan orang tua, dan self-disclosure yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori penerimaan sosial tinggi (47,2%), kategori rendah (36,1%), dan sedang (16,7%). Uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara penerimaan sosial dengan self-disclosure serta antara kelekatan orang tua dengan self-disclosure dengan nilai signifikansi p < 0,05. Kesimpulan: Penerimaan sosial dan kelekatan orang tua berhubungan signifikan dengan self-disclosure pada remaja. Dukungan sosial dan hubungan emosional orang tua yang baik berkontribusi terhadap peningkatan keterbukaan diri remaja.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pengelolaan Obat di Gudang Farmasi Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang mengelola program kesehatan masyarakat dan perorangan tingkat pertama dengan penekanan yang lebih besar pada tindakan preventif dan promotif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Penyimpanan obat adalah komponen penting dalam pengelolaan obat di puskesmas. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian persyaratan gudang penyimpanan, untuk mengetahui sistem penyimpanan obat, untuk mengetahui sistem penerimaan obat dan untuk mengetahui sistem pengeluaran obat. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi pustaka dan dokumentasi. Hasil: Penelitian di gudang farmasi Puskesmas Mekarmukti, kesesuaian persyaratan gudang belum memenuhi persyaratan menurut Dirjen Bina Farmasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan terkait dengan pencatatan suhu kelembaban. Penyimpanan obat menerapkan FIFO dan FEFO. Penyusunan sesuai alfabet dan berdasarkan bentuk sediaan. Penerimaan obat dilakukan dengan memeriksa dokumen lembar permintaan dan lembar pelaporan (LPLPO). Pengeluaran obat di gudang farmasi Puskesmas Mekarmukti dilakukan setelah ada permintaan dari unit yang membutuhkan dan jumlah pengeluaran sama dengan yang tercantum di surat bukti barang keluar. Kesimpulan: Pengelolaan obat yang memenuhi dengan standar pelayanan kefarmasian yaitu penyusunan obat, penerimaan obat, pengeluaran obat, sedangkan pengelolaan obat yang tidak sesuai yaitu penyimpanan obat di puskesmas.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Studi Fenomenologi Citra Diri Pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RS Sentra Medika Cisalak Tahun 2020

2022•Koleksi Perpustakaan

Kanker payudara adalah salah satu dari banyak penyakit yang ditakuti oleh masyarakat khususnya wanita. Pandangan wanita tentang citra diri setelah menjalani kemoterapi bersifat sangat individual, memberi dampak terhadap citra diri bagi wanita, wanita yang menjalani kemoterapi memiliki pandangan negatif tentang citra diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor citra diri pada pasien kanker payudara setelah dilakukan tindakan pengangkatan payudara (mastektomi) dan menjalani kemoterapi di RS Sentra Medika Cisalak. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian fenomenologi deskriptif, dengan menggunakan triangulasi sebagai validasi data. Partisipan penelitian yang digunakan adalah pasien kanker payudara yang sudah dilakukan tindakan operasi pengangkatan payudara (mastektomi) dan menjalani tindakan kemoterapi dengan menggunakan dua partisipan. Data hasil pengamatan yang dilakukan pada bulan Januari 2020 di RS Sentra Medika Cisalak didapatkan 18 pasien yang menjalani kemoterapi, diantara 18 pasien tersebut didapatkan hasil 14 pasien (85.0%) mengalami mual muntah, rambut rontok, dan penurunan nafsu makan, 3 pasien (12%) mengalami kerusakan pada kulit dan kuku dan 1 pasien (3%) mengalami nyeri pada otot dan tulang. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan citra diri pada pasien kanker payudara yang menjadi masalah serius bagi sebagian wanita karena menganggap payudara merupakan bagian terpenting dari anggota tubuh seorang wanita serta daya tarik lawan jenis dan sebagai peran signifikan dalam seksualitas wanita.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail