Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Dysmenorrhea
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik Nyeri Dismenore Primer Pada Remaja Putri di Desa Karang Baru Cikarang Utara

2024•Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Salah satu ciri pubertas pada remaja putri adalah menstruasi. Menstruasi suatu khodrat wanita yaitu keluarnya darah secara periodik dari rahim yang terjadi setiap bulan selama masa reproduksi aktif seorang wanita. Siklus haid terjadi secara teratur setiap bulan dengan durasi normal 28 hari, sedangkan siklus haid berlangsung 3 sampai 7 hari. Semua wanita mengharapkan menstruasi yang normal, namun pada kenyataannya kebanyakan dari mereka mengalami nyeri saat menstruasi. Dysmenorrhea yaitu nyeri perut bagian bawah atau kram menjelang haid yang berlangsung selama 2-3 hari dan dimulai satu hari sebelum haid. Metode: Metode penelitian ini peneliti menggunakan metode analisis kuantitatif dengan metode univariat dan bivariat (spearman rho) sehingga penelitian ini menggunakan instrument peninjauan dengan menyebarkan kuesioner. Hasil: Uji korelasi ini menggunakan Spearman Rho. Hasil uji hubungan antara usia dengan pengetahuan dismenore didapatkan nilai r hitung -0,208 dengan nilai signifikasi 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa nilai r hitung < 0,001 yang artinya terdapat hubungan antara usia dengan pengetahuan dismenore. Nilai signifikasi < 0,050 (0,001 < 0,050) terdapat hubungan. Koefisien korelasi (r tabel) -0,208 bernilai negatif dan masuk hubungan rendah. Kesimpulan: ada hubungan antara usia dengan pengetahuan dismenore.

22 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Dysmenorrhea Pada Remaja Putri di SMAN 2 Sukatani Kelas X MIPA Tahun 2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Dari data WHO (2016) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenore, dengan 10-15% mengalami dismenore berat. Dysmennorhea pada remaja harus ditangani meskipun hanya dengan pengobatan sendiri atau non farmakologi untuk menghindari hal–hal yang lebih berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dysmenorrhea pada remaja putri di SMAN 2 Sukatani 2022. Desain penelitian ini adalah dengan menggunakan desain penelitian Analitik dengan teknik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 103 remaja putri yang sudah mengalami menarche di SMAN 2 Sukatani kelas X MIPA tahun 2022. Tehnik pengambilan sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 103 sampel. Alat penelitian yang digunakan berupa kuesioner mengenai variable usia menarche dan kebiasaan olahraga yang terdiri dari 5 pertanyaan disusun secara sistematis dalam bentuk kuesioner, yang disusun oleh peneliti sendiri. Teknik pengolahan data menggunakan Editing, pengkodean data, entry data dan analisis ( Univariat dan Bivariat). Hasil uji statistic menggunakan Chi-squere didapatkan nilai p-value 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan antara kejadian dysmenorrhea dengan usia menarch, lama menstruasi dan kebiasaan olahraga di SMAN 2 Sukatani Kelas X Mipa Tahun 2022. Dapat disimpulkan bahwa dengan usia menarch, lama menstruasi dan kebiasaan olahraga berhubungan dengan kejadian dysmenorrhea. Disarankan agar SMAN 2 Sukatani dapat memberikan penanganan dysmenorrhea dan dukungan olahraga yang mampu mengurangi nyeri pada dysmenorrhea dan Bidan dapat memberikan asuhan kesehatan reproduksi khususnya pada remaja.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail