BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Perawat Instalasi Bedah Sentral (IBS) memiliki tuntutan pekerjaan yang tinggi karena kompleksitas tindakan pembedahan, kebutuhan akan ketelitian, serta tuntutan fisik dan mental selama pelayanan perioperatif. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada perawat di Instalasi Bedah Sentral RS Sentra Medika Cibinong.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 42 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Beban kerja diukur menggunakan NASA-TLX, sedangkan stres kerja menggunakan Nursing Stress Scale (NSS). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's Rank dengan α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja tinggi sebanyak 35 responden (83,3%) dan sangat tinggi sebanyak 7 responden (16,7%). Tingkat stres kerja sebagian besar berada pada kategori ringan sebanyak 25 responden (59,5%) dan sedang sebanyak 17 responden (40,5%). Hasil uji Spearman's Rank menunjukkan ρ = 0,042 dan p-value = 0,791 (p > 0,05).
Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan stres kerja pada perawat di Instalasi Bedah Sentral RS Sentra Medika Cibinong.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Kelelahan menjadi perhatian di tempat kerja karena sangat berpotensi untuk mempengaruhi produktivitas, prestasi kerja, dan kekuatan fisik/ketahanan tubuh untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan. Kelelahan kerja berakibat pada menurunnya daya untuk bekerja yang berdampak pada terjadinya kesalahan saat bekerja semakin besar seperti kecelakan. Kelelahan terjadi di segala macam industri salah satunya industri pembuatan batu bata dengan beban kerja yang berat, monoton dan dengan waktu yang cukup lama dalam sehari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, masa kerja, dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja industri batu bata Kampung Gandaria, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dimulai tanggal 06 Juli 2023 sampai tanggal 30 Juli 2023 pada 49 pekerja sebagai sampel dengan teknik pengambilan random sampling. Teknik pengukuran kelelahan kerja menggunakan Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan untuk pengukuran beban kerja menggunakan alat Oximeter dengan mengukur denyut nadi pekerja. Analisis data secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan analisis bivariate menggunakan uji Chi Square.
Hasil penelitian menunjukan variabel yang berhubungan dengan kelelahan kerja adalah masa kerja (P-value = 0,005), dan beban kerja (P-value = 0,001). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah umur (P-value = 0,072).
Disarankan kepada para pekerja untuk memperhatikan waktu istirahat atau jeda saat merasakan indikasi kelelahan, serat memperhatikan kondisi lingkungan kerja seperti saat bekerja di bawah panas matahari disarankan untuk tidak terlalu lama, serta menjaga jarak aman dengan tungku pada saat melakukan pembakaran.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kepuasan kerja merupakan salah satu kunci bagi pegawai untuk menyelesaikan tugasnya. Karyawan yang puas dengan pekerjaannya menampilkan sikap dan emosi yang positif sehingga mereka dapat melakukan pekerjaannya dengan baik. Tujuan dari penelitan ini yaitu untuk mengetahui beban kerja dan motivasi kerja terharap kepuasan kerja pegawai di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pegawai Puskesmas Mekarmukti. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa untuk kepuasan pegawai di Puskesmas Mekarmukti kabupaten bekasi di dapatkan 36 responden (63,8%) Kepuasan kerja pegawai rendah, sedangkan 21 responden (36,8%) kepuasan kerja pegawai tinggi. Didapatkan ada hubungan antara beban kerja (p=0,001), motivasi kerja (p=0,000) dan jenis kelamin (p=0,049). Kemudian yang tidak ada hubungan antara pendidikan (p=0,806), status pernikahan (p=1,000), umur (p=1,000), status kepegawaian (p=0,522) dan lama kerja perhari (p=0,938) dengan kepuasan pegawai di Puskesmas Mekarmukti kabupaten bekasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kelelahan menjadi perhatian di tempat kerja karena sangat berpotensi untuk mempengaruhi produktivitas, prestasi kerja, dan kekuatan fisik/ketahanan tubuh untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan. Kelelahan kerja berakibat pada menurunnya daya untuk bekerja yang berdampak pada terjadinya kesalahan saat bekerja semakin besar seperti kecelakan. Kelelahan terjadi di segala macam industri salah satunya industri pembuatan batu bata dengan beban kerja yang berat, monoton dan dengan waktu yang cukup lama dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, masa kerja, dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja industri batu bata Kampung Gandaria, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dimulai tanggal 06 Juli 2023 sampai tanggal 30 Juli 2023 pada 49 pekerja sebagai sampel dengan teknik pengambilan random sampling. Teknik pengukuran kelelahan kerja menggunakan Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan untuk pengukuran beban kerja menggunakan alat Oximeter dengan mengukur denyut nadi pekerja. Analisis data secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan analisis bivariate menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan variabel yang berhubungan dengan kelelahan kerja adalah masa kerja (P-value = 0,005), dan beban kerja (P-value = 0,001). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah umur (P-value = 0,072). Disarankan kepada para pekerja untuk memperhatikan waktu istirahat atau jeda saat merasakan indikasi kelelahan, serat memperhatikan kondisi lingkungan kerja seperti saat bekerja di bawah panas matahari disarankan untuk tidak terlalu lama, serta menjaga jarak aman dengan tungku pada saat melakukan pembakaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Kepuasan kerja merupakan salah satu kunci bagi pegawai untuk menyelesaikan tugasnya. Karyawan yang puas dengan pekerjaannya menampilkan sikap dan emosi yang positif sehingga mereka dapat melakukan pekerjaannya dengan baik. Tujuan dari penelitan ini yaitu untuk mengetahui beban kerja dan motivasi kerja terharap kepuasan kerja pegawai di Puskesmas Mekarmukti Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pegawai Puskesmas Mekarmukti. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa untuk kepuasan pegawai di Puskesmas Mekarmukti kabupaten bekasi di dapatkan 36 responden (63,8%) Kepuasan kerja pegawai rendah, sedangkan 21 responden (36,8%) kepuasan kerja pegawai tinggi. Didapatkan ada hubungan antara beban kerja (p=0,001), motivasi kerja (p=0,000) dan jenis kelamin (p=0,049). Kemudian yang tidak ada hubungan antara pendidikan (p=0,806), status pernikahan (p=1,000), umur (p=1,000), status kepegawaian (p=0,522) dan lama kerja perhari (p=0,938) dengan kepuasan pegawai di Puskesmas Mekarmukti kabupaten bekasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
Identifikasi pasien adalah suatu upaya atau usaha yang dilakukan dalam sebuah pelayanan
kesehatan sebagai suatu proses yang bersifat konsisten, prosedur yang memiliki kebijakan atau
telah disepakati, diaplikasikan sepenuhnya, diikuti dan dipantau untuk mendapatkan data yang
akan digunakan dalam meningkatkan proses identifikasi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan
identifikasi pasien.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian
survey analitik. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 67 perawat. Instrumen penelitian
yang digunakan adalah kuesioner dengan melakukan analisis data menggunakan uji chisquare
test.
Hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan analisis statistik. bahwa lama kerja
berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam mengidentifikasi pasien dengan nilai p value
(0.001) < 0,05. Beban kerja tidak berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam
mengidentifikasi pasien dengan nilai p value (1.000) > 0,05.Pengetahuan tidak berhubungan
dengan kepatuhan perawat dalam mengidentifikasi pasiendengan nilai p value (1.000) > 0,05.
Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara lama kerja
dengan kepatuhan perawat dalam mengidentifikasi pasien di RS Sentra Medika tahun 2018.
Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam mengidentifikasi
pasien di RS Sentra Medika tahun 2018 adalah beban kerja dan pengetahuan. Saran kepada
perawat agar meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dengan meningkatkan pengetahuan,
dan mengurangi beban kerja agar patuh dalam mengidentifikasi pasien demi meningkatkan
derajat kesehatan.