Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: Kawi Puspitasari
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Penularan HIV AIDS di PMB Siti Rohanah A.Md.Keb Kp. Pisang Batu Kab. Bekasi Tahun 2022

2023•Koleksi Perpustakaan

Resiko penularan HIV paling banyak terjadi pada ibu hamil, sehingga diperlukan pemantauan khusus terkait masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil mengenai HIV/AIDS serta pencegahannya di PMB Siti Rohanah, A.Md, Keb. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi suatu keadaan secara objektif. Variabel independen usia, pendidikan, pekerjaan, dukungan petugas kesehatan, dan sumber informasi, sedangkan variabel dependennya adalah pengetahuan ibu hamil. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan total sampling sebanyak 76 ibu hamil. Hasil penelitian dihitung menggunakan hasil uji statistik Chi-square dengan nilai a=5%, hasil umur (p-value 0.089>0,05), pendidikan (p-value 0,000<0.), pekerjaan (p-value 0,000<0.05), dukungan petugas kesehatan (p-value 0,001<0.), sumber informasi (p-value 0,001<0.05). Maka didapatkan adanya hubungan pengetahuan dengan Pendidikan, pekerjaan, dukungan petugas kesehatan, dan sumber infromasi serta tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan usia. Maka perlu ditingkatkan lagi pengetahuan ibu mengenai pencegahan HIV/AIDS sebelum terjadi kehamilan pada ibu sehingga dapat meminimalisir terjadinya penularan HIV/AIDS pada bayi.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang penularan HIV AIDS di PMB Siti Rohanah A. Md . Keb kp Pisang Batu kabupaten Bekasi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jumlah kumulatif infeksi HIV di Indonesia tahun 2018 sebanyak 301.933 jiwa (47% dari estimasi ODHA jumlah orang dengan HIV dan AIDS tahun 2018 sebanyak 640.443 jiwa). Jumlah ibu bersalin yang menderita HIV sebanyak 3.020 kasus denga resiko penularan kasus sebesar 3,2% pada bayi baru lahir (Kemenkes RI, 2018). Hingga juni 2021, tercatat 51.533 orang di Jawa Barat mengidap human immunodeficiency virus (HIV). Temuan tersebut tercatat lebih tinggi dari indikator input Rencana Aksi Nasional (RAN) 2020-2024 untuk 2021 sebesar 69% (Wangsaatmaja S, 2021). HIV adalah masalah kesehatan di Indonesia yang terus mengalami peningkatan terutama pada perempuan dalam masa kehamilan. Sedangkan AIDS adalah hasil akhir dari infeksi HIV. Resiko penularan HIV paling banyak terjadi pada ibu hamil, sehingga diperlukan pemantauan khusus terkait masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil mengenai HIV/AIDS serta pencegahannya di PMB Siti Rohanah, A.Md, Keb. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi suatu keadaan secara objektif. Dimana variabel independen usia, pendidikan, pekerjaan, dukungan petugas kesehatan, dan sumber informasi, sedangkan variabel dependennya adalah pengetahuan ibu hamil. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan total sampling dimana jumlah responden sebanyak 76 ibu hamil. Hasil penelitian dihitung menggunakan hasil uji statistik Chi-square dengan nilai α=5%. Didapatkan hasil umur (p-value 0.089>0,05 Ho diterima), pendidikan (p-value 0,0000.05 Ho ditolak), pekerjaan (p-value 0,0000.05 Ho ditolak), dukungan petugas kesehatan (p-value 0,0010.05 Ho ditolak), sumber informasi (p-value 0,0010.05 Ho ditolak). Dari hasil perhitungan Chi-square tersebut maka didapatkan adanya hubungan pengetahuan dengan Pendidikan, pekerjaan, dukungan petugas kesehatan, dan sumber infromasi. Dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan usia. Maka perlu ditingkatkan lagi pengetahuan ibu mengenai pencegahan HIV/AIDS dengan memberikan penyuluhan mengenai HIV/AIDS dan cara pencegahannya sebelum terjadi kehamilan pada ibu sehingga dapat meminimalisir terjadinya penularan HIV/AIDS pada bayi.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail