Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Guided Imagery
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Guided Imagery Terhadap Penurunan Kecemasan pada Pasien Pre Operasi dengan Teknik General Anestesi di RSUD Kabupaten Bekasi

2026•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Cemas merupakan respons psikologis yang umum dialami pasien pada fase pre operasi, terutama pada pasien yang akan menjalani pembedahan dengan teknik general anestesi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan teknik relaksasi guided imagery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh guided imagery terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi dengan teknik general anestesi di RSUD Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre experiment melalui pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 47 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) sebelum dan sesudah diberikan intervensi guided imagery. Intervensi dilakukan selama 10 menit dengan tiga kali pengulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik bivariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pasien setelah diberikan intervensi guided imagery. Hasil uji statistik n nilai p-value < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan guided imagery terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre operasi dengan teknik general anestesi. Kesimpulan: Bahwa ada pengaruh setelah diberikan intervensi guided imagery terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi dengan teknik general anestesi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Guided Imagery Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Diabetic Foot Ulcer di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2021

2023•Koleksi Perpustakaan

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang disebut dengan the silent killer karena dapat berdampak bagi semua organ tubuh dan menyebabkan berbagai macam komplikasi salah satunya adalah diabetic foot ulcer. Berdasarkan data tahun 2013, terjadi peningkatan jumlah penderita diabetic foot ulcer di Indonesia sebanyak 15%. Data pasien Diabetes Mellitus di RS Sentra Medika Cibinong tahun 2020 terdapat 104 pasien rawat inap dengan diagnose Diabetes Mellitus. Penelitian ini menggunakan metode pre experimental one group (pretest – posttest) design. Sampel yang digunakan adalah yang sesuai dengan kriteria inklusi dengan menggunakan teknik total sampling sejumlah 24 sampel. Untuk memperoleh data peneliti menggunakan instrument berupa kuesioner HRSA, lembar observasi, dan SOP Guided Imagery. Sedangkan alat uji yang digunakan adalah uji T dependen dengan tingkat kesalahan 5%. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022. Berdasarkan uji statistik paired sample T – test diperoleh hasil p – value sebesar 0.000 < a 0.05 (5%) yang artinya ada perbedaan yang signifikan pada tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan terapi Guided Imagery. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh terapi Guided Imagery terhadap tingkat kecemasan pada pasien Diabetes Mellitus dengan diabetic foot ulcer di instalasi rawat inap RS Sentra Medika Cibinong tahun 2021. Sehingga peneliti menyarankan agar perawat mampu memberikan intervensi Guided Imagery sesuai SOP untuk membantu mengatasi masalah kecemasan yang dialami oleh pasien Diabetes Mellitus dengan diabetic foot ulcer.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail