BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang : Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun penggunaannya masih relatif rendah dibandingkan metode kontrasepsi lainnya. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi pemilihan metode kontrasepsi adalah tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS). Hasil studi pendahuluan di Posyandu Nusa Indah I menunjukkan bahwa dari 20 WUS yang diwawancarai, hanya 4 responden (20%) memiliki pengetahuan yang baik mengenai AKDR, sedangkan 16 responden (80%) masih memiliki pengetahuan yang kurang memadai. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang mudah dipahami dan dapat digunakan kembali, salah satunya media leaflet. Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan wanita usia subur tentang Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di RT 01 RW 01 Desa Sukadami Tahun 2026. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang sudah menikah dan terdaftar di RT 01 RW 01 Desa Sukadami sebanyak 45 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan mengenai AKDR yang terdiri dari 15 item pertanyaan valid. Intervensi diberikan melalui edukasi menggunakan media leaflet. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Paired Sample T-Test. Hasil : Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pretest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,466 dan data posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,367 (p > 0,05). Hasil analisis menggunakan uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai t = -42,532, df = 44, dan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet serta terdapat pengaruh yang signifikan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan wanita usia subur mengenai AKDR. Kesimpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian edukasi menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan wanita usia subur mengenai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di RT 01 RW 01 Desa Sukadami Tahun 2026. Media leaflet dapat digunakan sebagai salah satu media pendidikan kesehatan dalam kegiatan promosi kesehatan dan program keluarga berencana untuk meningkatkan pengetahuan WUS mengenai metode kontrasepsi jangka panjang
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, psikologis, sosial, dan pendidikan remaja puteri. Rendahnya pengetahuan menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko pernikahan dini. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas media leaflet terhadap pengetahuan remaja puteri tentang pernikahan dini di SMA Tunas Bangsa Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 32 remaja puteri yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi melalui media leaflet. Analisis data menggunakan Paired Sample t-Test setelah data dinyatakan berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori cukup (56%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar berada pada kategori baik (53%). Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulan: Media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan remaja puteri tentang pernikahan dini sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media promosi kesehatan di lingkungan sekolah.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Keputihan adalah keluarnya cairan bukan darah dari vagina yang dapat bersifat fisiologis
maupun patologis. Kurangnya pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan area genital
menjadi salah satu faktor penyebab utama terjadinya keputihan., sehingga perlu dicegah sejak
dini untuk menghindari dampak jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan
remaja putri mengenai keputihan. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen
dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Dilaksanakan di SMPN 5 Tambun Selatan
tahun 2025 pada 128 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Pengumpulan
data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner pretest dan posttest yang
mengukur tingkat pengetahuan tentang keputihan. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank karena berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov
menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya
peningkatan pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi melalui media Leaflet.
Sebelum diberikan edukasi, mayoritas responden memiliki rata-rata skor pengetahuan
responden adalah 59,41 dan Sesudah intervensi, rata-rata meningkat menjadi 84,69. Hasil uji
Wilcoxon Signed Rank menunjukkan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat
pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media
Leaflet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi menggunakan media Leaflet
efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang keputihan. Diharapkan media
ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi berkelanjutan dalam upaya promosi kesehatan
reproduksi remaja di lingkungan sekolah.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Kekerasan dalam pacaran (KDP) merupakan salah satu bentuk kekerasan yang kerap tidak disadari oleh remaja putri, akibat minimnya pengetahuan serta normalisasi terhadap perilaku agresif dalam hubungan. Penggunaan media leaflet sebagai sarana edukasi dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai isu ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang kekerasan dalam pacaran pada remaja putri di SMP Negeri Satu Atap 01 Jonggol Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini sebanyak 305, sampel penelitian sebanyak 75 responden remaja putri tingkat VIII dan IX, yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data Univariat dan Bivariat dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan remaja putri tentang kekerasan dalam pacaran setelah diberikan edukasi menggunakan media leaflet. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -8,176 dan p-value 0,001, yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara nilai pretest dan posttest. Kesimpulan: Media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kekerasan dalam pacaran. Edukasi melalui media cetak sederhana ini dapat menjadi strategi pencegahan kekerasan yang tepat pada remaja.