2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional berisiko meningkatkan resistensi antimikroba. Evaluasi rasionalitas dengan metode Gyssens diperlukan untuk memastikan ketepatan terapi. Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien pneumonia, pola peresepan antibiotik, dan rasionalitas penggunaannya di Instalasi Rawat Inap RS Sentra Medika Cibinong tahun 2024. Metode: Penelitian deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medis 83 pasien pneumonia periode Januari–Desember 2024. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan penilaian rasionalitas metode Gyssens berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2021. Hasil: Mayoritas pasien berusia ≥60 tahun (41,0%) dan laki-laki (51,8%), Lama rawat inap terbanyak 1–7 hari (84,3%). Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah ceftriaxone (57,9%) dan levofloxacin (20,0%). Rasionalitas kategori 0 (tepat) ditemukan pada (55,6%) peresepan, sedangkan (44,4%) tidak rasional, terutama kategori IVa ada antibiotik lebih efektif, (23,3%) dan IIIb durasi terlalu singkat, (10,0%). Kesimpulan: Rasionalitas penggunaan antibiotik masih perlu ditingkatkan, khususnya pemilihan jenis dan durasi terapi, melalui evaluasi berkala, clinical pathway, dan PPRA.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Menurut (United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF), 2018)
diperkirakan bahwa 12 juta anak perempuan di bawah 18 tahun menikah setiap tahun. Secara
keseluruhan, proporsi wanita yang menikah sebagai anak menurun 15% dalam dekade terakhir,
satu dari empat menjadi sekitar satu dari lima pada saat ini, dan lebih dari 150 juta anak
perempuan tambahan akan menikah sebelum ulang tahun ke 18 mereka pada tahun 2030,
dampak yang terjadi pada sebuah pernikahan yang dilakukan pada usia remaja yaitu kehamilan
premature dan stunting (kerdil), resiko kematian pada ibu, rentan akan perceraian.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-ekperiment dan post-test
design. Penelitian dilakukan di Desa Cikarang Kota, pengumpulan data dilaksanakan selama
bulan Oktober-Januari 2022, populasi penelitian ini adalah remaja putri berusia 11-18 tahun
dengan sampel sebanyak 210 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis
dilakukan univariat dan bivariat dengan Wilcoxon yang di gunakan untuk mengukur perbedaan
2 kelompok data berpasangan dan Chi- square yang bertujuan untuk menghubungkan antara
variabel independent dan variabel dependent.
Hasil penelitian uji Wilcoxon signed test di dapatkan P value 0,000 < α (0,05), maka
dapat disimpulkan adanya perbedaan pada pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah
diberikan intervensi. Hasil uji statistic Chi- square P= 0,000 (P<α0,05), ada hubungan
pendidikan dengan pengetahuan remaja, nilai P= 0,000 (P<α0,05), ada hubungan umur dengan
pengetahuan remaja, nilai P= 0,000 (P<α0,05) ada hubungan antara sumber informasi dengan
pengetahuan remaja.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya perbedaan pada pengetahuan remaja
putri sebelum dan sesudah di berikan intervensi dan terdapat hubungan yang bermakna antara
pendidikan, umur dan sumber informasi dengan pengetahuan remaja putri,saran dalam
penelitian ini adalah remaja putri agar lebih aktif mencari informasi tentang kesehatan
reproduksinya.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Senam hamil adalah senam yang di lakukan pada masa kehamilan dengan tujuan untuk mempersiapkan fisik dan mental ibu hamil, dengan harapan proses persalinan akan berjalan lancar dan aman, akan tetapi pengetahuan tentang maanfaat dan dampak baik yang dihasilkan senam hamil belum diketahui oleh masyarakat luas, jadi tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, paritas, dan informasi dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian dilakukan di RB Rhaudatunnadya Cikarang, pengumpulan data dilaksanakan selama bulan Mei-Juni 2019, populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC dengan sampel sebanyak 157 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan univariat dan bivariat dengan uji chi-square yang bertujuan untuk menghubungngkan antara variabel independent dan variabel dependent.
Hasil penelitian uji statistic Chi-Square di dapatkan ada hubungan antara minat ibu hamil dengan pengetahuan nilai P= 0,047 (P<a0,05) dan OR= 0,477, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan pendidikan nilai P= 0,23 (P<a0,05) dan OR= 0,404, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan pekerjaan nilai P= 0,018 (P<a0,05) dan OR= 0,435, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan paritas nilai P= 0,25 (P<a0,05) dan OR= 0,394, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan informasi nilai P= 0,029 dan OR= 0,461. Dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, paritas, dan informasi dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil, saran dalam penelitian ini adalah ibu hamil agar lebih aktif mencari informasi tentang kesehatan ibu dan janinya khususnya senam hamil.